Nama Karen Sering Jadi Meme, Ternyata Ada Efek Negatifnya

Kompas.com - 23/08/2020, 15:35 WIB
Ilustrasi wanita jomblo SHUTTERSTOCKIlustrasi wanita jomblo

LONDON, KOMPAS.com – Mayoritas warga Inggris mengaitkan sesuatu hal yang negatif ketika mendengar nama Karen.

Hal itu dilaporkan oleh dari hasil survey PlayOJO sebagaimana dilansir dari Sky News, Jumat (21/8/2020).

Dari hasil survey tersebut, 62 persen responden di Inggris mengaitkan nama Karen dengan perilaku yang menjengkelkan, meminta perlakuan istimewa, dan suka menuntut.

Karen biasa digunakan di Inggris untuk mendeskripsikan tipe wanita kelas menengah tertentu yang perilakunya ingin diistimewakan.

Baca juga: Seorang Gadis Anggota ISIS Asal Inggris, Ingin Kembali Pulang Setelah Tinggal di Kamp Tahanan Suriah

Di masa lalu, nama Karen dipakai untuk merujuk pada tipe orang yang menuntut untuk dapat “berbicara dengan manajer".

Nama tersebut juga digunakan merujuk pada seseorang anti-vaksinasi atau melakukan aksi rasisme.

Selama pandemi virus corona, nama Karen telah berevolusi dan digunakan sebagai meme untuk menggambarkan orang yang tidak setuju dengan karantina mandiri.

Nama tersebut juga ramai dipakai menjadi meme yang menolak untuk memakai masker atau tidak setuju dengan physical distancing.

Baca juga: Uji Klinis Tahap 3, Inggris Rela Beli 60 Juta Dosis Calon Vaksin Corona

Survei tersebut menemukan bahwa 69 persen responden Inggris yang berusia 40 hingga 54 tahun tidak akan menamai anak mereka Karen karena merasa memiliki konotasi negatif.

Responden juga mengaku khawatir ketika harus berbicara dengan seseorang dengan nama tersebut.

Sebanyak 6 persen responden tidak ingin berkencan dengan seseorang bernama Karen di sebuah aplikasi kencan.

Sedangkan 18 persen responden merasa tidak nyaman jika ibu mertua mereka memiliki nama tersebut.

Baca juga: Inggris Kembangkan Tes Swab Covid-19 yang Hasilnya Muncul dalam 90 Menit

Meski demikian, 45 persen responden menyatakan bahwa mereka mengenal seseorang dengan nama Karen.

Sekitar 14 persen respondel lain menyatakan siapa pun yang bernama Karen harus diperlakukan secara adil.

Awal tahun ini, seorang wanita kulit putih di New York dijuluki sebagai Karen setelah menuduh seorang pria kulit hitam yang mengamati burung "mengancam hidupnya".

Demikian pula, pasangan di St Louis, Amerika Serikat ( AS) diberi label “Karen” dan “Ken” setelah mengacungkan senjata ke pengunjuk rasa Black Lives Matter di luar rumah mereka.

Baca juga: Terungkap Laporan Pasukan Khusus Inggris di Afghanistan Mengeksekusi Warga Sipil Tidak Bersenjata


Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X