Pejabat China akan Kunjungi Korsel, Nuklir Korut akan Dibahas

Kompas.com - 19/08/2020, 11:37 WIB
Foto tertanggal 27 Juni 2008, menunjukkan seorang warga Korea Selatan menyaksikan rekaman penghancuran salah satu bangunan di pusat penelitian nuklir Korea Utara di Yongbyon. AFP / JUNG YEON-JEFoto tertanggal 27 Juni 2008, menunjukkan seorang warga Korea Selatan menyaksikan rekaman penghancuran salah satu bangunan di pusat penelitian nuklir Korea Utara di Yongbyon.

SEOUL, KOMPAS.com – Korea Selatan ( Korsel) mengatakan pejabat tinggi China berencana untuk berkunjung ke negaranya.

Pejabar China tersebut akan melakukan pembicaraan dengan Penasihat Keamanan Korsel Suh Hoon pekan ini sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu (19/8/2020).

Keduanya akan membicarakan pelemahan pertukaran bilateral dan membicarakan denuklirisasi yang melibatkan Korea Utara ( Korut).

Pejabat Seoul mengatakan pejabat China yang akan berkunjung adalah seorang anggota dewan negara bagian dan anggota Politbiro Partai Komunis, Yang Jiechi.

Yang akan berada di kota pelabuhan Busan pada Jumat (21/8/2020) dan Sabtu (22/8/2020).

Baca juga: Kasus Virus Corona Melonjak, Jemaat Gereja di Korsel Diminta Karantina

Ini akan menjadi kunjungan pertama pejabat tinggi China sejak virus corona muncul di China akhir tahun lalu.

Suh, yang menjabat sebagai Penasihat Keamanan bulan lalu, sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas intelijen.

Juru Bicara Kepresidenan Kang Min-seok mengatakan Suh akan bertemu dengan Yang pada Sabtu untuk membahas Korut dan kerja sama penanganan virus corona.

Keduanya juga akan membicarakan potensi kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Seoul.

"Kedua belah pihak akan membicarakan memungkinkan Presiden Xi berkunjung pada waktu yang tepat ketika situasi Covid-19 menjadi stabil dan mendorong kondisi seperti itu," kata Kang.

Baca juga: Satu Perwira Terinfeksi Covid-19, Latihan Gabungan AS-Korsel Ditunda

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Palestina Desak PBB Bahas Perdamaian di Timur Tengah Skala Internasional

Palestina Desak PBB Bahas Perdamaian di Timur Tengah Skala Internasional

Global
Perwira Senior Angkatan Antariksa AS positif Covid-19

Perwira Senior Angkatan Antariksa AS positif Covid-19

Global
Dengan 100.000 Kasus per Hari, Begini Cara India Lakukan Tes Covid-19

Dengan 100.000 Kasus per Hari, Begini Cara India Lakukan Tes Covid-19

Global
Kontroversi Kartun Nabi Muhammad Semakin Panas, PBB Desak Seluruh Negara Saling Menghormati

Kontroversi Kartun Nabi Muhammad Semakin Panas, PBB Desak Seluruh Negara Saling Menghormati

Global
Bawa Pisau 30 cm, Pria Afghanistan Ditangkap Saat Naik Trem di Perancis

Bawa Pisau 30 cm, Pria Afghanistan Ditangkap Saat Naik Trem di Perancis

Global
Lakukan Protes, Toko di Libya Jadikan Wajah Presiden Perancis untuk Alas Lantai

Lakukan Protes, Toko di Libya Jadikan Wajah Presiden Perancis untuk Alas Lantai

Global
Sebut Macron Primitif, Mahathir Dukung Boikot Produk-produk Perancis

Sebut Macron Primitif, Mahathir Dukung Boikot Produk-produk Perancis

Global
Dilanda 2 Serangan dalam Sehari, Perancis Naikkan Status Darurat ke Level Tertinggi

Dilanda 2 Serangan dalam Sehari, Perancis Naikkan Status Darurat ke Level Tertinggi

Global
Kisah Misteri: 'Devil's Breath' dan Mitosnya yang Kelam

Kisah Misteri: 'Devil's Breath' dan Mitosnya yang Kelam

Global
Surat PM Pakistan kepada Para Pemimpin Negara Mayoritas Muslim: Lawan Islamofobia

Surat PM Pakistan kepada Para Pemimpin Negara Mayoritas Muslim: Lawan Islamofobia

Global
Kronologi Serangan Pisau di Gereja Nice Perancis, 1 Wanita Dipenggal

Kronologi Serangan Pisau di Gereja Nice Perancis, 1 Wanita Dipenggal

Global
1 Orang Dipenggal dalam Serangan di Gereja Perancis, Ini Tanggapan Rusia

1 Orang Dipenggal dalam Serangan di Gereja Perancis, Ini Tanggapan Rusia

Global
Deretan Kasus Serangan Terorisme yang Membunuh Sejumlah Warga di Perancis

Deretan Kasus Serangan Terorisme yang Membunuh Sejumlah Warga di Perancis

Global
Penjaga Konsulat Perancis di Jeddah Ditikam Seorang Warga Arab Saudi

Penjaga Konsulat Perancis di Jeddah Ditikam Seorang Warga Arab Saudi

Global
3 Korban Tewas dalam Penyerangan Pisau di Perancis, Salah Satunya Dipenggal

3 Korban Tewas dalam Penyerangan Pisau di Perancis, Salah Satunya Dipenggal

Global
komentar
Close Ads X