Jacob Blake Dirawat karena Lumpuh, Borgol di Kakinya Dilepas

Kompas.com - 29/08/2020, 13:09 WIB
Jacob Blake bersama dengan anak-anaknya. Dia menjadi sorotan setelah ditembak hingga tujuh kali di bagian punggung oleh polisi Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat, pada Minggu (23/8/2020). BenCrump.com via BBCJacob Blake bersama dengan anak-anaknya. Dia menjadi sorotan setelah ditembak hingga tujuh kali di bagian punggung oleh polisi Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat, pada Minggu (23/8/2020).

KENOSHA, KOMPAS.com - Polisi melepas borgol yang membelenggu Jacob Blake, pria Afro-Amerika yang lumpuh setelah ditembak 7 kali di punggung oleh polisi.

Borgol itu sebelumnya mengikat Jacob Blake ke ranjang rumah sakit. Selain itu, polisi juga berhenti mengawasinya, kata pengacara Blake pada Jumat (28/8/2020).

Pria berusia 29 tahun itu ditembak akhir pekan lalu di Kenosha, Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat (AS), dan akhirnya lumpuh dari pinggang ke bawah.

Baca juga: Tersangka Penembakan Demo Jacob Blake Hadapi Banyak Tuntutan Pengadilan

Dilansir dari kantor berita AFP, ayah Blake berkata, satu pergelangan kaki anaknya diborgol ke ranjang rumah sakit.

Kemudian, pengacara Blake Patrick Cafferty mengatakan, polisi tetap mengawasi anaknya sesuai surat perintah dari insiden terkait kekerasan rumah tangga pada Juli.

Cafferty menerangkan, dia sudah berkoordinasi dengan jaksa wilayah pada Jumat (28/8/2020) pagi agar surat perintah itu dicabut.

"Sejak 5 menit lalu borgol sudah dilepas dari Tuan Blake dan para polisi telah meninggalkan kamarnya," ucap Cafferty pada Jumat siang menurut surat kabar Wisconsin State Journal yang dikutip AFP.

Baca juga: Selidiki Penembak Demo Jacob Blake, Polisi Temukan Ini di Media Sosialnya

Ayah Blake, Jacob Blake Sr, sebelumnya marah setelah melihat putranya masih diborgol saat menjenguknya di rumah sakit pada Rabu (26/8/2020).

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Muntahan Paus Harganya Rp 3,7 Miliar | Hari Kudeta Myanmar Paling Berdarah

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Muntahan Paus Harganya Rp 3,7 Miliar | Hari Kudeta Myanmar Paling Berdarah

Global
China Nyatakan Kesediaan untuk Terlibat Redakan Situasi Myanmar

China Nyatakan Kesediaan untuk Terlibat Redakan Situasi Myanmar

Global
Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Global
Siswa Siap Kembali ke Kelas, Inggris Bagikan 57 Juta Alat Tes Covid-19 ke Sekolah

Siswa Siap Kembali ke Kelas, Inggris Bagikan 57 Juta Alat Tes Covid-19 ke Sekolah

Global
Meghan Tuding Kerajaan Inggris Umbar Kebohongan Soal Keluarganya dengan Pangeran Harry

Meghan Tuding Kerajaan Inggris Umbar Kebohongan Soal Keluarganya dengan Pangeran Harry

Global
PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

Global
Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Global
Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Global
Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Global
Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Internasional
India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

Global
Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Global
Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Global
PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

Global
Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Global
komentar
Close Ads X