Paman Kim Jong Un Disebut Bakal Ambil Alih Kekuasaan karena Keponakannya Koma

Kompas.com - 25/08/2020, 16:25 WIB
Gambar tanpa tanggal ini dirilis dari KCNA menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un] mengunjungi pabrik kaca Taegwan di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara. Foto ini dirilis pada pada Minggu (18/11/2018). (AFP/KCNA) Gambar tanpa tanggal ini dirilis dari KCNA menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un] mengunjungi pabrik kaca Taegwan di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara. Foto ini dirilis pada pada Minggu (18/11/2018). (AFP/KCNA)

PYONGYANG, KOMPAS.com - Paman Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Pyong Il, disebut bakal mengambil alih kepemimpinan setelah keponakannya dirumorkan koma.

Pada tahun ini, Kim begitu jarang tampil di depan publik, ketika sejak April berbagai macam rumor mengenai kondisi kesehatannya bermunculan.

Daily NK yang mengutip sumber di intelijen Korea Selatan melaporkan, Kim Pyong Il yang merupakan saudara tiri Kim Jong Il akan meneruskan kekuasaan.

Baca juga: Kim Jong Un Diisukan Koma, Pakar Ragukan Sumbernya

Pria 65 tahun itu diketahui merupakan segelintir anak dari pendiri Korea Utara, Kim Il Sung, yang masih hidup pada saat ini.

Dilansir The Sun, Senin (24/8/2020), Kim Pyong Il dikirim menjadi duta besar di sejumlah negara setelah Kim Jong Il menjadi pemimpin tertinggi.

Diketahui, paman Kim Jong Un itu menjadi perwakilan Korut selama empat dekade di negara seperti Finlandia, Polandia, dan Republik Ceko sebelum kembali pada 2019.

Kabar tersebut muncul setelah eks pejabat Korea Selatan, Chang Song-min, pertama kali melontarkan klaim bahwa Kim Jong Un koma.

Bahkan, pejabat pada era Presiden Kim Dae-jung itu menyatakan bahwa adik Kim, Kim Yo Jong, yang bakal menggantikan kakaknya.

"Saya meyakini saat ini dia berada dalam keadaan koma. Namun jelas, hidupnya untuk sementara ini belum berakhir," kata Chang kepada media lokal.

Sejumlah kalangan menyebut klaim Chang itu "absurd", dan pakar Korut meyakini bahwa pergantian kekuasaan ke adik Kim tak akan semulus yang terjadi.

Thae Yong Ho, mantan Wakil Duta Besar Korut untuk Inggris sebelum membelot pada 2016 berujar, Kim Pyong Il jelas adalah kandidat terkuat.

Selain karena dia merupakan salah satu keturunan langsung dati Kim Il Sung, fakta tak terbantahkan lain adalah sang paman adalah pria.

Para petinggi Korea Utara yang begitu konservatif jelas tidak akan menyerahkan kekuasaan kepada Kim Yo Jong begitu saja.

Selain karena dia merupakan perempuan, usianya juga dianggap masih terlalu muda untuk menjadi orang nomor satu, yaitu diyakini 33 tahun.

Baca juga: Di Tengah Kabar Kim Jong Un Koma, Korea Utara Luncurkan Website Larangan Merokok


Sumber The Sun
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X