Liput Aksi Protes Petani, Jurnalis Ditembaki Oknum Tentara Kolombia dan Jari Kelingkingnya Dipotong

Kompas.com - 18/08/2020, 08:39 WIB
Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

BOGOTA, KOMPAS.com – Pada 8 Agustus, oknum tentara mengejar Fernando Osorio, seorang fotografer untuk media lokal Voces del Guayabero.

Osorio dikejar tentara karena meliput protes petani koka di Kota Vista Hermosa, Kolombia, yang tanamannya diberantas oleh militer.

Selain dikejar, oknum militer itu juga menembakkan senjata api ke arah jurnalis foto tersebut. Beruntung nyawanya masih terselamatkan.

Dia mengungkapkan kejadian itu kepada Committee to Protect Journalist ( CPJ) dan sebuah laporan dari Foundation for Press Freedom (FLIP) yang berbasis di Bogota.

Osorio mengatakan bahwa dia dan Edilson Alvarez, reporter Voces del Guayabero, mulanya mengungsi di rumah seorang petani.

Baca juga: Jurnalis Ini Tunggu 5 Tahun untuk Berikan Pertanyaan ke Trump: Apa Anda Menyesal Sudah Berbohong?

Tak lama kemudian, oknum tentara tiba di rumah tersebut lantas menghina kedua wartawan itu dan menuduh mereka sebagai gerilyawan sayap kiri.

Osorio dan Alvarez lantas ditahan di dalam rumah petani tersebut sekitar enam jam sebelum dibebaskan tanpa tuduhan sebagaimana dilansir dari CPJ.

“Mereka mengejar saya dan menembak saya," kata Osorio kepada CPJ.

Sementara itu, Alvarez tidak menjawab panggilan telepon dan pesan suara dari CPJ.

Osorio juga mengatakan kepada CPJ bahwa pada 13 Agustus, saat ia meliput protes petani koka lainnya, oknum tentara menghinanya.

Baca juga: Di Bangladesh, 12 Jurnalis Tewas Karena Covid-19

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X