Kompas.com - 18/08/2020, 14:47 WIB
Mantan Ibu Negara Amerika Serikat Michelle Obama menyampaikan dukungan kepada capres Partai Demokrat Joe Biden pada hari pertama Konvensi Nasional Partai Demokrat yang digelar virtual, Senin malam (17/08/2020) Democratic National Convention via APMantan Ibu Negara Amerika Serikat Michelle Obama menyampaikan dukungan kepada capres Partai Demokrat Joe Biden pada hari pertama Konvensi Nasional Partai Demokrat yang digelar virtual, Senin malam (17/08/2020)

MILWAUKEE, KOMPAS.comKonvensi Nasional Partai Demokrat dimulai pada Senin (17/8/2020) dengan kecaman pedas dari mantan Ibu Negara Michelle Obama, terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Saya dengan jujur dan lantang mengatakan, Donald Trump adalah sosok yang salah untuk menjadi Presiden AS. Dia mempunyai begitu banyak waktu untuk membuktikan dia dapat menjalankan tanggung jawab sebagai presiden, tetapi jelas dia tidak mampu."

"Pada dasarnya Trump tidak dapat menjadi sosok yang kita andalkan. Ini kenyataan yang jelas," ucap Michelle dalam pidato yang disampaikan secara virtual dari kediamannya di Washington DC.

Baca juga: Dukungan Barack Obama kepada Mantan Wapresnya, Joe Biden dalam Melawan Trump

Michelle jarang berbicara politik

Istri mantan Presiden Barack Obama ini dikenal jarang berbicara mengenai politik. Dia juga berkali-kali menyatakan secara terbuka ketidaksukaannya terhadap dunia politik. Tentunya pidato kerasnya kali ini adalah hal yang tidak biasa.

Walau hanya menyebut nama Trump sekali, Michelle dengan implisit menyampaikan kepada rakyat AS, bahwa memilih kembali Trump berarti sama saja kematian bagi demokrasi "Negeri Paman Sam".

Michelle juga mengatakan dia tahu benar pidatonya ini tidak akan ditanggapi dengan positif oleh sejumlah lapisan masyarakat AS terutama pendukung Trump, apalagi mengingat dia adalah seorang wanita berkulit hitam.

Namun, sosok berusia 56 tahun ini menegaskan walau dia tidak pernah nyaman dengan politik, dia sangat peduli terhadap masa depan AS terutama anak-anak dan generasi muda.

Baca juga: Trump Ulang Tahun ke-74, Netizen Malah Ucapkan Selamat ke Obama


Dalam pidato berdurasi sekitar 12 menit itu, Michelle meminta rakyat AS menyudahi era Trump yang penuh kekacauan dengan memilih Joe Biden pada pemilihan presiden (pilpres) 3 November mendatang.

Ibunda Malia dan Sasha ini memuji kinerja politisi senior berusia 77 tahun itu ketika menjabat sebagai wakil presiden (wapres) bersama dengan suaminya.

“Biden mengerti bagaimana menyelamatkan ekonomi, mengalahkan pandemi, dan memimpin negara kita melewati krisis.”

Halaman:

Sumber The Hill
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja 18 Tahun Ditangkap dengan AK-47 di Stasiun Kereta Bawah Times Square

Remaja 18 Tahun Ditangkap dengan AK-47 di Stasiun Kereta Bawah Times Square

Global
“Senang Dilihat,” Reuni William dan Harry Jadi Obat bagi Pendukung Monarki Inggris

“Senang Dilihat,” Reuni William dan Harry Jadi Obat bagi Pendukung Monarki Inggris

Global
[UNIK GLOBAL] Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Gempa | Budidaya Melon Jepang dengan Pinjat dan Musik

[UNIK GLOBAL] Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Gempa | Budidaya Melon Jepang dengan Pinjat dan Musik

Global
Para Junior Pangeran Philip di Sekolah Gordonstoun Beri Penghormatan di Tengah Laut

Para Junior Pangeran Philip di Sekolah Gordonstoun Beri Penghormatan di Tengah Laut

Global
Wanita Telanjang Dada Muncul di Pemakaman Pangeran Philip

Wanita Telanjang Dada Muncul di Pemakaman Pangeran Philip

Global
Ratu Elizabeth II Duduk Sendiri Selama Upacara Pemakaman Pangeran Philip, Kenapa?

Ratu Elizabeth II Duduk Sendiri Selama Upacara Pemakaman Pangeran Philip, Kenapa?

Global
Narsisis, Apa Buruknya?

Narsisis, Apa Buruknya?

Internasional
Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Global
Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Global
Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Global
Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Global
Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Internasional
Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Global
Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Global
komentar
Close Ads X