Selama 7 Malam Berturut-turut Pesawat Israel Serang Gaza

Kompas.com - 18/08/2020, 18:42 WIB
Sebuah flare dijatuhkan pesawat militer Israel dan menerangi malam di Rafah, sebelah selatan Jalur Gaza, pada 24 Februari 2020. Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett membela pasukannya yang ditayangkan membawa jenazah pria Palestina menggunakan buldozer. AFP/SAID KHATIBSebuah flare dijatuhkan pesawat militer Israel dan menerangi malam di Rafah, sebelah selatan Jalur Gaza, pada 24 Februari 2020. Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett membela pasukannya yang ditayangkan membawa jenazah pria Palestina menggunakan buldozer.

GAZA, KOMPAS.com - Serangan udara Israel di Gaza berturut-turut berlangsung hingga malam ke-7, ketika delegasi Mesir berkunjung di Gaza untuk membicarakan gencatan senjata.

Melansir Al Jazeera pada Selasa (18/8/2020), serangan di Gaza berlanjut untuk malam ke-7 berturut-turut, ketika pesawat tempur Israel menargetkan pos pengamatan Hamas sebagai tanggapan atas serangan balon api Palestina di seberang perbatasan.

Serangan udara pada Selasa ini terjadi ketika pejabat keamanan Mesir sedang berkunjung ke wilayah Gaza, setelah melakukan pertemuan dengan pihak Israel sebagai upaya untuk meredakan kekerasan yang tengah berlangsung antar Israel dengan Gaza.

"Jet tempur dan pesawat (lainnya) menghantam infrastruktur bawah tanah milik Hamas di Jalur Gaza," kata pernyataan militer Israel, yang mengaitkan serangan itu adalah balasan terhadap "balon peledak dan pembakaran yang diluncurkan dari Jalur Gaza ke Israel".

Baca juga: Tank Israel Serang Hamas di Jalur Gaza terkait Rusuh dan Bom Balon

Sumber dan saksi keamanan Gaza mengatakan, serangan pada Selasa, menghantam pos pengintai Hamas di Rafah di selatan wilayah Jalur Gaza dan Beit Lahia di utara.

Ketegangan telah meningkat selama lebih dari seminggu, dengan Israel menuduh Hamas menembakkan roket dan meluncurkan seikat balon melintasi perbatasan yang dilengkapi dengan alat pembakar atau bahan peledak.

Sementara, Israel telah menutup akses penyeberangan barang Karem Abu Salem (Kerem Shalom) dengan Jalur Gaza, memberlakukan larangan penangkapan ikan di lepas pantai Gaza, dan melakukan serangan udara setiap malam selama tujuh malam.

Baca juga: Setelah Serang Jalur Gaza, Israel Larang Nelayan Palestina Tangkap Ikan

Wilayah Palestina telah berada di bawah blokade Israel yang melumpuhkan sejak 2007, dengan Israel mengutip ancaman keamanan dari Hamas atas blokade darat, udara dan lautnya.

Sumber Hamas mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kelompok Hamas mengadakan pembicaraan dengan delegasi Mesir di Gaza pada Senin (17/8/2020), sebelum delegasi tersebut berangkat untuk pertemuan dengan Israel dan Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat.

Sumber dari Hamas menambahkan, Delegasi Mesir diperkirakan akan kembali ke Gaza setelah pembicaraan itu selesai.

Baca juga: Diserang Roket, Israel Balas Gempur Jalur Gaza dengan Jet Tempur

Halaman:

Sumber Aljazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demo Belarus, Seorang Pria Bakar Diri di Depan Gedung Pemerintahan

Demo Belarus, Seorang Pria Bakar Diri di Depan Gedung Pemerintahan

Global
China Akan Sumbangkan 500.000 Dosis Vaksin Covid-19 ke Pakistan

China Akan Sumbangkan 500.000 Dosis Vaksin Covid-19 ke Pakistan

Global
[Cerita Dunia] Chamoy Thipyaso Dipenjara 141.078 Tahun, Korbannya 16.000 Orang

[Cerita Dunia] Chamoy Thipyaso Dipenjara 141.078 Tahun, Korbannya 16.000 Orang

Global
Bakal Kena Royalti, Google Ancam Tarik Layanan Google Search dari Australia

Bakal Kena Royalti, Google Ancam Tarik Layanan Google Search dari Australia

Global
Video Viral Mantan Presiden AS Bill Clinton 'Tidur' Saat Pidato Biden

Video Viral Mantan Presiden AS Bill Clinton "Tidur" Saat Pidato Biden

Global
Kumpulan Meme Bernie Sanders yang Tampil 'Seadanya' di Pelantikan Biden

Kumpulan Meme Bernie Sanders yang Tampil "Seadanya" di Pelantikan Biden

Global
Donald Trump dan Istrinya Dikabarkan Tidur Terpisah di Gedung Putih

Donald Trump dan Istrinya Dikabarkan Tidur Terpisah di Gedung Putih

Global
Israel Dilaporkan Serang Suriah Lagi, Dicegat Sistem Pertahanan Udara

Israel Dilaporkan Serang Suriah Lagi, Dicegat Sistem Pertahanan Udara

Global
Demo Ricuh Melanda 2 Kota AS Beberapa Jam Usai Pelantikan Joe Biden

Demo Ricuh Melanda 2 Kota AS Beberapa Jam Usai Pelantikan Joe Biden

Global
Kasus Covid-19 Tembus 103 dalam Sehari, Beijing Lakukan Tes Massal

Kasus Covid-19 Tembus 103 dalam Sehari, Beijing Lakukan Tes Massal

Global
Siksa Anaknya yang Berusia 4 Bulan hingga Tewas, Pria Ini Dipenjara 93 Tahun

Siksa Anaknya yang Berusia 4 Bulan hingga Tewas, Pria Ini Dipenjara 93 Tahun

Global
ISIS Klaim 2 Bom Bunuh Diri di Baghdad yang Tewaskan 32 Orang

ISIS Klaim 2 Bom Bunuh Diri di Baghdad yang Tewaskan 32 Orang

Global
Biden Sebut Korban Meninggal Covid-19 di AS Sama Seperti Korban Tewas Perang Dunia II

Biden Sebut Korban Meninggal Covid-19 di AS Sama Seperti Korban Tewas Perang Dunia II

Global
Persatuan Dokter Seluruh Dunia Sambut Perjanjian Larangan Senjata Nuklir

Persatuan Dokter Seluruh Dunia Sambut Perjanjian Larangan Senjata Nuklir

Global
Tidak Paham Materi di Kelas Online, Bocah Kelas 8 Kabur dari Rumah

Tidak Paham Materi di Kelas Online, Bocah Kelas 8 Kabur dari Rumah

Global
komentar
Close Ads X