Pria Ini Tewas Diterkam 2 Ekor Singa Putih yang Dibesarkannya

Kompas.com - 27/08/2020, 16:00 WIB
West Mathewson bersama dengan salah satu singa putih yang dibesarkannya. Pria 68 tahun itu tewas diterkam oleh singa putih itu. The SunWest Mathewson bersama dengan salah satu singa putih yang dibesarkannya. Pria 68 tahun itu tewas diterkam oleh singa putih itu.

CAPE TOWN, KOMPAS.com - Seorang pria di Afrika Selatan dilaporkan tewas diterkam oleh dua ekor singa putih yang dibesarkannya di pondok safarinya.

West Mathewson diserang oleh dua predator berbobot sekitar 181 kilogram itu, ketika dia membuka kandang untuk mengajak mereka berjalan-jalan pagi.

Dilansir The Sun Kamis (27/8/2020), konservasionis berusia 68 tahun itu tengah bermain dengan Demi dan Tanner ketika salah satunya tiba-tiba menyerangnya.

Baca juga: Lupa Kunci Kandang, Petugas Kebun Binatang Tewas Diterkam Singa

Istrinya yang bernama Gil berusaha menghalau singa putih besar itu dari sang suami. Tetapi Mathewson disebut sudah mengalami luka parah.

Sumber setempat mengungkapkan, bagaimana pria itu sempat bercanda sebelum berubah menjadi "agak kasar". Dia tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Dikutip Daily Mail, Mathewson mengelola sebuah safari terkenal bernama Lion Tree Top Lodge, berlokasi di Hoedspruit, utara Johannesburg.

Diberitakan The Telegraph, dua singa betina tersebut sebenarnya sudah pernah membunuh pekerja setelah merusakkan kandang mereka di 2017.

Namun, Mathewson begitu sayang dengan mereka, dan terus mengajari keduanya sembari meyakini mereka tidak akan menyerang orang lagi.

Menantu Mathewson, Theri Fergusson, menerangkan bahwa kejadian tragis yang menimpa mertuanya dikarenakan "permainan yang menjurus kasar".

"Kami baru bisa mengetahui penyebab pasti kematiannya setelah tim dokter melakukan otopsi," jelas Fergusoon kepada media Afrika Selatan.

Juru bicara Lion Tree Top Lodge mengemukakan, mereka tidak akan membunuh dua penguasa hutan itu karena Mathewson mencintai mereka.

"West mencintai kucing besar ini sama anaknya sendiri, dan menghabiskan banyak waktu bersama mereka. Ini hanyalah kecelakaan yang tragis," jelasnya.

Demi dan Tanner dilaporkan dibius sebelum dibawa ke pusat penangkaran hewan terancam punah setempat mengingat status mereka yang langka.

Berdasarkan keterangan Fergusson, keduanya akan segera dikembalikan ke alam liar.

Baca juga: Berniat Cari Cula Badak, Seorang Pemburu Gelap Malah Dimakan Singa


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X