Chadwick Boseman Black Panther dalam Jajaran 300 Artis Pendukung Black Lives Matter

Kompas.com - 29/08/2020, 11:56 WIB
Aktor Chadwick Boseman berpose saat tiba di karpet merah Academy Awards ke-90 di Dolby Theatre, Los Angeles, California, AS, Minggu (4/3/2018) waktu setempat. Sebanyak 24 kategori akan memperebutkan Piala Oscar pada malam penghargaan bagi insan perfilman Hollywood yang dipandu oleh Jimmy Kimmel ini. AFP PHOTO/VALERIE MACONAktor Chadwick Boseman berpose saat tiba di karpet merah Academy Awards ke-90 di Dolby Theatre, Los Angeles, California, AS, Minggu (4/3/2018) waktu setempat. Sebanyak 24 kategori akan memperebutkan Piala Oscar pada malam penghargaan bagi insan perfilman Hollywood yang dipandu oleh Jimmy Kimmel ini.

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Pemeran Black Panther, Chadwick Boseman, termasuk dalam jajaran artis kulit hitam Hollywood yang mendukung gerakan Black Lives Matter.

Lebih dari 300 artis Afro-Amerika Hollywood mendukung gerakan ini, untuk menuntut industri film Hollywood melepaskan diri dari polisi.

Mereka menandatangani surat yang dipelopori aktor Kendrick Sampson dan diterbitkan pada Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Chadwick Boseman Black Panther Meninggal, Twit Terakhirnya Dukung Kamala Harris

Dilansir dari Vanity Fair Rabu (24/6/2020), surat itu dilengkapi daftar tuntutan, seperti tidak menggunakan polisi di lokasi syuting dan acara, lepas dari konten anti-kulit hitam yang menampilkan kebrutalan serta korupsi polisi, dan berinvestasi dalam proyek-proyek anti-rasialisme.

Surat itu juga menuntut Hollywood merekrut dan mendukung profesional yang berkulit hitam di studio, agensi, dan banyak lagi.

Baca juga: Chadwick Boseman Black Panther Meninggal karena Kanker Usus

"Secara historis dan saat ini, Hollywood mendorong epidemi kekerasan polisi dan budaya anti-kulit hitam," bunyi pernyataan itu yang dikutip Vanity Fair.

"Cara Hollywood dan media arus utama berkontribusi pada kriminalisasi orang kulit hitam, representasi yang keliru dari sistem hukum, dan glorifikasi terhadap korupsi serta kekerasan polisi telah menimbulkan konsekuensi yang mengerikan pada kehidupan orang-orang kulit hitam," lanjutnya.

Sampson menulis surat itu setelah mengorganisir demo anti-kebrutalan polisi usai kematian George Floyd.

Aktor yang sudah lama menjadi aktivis ini ditembak 7 kali dengan peluru karet dan dipukuli polisi dengan tongkat saat berdemo di Los Angeles akhir Mei.

Baca juga: Mural Black Lives Matter di Chicago Dihapus, Diganti All Lives Matter

Surat itu juga didukung oleh beberapa organisasi seperti NAACP Hollywood Bureau, Black Lives Matter, dan Color of Change.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X