Ditemukan Puluhan Anjing Kurus Kering Terlantar di Peternakan Spanyol

Kompas.com - 22/08/2020, 18:27 WIB
Petugas mengatakan 29 hewan sangat lemah, sehingga mereka tidak bisa makan dan harus diberi makan menggunakan infus, tetapi semuanya sekarang pulih dan menunggu untuk dipelihara lagi. Guardia Civil/AFP via Getty Image via Daily Mail Petugas mengatakan 29 hewan sangat lemah, sehingga mereka tidak bisa makan dan harus diberi makan menggunakan infus, tetapi semuanya sekarang pulih dan menunggu untuk dipelihara lagi.

MADRID, KOMPAS.com - Puluhan anjing kekurangan gizi hingga kurus kering, ditemukan di sebuah peternakan tak terurus di Spanyol, oleh polisi.

Melansir Daily Mail pada Selasa (18/8/2020), badan amal hewan meminta polisi untuk mendatangi sebuah peternakan yang terletak di dekat Quintanar de la Orden di provinsi Toledo tengah, dan menyelamatkan puluhan anjing di sana.

Baca juga: Bencana Minyak Tumpah Mauritius, Hewan Laut Mulai Mati

Setiba di sana, polisi menemukan ada 41 anjing yang mengalami kondisi yang mengerikan karena kelaparan dan dehidrasi di gedung yang "tidak higienis".

Seorang wanita bersama pasangannya yang tinggal di sana dan yang seharusnya bertanggung jawab untuk merawat puluhan anjing itu telah ditangkap, dan dituduh telah melakukan penyiksaan terhadap hewan.

Baca juga: Kebun Binatang London Datangkan Babi Paling Jelek di Dunia dari Indonesia

Polisi mengatakan belum jelas alasannya wanita itu memelihara anjing dalam jumlah besar.

Hewan-hewan tersebut belum diberi microchip dan juga tidak memiliki dokumen resmi tentang kesehatan mereka.

Petugas mengatakan 29 dari anjing itu sangat lemah, sehingga mereka tidak bisa makan secara normal. Sehingga, mereka harus diberi makan melalui infus.

Seorang wanita yang tinggal di peternakan bersama pasangannya telah ditangkap dan dituduh melakukan penyiksaan hewan. Petugas mengatakan tidak jelas mengapa dia memelihara begitu banyak anjing di sana. Guardia Civil/AFP via Getty Image via Daily Mail Seorang wanita yang tinggal di peternakan bersama pasangannya telah ditangkap dan dituduh melakukan penyiksaan hewan. Petugas mengatakan tidak jelas mengapa dia memelihara begitu banyak anjing di sana.

Baca juga: Dianiaya 35 Tahun di Kebun Binatang Pakistan, Gajah Kaavan Akhirnya Punya Rumah Baru

Namun, semuanya sekarang telah pulih, katanya.

Hewan-hewan tersebut ditempatkan bersama dengan badan amal setempat sampai mereka dapat dipelihara kembali.

Baca juga: Bencana Margasatwa Terburuk : Hampir 3 Miliar Binatang Terbunuh dalam Kebakaran Hutan di Australia

"Berkat informasi yang diberikan kepada kami, laporan itu memungkinkan kami untuk menyelamatkan nyawa 41 anjing yang menunjukkan gejala serius kekurangan gizi, kerusakan organik, melemahnya fisik dan dehidrasi," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

"Tidak jelas mengapa wanita itu memiliki begitu banyak anjing yang dia pelihara dalam kondisi yang begitu mengerikan," kata juru bicara polisi.

Baca juga: Pengunjung Mabuk Berusaha Tenggelamkan Beruang di Kebun Binatang Polandia


Sumber Daily Mail
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Palestina Desak PBB Bahas Perdamaian di Timur Tengah Skala Internasional

Palestina Desak PBB Bahas Perdamaian di Timur Tengah Skala Internasional

Global
Perwira Senior Angkatan Antariksa AS positif Covid-19

Perwira Senior Angkatan Antariksa AS positif Covid-19

Global
Dengan 100.000 Kasus per Hari, Begini Cara India Lakukan Tes Covid-19

Dengan 100.000 Kasus per Hari, Begini Cara India Lakukan Tes Covid-19

Global
Kontroversi Kartun Nabi Muhammad Semakin Panas, PBB Desak Seluruh Negara Saling Menghormati

Kontroversi Kartun Nabi Muhammad Semakin Panas, PBB Desak Seluruh Negara Saling Menghormati

Global
Bawa Pisau 30 cm, Pria Afghanistan Ditangkap Saat Naik Trem di Perancis

Bawa Pisau 30 cm, Pria Afghanistan Ditangkap Saat Naik Trem di Perancis

Global
Lakukan Protes, Toko di Libya Jadikan Wajah Presiden Perancis untuk Alas Lantai

Lakukan Protes, Toko di Libya Jadikan Wajah Presiden Perancis untuk Alas Lantai

Global
Sebut Macron Primitif, Mahathir Dukung Boikot Produk-produk Perancis

Sebut Macron Primitif, Mahathir Dukung Boikot Produk-produk Perancis

Global
Dilanda 2 Serangan dalam Sehari, Perancis Naikkan Status Darurat ke Level Tertinggi

Dilanda 2 Serangan dalam Sehari, Perancis Naikkan Status Darurat ke Level Tertinggi

Global
Kisah Misteri: 'Devil's Breath' dan Mitosnya yang Kelam

Kisah Misteri: 'Devil's Breath' dan Mitosnya yang Kelam

Global
Surat PM Pakistan kepada Para Pemimpin Negara Mayoritas Muslim: Lawan Islamofobia

Surat PM Pakistan kepada Para Pemimpin Negara Mayoritas Muslim: Lawan Islamofobia

Global
Kronologi Serangan Pisau di Gereja Nice Perancis, 1 Wanita Dipenggal

Kronologi Serangan Pisau di Gereja Nice Perancis, 1 Wanita Dipenggal

Global
1 Orang Dipenggal dalam Serangan di Gereja Perancis, Ini Tanggapan Rusia

1 Orang Dipenggal dalam Serangan di Gereja Perancis, Ini Tanggapan Rusia

Global
Deretan Kasus Serangan Terorisme yang Membunuh Sejumlah Warga di Perancis

Deretan Kasus Serangan Terorisme yang Membunuh Sejumlah Warga di Perancis

Global
Penjaga Konsulat Perancis di Jeddah Ditikam Seorang Warga Arab Saudi

Penjaga Konsulat Perancis di Jeddah Ditikam Seorang Warga Arab Saudi

Global
3 Korban Tewas dalam Penyerangan Pisau di Perancis, Salah Satunya Dipenggal

3 Korban Tewas dalam Penyerangan Pisau di Perancis, Salah Satunya Dipenggal

Global
komentar
Close Ads X