Banjir Bandang Afghanistan Tewaskan 162 Orang, Ratusan Rumah Hanyut

Kompas.com - 27/08/2020, 21:44 WIB
Warga Afghanistan mencari barang-barang mereka setelah dilanda banjir bandang yang tewaskan ratusan orang di Charikar, ibu kota Provinsi Parwan, Rabu (26/8/2020). STRINGER via REUTERSWarga Afghanistan mencari barang-barang mereka setelah dilanda banjir bandang yang tewaskan ratusan orang di Charikar, ibu kota Provinsi Parwan, Rabu (26/8/2020).

CHARIKAR, KOMPAS.com - Banjir bandang yang menerjang Afghanistan menewaskan sedikitnya 162 orang.

Sementara itu petugas penyelamat pada Kamis (27/8/2020) mencari jasad di puing-puing rumah yang ambruk usai diterjang banjir.

Sedikitnya 100 orang tewas di kota Charikar, utara ibu kota Kabul, ketika banjir pada Selasa malam (25/8/2020) waktu setempat merobohkan ratusan bangunan.

Baca juga: Kawasan Wisata Patung Buddha Raksasa di China Terancam Banjir

Abdul Ghayor buruh yang bekerja di ibu kota mengatakan, dia bergegas kembali ke Charikar untuk mencari keluarganya dan ternyata rumahnya sudah hanyut.

"Seluruh keluargaku hilang," kata Ghayor kepada AFP, seraya menambahkan 10 kerabatnya tewas dan 1 hilang.

Banyak warga menggunakan sekop dan dayung untuk membantu evakuasi. Mereka mengangkat puing-puing bangunan mencari jasad korban.

Baca juga: Banjir di Sudan, 65 Orang Tewas, 34.000 Rumah Rusak Parah

Safiullah Safi pemimpin masyarakat setempat berujar, sebagian besar rumah di sana hancur.

"Kacau di sini begitu banyak orang tewas dan hilang, termasuk banyak anak-anak," ujarnya dikutip dari AFP.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X