Menantu Donald Trump Akan Jadi Orang Pertama yang Naik Penerbangan Komersial Israel-UEA

Kompas.com - 26/08/2020, 06:54 WIB
Penasihat senior Presiden AS, Jared Kushner. NICHOLAS KAMM / AFP Penasihat senior Presiden AS, Jared Kushner.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Penasihat senior Gedung Putih sekaligus menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, akan menjadi orang pertama yang menikmati penerbangan komersial pertama antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel.

Kushner dijadwalkan mengikuti penerbangan dari Israel ke UEA pekan depan setelah kedua negara itu mengumumkan normalisasi hubungan diplomatik, sebagaimana dilansir The Hill, Selasa (25/8/2020).

Rencananya, Kushner ditemani oleh sejumlah delegasi AS lain dalam perjalanan simbolis pembukaan hubungan diplomatik antara Israel dan UEA tersebut.

Seorang pejabat senior Pemerintah AS mengonfirmasi bahwa delegasi AS dalam perjalanan simbolis tersebut akan terdiri atas Kushner, Penasihat Keamanan Nasional Robert O'Brien, Utusan Timur Tengah Avi Berkowitz, dan Utusan Iran Brian Hook.

Baca juga: Menlu AS akan Kunjungi UEA dan Israel, Iran dan China akan Dibahas

Penasihat Keamanan Nasional Israel Meir Ben-Shabbat akan memimpin delegasi Israel untuk memajukan normalisasi antara Israel dan UEA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, para pejabat akan mengadakan pembicaraan "untuk memajukan perdamaian dan normalisasi" dengan UEA.

Kesepakatan itu menandai kesepakatan perdamaian pertama antara Israel dan negara Arab sejak 1994 dan kesepakatan yang dicapai pertama kali dengan sebuah negara di Teluk Arab.

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan, pembicaraan akan berfokus pada sektor penerbangan, pariwisata, perdagangan, keuangan, kesehatan, energi, dan keamanan.

Baca juga: UEA Bantah Sepakati Kerja Sama Pertahanan dengan Israel

"Peristiwa bersejarah ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam Abraham Accords, yakni perjanjian terobosan yang ditengahi Presiden Trump untuk menormalisasi hubungan antara Israel dan UEA, yang diumumkan pada 13 Agustus," kata pejabat senior pemerintah itu.

Netanyahu menambahkan, kesepakatan tersebut adalah kesepakatan yang bersejarah.

Dia berharap kesepakatan tersebut juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara umum dan selama pandemi virus corona secara khusus.

“Saya berharap negara-negara lain di kawasan kita akan bergabung dalam siklus perdamaian,” tambah Netanyahu dalam pernyataannya.

Baca juga: Iran Menyita Kapal UEA, Setelah UEA Tembak Mati 2 Nelayan Iran

Halaman:

Sumber The Hill
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seekor Anjing Setia Kunjungi Tambang dan Hampir Tidak Makan Setelah Ditinggal Mati Majikan

Seekor Anjing Setia Kunjungi Tambang dan Hampir Tidak Makan Setelah Ditinggal Mati Majikan

Global
Jepang Sumbang Jutaan Vaksin Covid-19 ke Asia, Indonesia Kecipratan

Jepang Sumbang Jutaan Vaksin Covid-19 ke Asia, Indonesia Kecipratan

Global
3 RUU Terbaru Inggris Dinilai Mengancam HAM dan Lingkungan, Apa Saja?

3 RUU Terbaru Inggris Dinilai Mengancam HAM dan Lingkungan, Apa Saja?

Global
Ibu di Afrika Selatan yang Mengaku Lahirkan 10 Bayi Ternyata Bohong

Ibu di Afrika Selatan yang Mengaku Lahirkan 10 Bayi Ternyata Bohong

Global
Angka Harapan Hidup AS Alami Penurunan Terbesar Sejak Perang Dunia II

Angka Harapan Hidup AS Alami Penurunan Terbesar Sejak Perang Dunia II

Global
Hongaria Sahkan UU Anti LGBTQ, PM Belanda: Mereka Tak Punya Tempat di Uni Eropa

Hongaria Sahkan UU Anti LGBTQ, PM Belanda: Mereka Tak Punya Tempat di Uni Eropa

Global
Penemuan Spesies Baru Manusia Purba di Israel, Diduga Nenek Moyang Neanderthal

Penemuan Spesies Baru Manusia Purba di Israel, Diduga Nenek Moyang Neanderthal

Global
Covid-19 Membunuh Lebih Banyak Orang AS Dibanding Seluruh Perang 100 Tahun Terakhir

Covid-19 Membunuh Lebih Banyak Orang AS Dibanding Seluruh Perang 100 Tahun Terakhir

Global
Serangan Udara Etiopia di Pasar Tigray: 64 Orang Tewas, 180 Luka-luka

Serangan Udara Etiopia di Pasar Tigray: 64 Orang Tewas, 180 Luka-luka

Global
Di Balik Patung Theodore Roosevelt, Mengapa Bisa Jadi Kontroversi?

Di Balik Patung Theodore Roosevelt, Mengapa Bisa Jadi Kontroversi?

Global
Dinilai Rasis, Patung Theodore Roosevelt Dipindah dari Museum New York

Dinilai Rasis, Patung Theodore Roosevelt Dipindah dari Museum New York

Global
Apartemen Tepi Laut di Florida AS Ambruk, 1 Tewas 99 Orang Hilang

Apartemen Tepi Laut di Florida AS Ambruk, 1 Tewas 99 Orang Hilang

Global
Resmi Ditutup, Koran Pro-Demokrasi Hong Kong Edisi Terakhir Laku Keras

Resmi Ditutup, Koran Pro-Demokrasi Hong Kong Edisi Terakhir Laku Keras

Global
751 Kuburan Tak Bertanda Ditemukan Lagi di Kanada, di Sekolah Asrama Abad ke-19

751 Kuburan Tak Bertanda Ditemukan Lagi di Kanada, di Sekolah Asrama Abad ke-19

Global
Warren Buffett Mundur dari Gates Foundation, karena Bill Gates Cerai?

Warren Buffett Mundur dari Gates Foundation, karena Bill Gates Cerai?

Global
komentar
Close Ads X