Kompas.com - 24/08/2020, 08:53 WIB
Kim Jong Un ketika berkunjung ke pabrik di provinsi Hwanghae Selatan. (KCNA/AFP)
Kim Jong Un ketika berkunjung ke pabrik di provinsi Hwanghae Selatan. (KCNA/AFP)

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dikabarkan sedang koma.

Klaim itu diucapkan seorang mantan pejabat Korea Selatan, di tengah laporan Kim Jong Un telah membagi sebagian kekuasaan kepada adiknya, Kim Yo Jong.

Chang Song-min, eks ajudan mendiang Presiden Korea Selatan Kim Dae-jung, mengklaim, Kim Jong Un sakit parah di tengah spekulasi jarangnya dia tampil di depan umum tahun ini.

Baca juga: Adik Kim Jong Un Secara De Facto jadi Orang Nomor 2 di Korut Menurut Laporan Intelijen

"Saya menilai dia sedang koma, tapi hidupnya belum berakhir," katanya kepada media Korsel, dikutip dari New York Post, Minggu (23/8/2020).

Mantan ajudan tersebut menambahkan, adik perempuan Kim Jong Un yakni Kim Yo Jong sudah siap membantu memimpin negara.

"Struktur suksesi lengkap belum terbentuk, jadi Kim Yo Jong dikedepankan karena kekosongan tidak dapat dipertahankan untuk waktu yang lama," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kim Jong Un Serahkan Sebagian Kekuasaan ke Adik untuk Redakan Stres

Klaimnya muncul setelah mata-mata Korsel mengungkapkan bahwa Kim Yo Jong (33) sekarang menjabat sebagai "orang kedua secara de facto" di Korut, meski belum sah ditunjuk sebagai penggantinya.

Dalam pertemuan tertutup dengan anggota parlemen, Badan Intelijen Nasional Korsel mengatakan, peralihan kekuasaan sebagian bertujuan untuk "meredakan stres (Kim Jong Un) dari pemerintahannya, dan menghindari kesalahan jika ada kebijakan yang gagal," lapor kantor berita Yonhap.

Baca juga: Momen Langka, Kim Jong Un Minta Kongres Partai Buruh Korea Digelar

"Kim Yo Jong, wakil pimpinan pertama dari Komite Pusat Partai Buruh, mengarahkan urusan negara secara keseluruhan berdasarkan delegasi," lanjut Yonhap.

Kim Jong Un hanya terlihat beberapa kali di depan publik tahun ini, yang memunculkan rumor tentang kondisi kesehatannya.

Pada April, ia sempat dirumorkan meninggal, konon karena operasi jantungnya gagal.

Baca juga: Jika Kim Jong Un Meninggal, Inilah Urutan Kandidat Penggantinya


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Selidiki Ejekan pada Lagu Kebangsaan China saat Siaran Olimpiade

Polisi Hong Kong Selidiki Ejekan pada Lagu Kebangsaan China saat Siaran Olimpiade

Global
Keturunan Sunda, Mantan Pramugari Malaysia Ini Namanya Badjie Xatieqoutieqc

Keturunan Sunda, Mantan Pramugari Malaysia Ini Namanya Badjie Xatieqoutieqc

Global
Nasib Pengungsi di Rakhine Myanmar di Tengah Pandemi Covid-19

Nasib Pengungsi di Rakhine Myanmar di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Biden Siapkan Insentif Vaksin Covid-19 Rp 1,4 Juta untuk Warganya

Biden Siapkan Insentif Vaksin Covid-19 Rp 1,4 Juta untuk Warganya

Global
Rangka Jembatan LRT Malaysia Ambruk, 1 Tewas, TKA Asal Indonesia Luka Ringan

Rangka Jembatan LRT Malaysia Ambruk, 1 Tewas, TKA Asal Indonesia Luka Ringan

Global
Profil Pemimpin Dunia: Moon Jae In, Presiden Korea Selatan

Profil Pemimpin Dunia: Moon Jae In, Presiden Korea Selatan

Global
China-Rusia Gelar Latihan Militer Skala Besar, 10.000 Tentara Terlibat

China-Rusia Gelar Latihan Militer Skala Besar, 10.000 Tentara Terlibat

Global
Pria di India Tewas Diinjak Gajah, Videonya Ditonton sampai 180.000 Kali

Pria di India Tewas Diinjak Gajah, Videonya Ditonton sampai 180.000 Kali

Global
Serba-serbi Olimpiade Perancis 1900 dan Hal Unik yang Terjadi

Serba-serbi Olimpiade Perancis 1900 dan Hal Unik yang Terjadi

Global
Kisah William 'Bumper' Haris, Insinyur Berkaki Satu yang Naik Eskalator Pertama di London

Kisah William "Bumper" Haris, Insinyur Berkaki Satu yang Naik Eskalator Pertama di London

Global
VIDEO: Kebakaran Hutan Turki Merambat ke Kota, Ada 53 Titik Api, 3 Orang Tewas

VIDEO: Kebakaran Hutan Turki Merambat ke Kota, Ada 53 Titik Api, 3 Orang Tewas

Global
30 Juli dalam Sejarah: Jambore Pramuka Pertama di Dunia pada 1920

30 Juli dalam Sejarah: Jambore Pramuka Pertama di Dunia pada 1920

Global
Banjir Bandang Melanda Afghanistan 60 Orang Tewas dan Puluhan Orang Hilang

Banjir Bandang Melanda Afghanistan 60 Orang Tewas dan Puluhan Orang Hilang

Global
Luncurkan Kampanye Dosis Ketiga Vaksin Covid-19, Israel Jadi Tempat Percobaan

Luncurkan Kampanye Dosis Ketiga Vaksin Covid-19, Israel Jadi Tempat Percobaan

Global
China Harap Taliban Berperan Akhiri Konflik di Afghanistan

China Harap Taliban Berperan Akhiri Konflik di Afghanistan

Global
komentar
Close Ads X