Video Viral, 80 Unta Dilepas Pemiliknya dan Rusak Fasilitas Warga

Kompas.com - 23/08/2020, 16:06 WIB
Sebanyak 80 ekor unta dilepas liarkan pemiliknya yang sudah lansia dan sudah tidak sanggup lagi merawat kebutuhan hewan ternak itu. Unta-unta itu merusak fasilitas umum dan properti penduduk di 3 desa di Rusia. Tangkapan Layar YouTube Channel Rossiya 24Sebanyak 80 ekor unta dilepas liarkan pemiliknya yang sudah lansia dan sudah tidak sanggup lagi merawat kebutuhan hewan ternak itu. Unta-unta itu merusak fasilitas umum dan properti penduduk di 3 desa di Rusia.

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah video viral menunjukkan unta-unta yang berlarian. Unta-unta itu rupanya milik seorang pensiunan wilayah Astrakhan, Rusia.

Melansir Moscow Times, sebanyak 3 desa di Rusia Selatan baru-baru ini 'didatangi' tamu tak diundang, yakni 80 ekor unta yang dilepas oleh seorang pensiunan lokal.

Yuri Serebryakov (83), pensiunan lokal itu, telah memiliki ternak unta selama 25 tahun di wilayah Astrakhan, di dekat perbatasan dengan Kazakhstan.

Dia membebaskan semua untanya berkeliaran sesuka hati hewan-hewan itu setelah sadar usianya yang sudah lanjut tidak lagi bisa merawat mereka dengan baik.

Baca juga: Mengapa Unta Mudah Berjalan di Pasir?

Orang-orang yang tinggal di desa Oranzherei, Fyodorovka dan Ninovka, di mana unta-unta itu dibebas liarkan, mengadu kepada jaksa regional pekan ini.

Mereka mengatakan bahwa unta-unta itu telah merusak saluran pipa air dan gas serta merusak pagar dan tanaman mereka.

"Invasi unta" itu juga membuat mereka takut keluar rumah atau pun membiarkan anak-anak mereka bermain di luar rumah. Alasannya, beberapa hewan yang melahirkan di musim semi ini bisa berperilaku agresif terhadap manusia.

Baca juga: Ribuan Unta Serbu Jalanan Usai Serangan Udara di Pelabuhan Tripoli, Libya

"Jika kita melihat langsung ke mata mereka, binatang itu akan mengejar kita dan kita harus segera lari menjauh," ujar salah satu warga sebagaimana dikutip Interfax.

Laporan-laporan lain bahkan mengatakan bahwa hewan-hewan itu telah merusak beberapa pemakaman lokal.

Sementara itu, Serebryakov menolak bertanggung jawab atas insiden tersebut. Dia mengatakan bahwa makanan favorit para unta itu, sejenis tanaman berduri, banyak terdapat di desa-desa itu.

Baca juga: Jemaah Haji Dilarang Selfie dengan Unta, Apa Alasannya?

Sedangkan pipa air dan pipa gas yang rusak adalah karena konstruksinya yang tidak bagus, bukan karena unta-untanya.

Saat ini Otoritas lokal telah mengeluarkan 6 denda terhadap pria lansia tersebut yang semuanya diabaikan olehnya.

Adapun jaksa wilayah mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa mereka perlu memverifikasi klaim penduduk sebelum mereka dapat bertindak.

Baca juga: Arab Saudi Larang Unta Milik Warga Qatar Masuk Wilayahnya


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raja Belanda Minta Maaf Telah Berlibur di Tengah Aturan Lockdown Covid-19 di Negaranya

Raja Belanda Minta Maaf Telah Berlibur di Tengah Aturan Lockdown Covid-19 di Negaranya

Global
[POPULER GLOBAL] Temuan Terowongan Bawah Tanah Tembus Israel | 9 Anggota Keluarga Meninggal Setelah Makan Mie

[POPULER GLOBAL] Temuan Terowongan Bawah Tanah Tembus Israel | 9 Anggota Keluarga Meninggal Setelah Makan Mie

Global
Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Global
2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel

2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel

Global
Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Global
Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Global
9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

Global
Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Global
Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
komentar
Close Ads X