Setelah Serang Jalur Gaza, Israel Larang Nelayan Palestina Tangkap Ikan

Kompas.com - 16/08/2020, 18:46 WIB
Nelayan Palestina bernama Mouad Abu Zeid (kanan) dan rekan-rekannya membawa perahu yang terbuat dari 700 botol plastik kosong di sebuah pantai di Rafah di Jalur Gaza selatan, Selasa (14/8/2018). (AFP/Said Khatib) Nelayan Palestina bernama Mouad Abu Zeid (kanan) dan rekan-rekannya membawa perahu yang terbuat dari 700 botol plastik kosong di sebuah pantai di Rafah di Jalur Gaza selatan, Selasa (14/8/2018). (AFP/Said Khatib)

GAZA CITY, KOMPAS.com - Israel menutup zona area penangkapan ikan di lepas pantai Jalur Gaza pada Minggu (16/8/2020).

Langkah tersebut diambil setelah peluncuran roket dari Hamas yang dibalas dengan serangan udara Israel sebagaimana dilansir dari Associated Press.

Padahal sebelumnya, Israel telah mempersempit zona area penangkapan ikan yang diizinkan bagi nelayan Palestina.

Kini, Israel menutup total zona area penangkapan ikan di lepas pantai Jalur Gaza.

Baca juga: Diserang Roket, Israel Balas Gempur Jalur Gaza dengan Jet Tempur

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz memerintahkan zona penangkapan ikan di lepas pantai Gaza ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut sebagai tanggapan atas tembakan roket.

Milisi Palestina di Gaza menembakkan dua roket ke Israel selatan setelah serangan udara Israel menargetkan situs-situs milik Hamas.

Serangan roket tersebut dapat ditangkis oleh sistem pertahanan rudal Iron Dome.

Namun polisi mengatakan serpihan roket menyebabkan kerusakan pada sebuah rumah di Kota Sderot. Satu orang luka ringan dilaporkan.

Baca juga: Setelah Serang Jalur Gaza, Israel Luncurkan Satelit Mata-mata

Sebelum diserang oleh roket, Israel juga menyerang Gaza dengan jet tempur.

Tentara Israel mengatakan serangan itu merupakan tanggapan terhadap balon pembakar yang diluncurkan oleh kelompok yang berafiliasi dengan Hamas terhadap Israel.

Balon pembakar dari Jalur Gaza menyebabkan kebakaran pada sejumlah lokasi di Israel beberapa hari terakhir.

Baca juga: Palestina Kutuk Perjanjian Damai UEA-Israel, Tarik Pulang Dubesnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Utara Mulai Kembangkan Vaksin Covid-19 dari Data Ilmuwan Asing yang Diretas

Korea Utara Mulai Kembangkan Vaksin Covid-19 dari Data Ilmuwan Asing yang Diretas

Global
Konflik Memanas, Cina Gelar Latihan Tempur di Laut China Selatan

Konflik Memanas, Cina Gelar Latihan Tempur di Laut China Selatan

Global
Etiopia Masuk 5 Besar Negara Eksportir Bunga Potong Terbesar di Dunia

Etiopia Masuk 5 Besar Negara Eksportir Bunga Potong Terbesar di Dunia

Global
China Mewanti-wanti AS Tak Perlakukan Beijing Laiknya Saingan Strategis

China Mewanti-wanti AS Tak Perlakukan Beijing Laiknya Saingan Strategis

Global
Babysitter Ditangkap Polisi, Diduga Membunuh Bayi Berusia 2 Tahun

Babysitter Ditangkap Polisi, Diduga Membunuh Bayi Berusia 2 Tahun

Global
Selandia Baru Paling Jago Tangani Pandemi Covid-19, Indonesia Peringkat 85 dari 98 Negara

Selandia Baru Paling Jago Tangani Pandemi Covid-19, Indonesia Peringkat 85 dari 98 Negara

Global
Menlu AS yang Baru Ekspresikan 'Keprihatinan Mendalam' terhadap Penangkapan Navalny di Rusia

Menlu AS yang Baru Ekspresikan "Keprihatinan Mendalam" terhadap Penangkapan Navalny di Rusia

Global
Meme Bernie Sanders Raup Rp 25,3 Miliar Dana Amal Hanya dalam 5 Hari

Meme Bernie Sanders Raup Rp 25,3 Miliar Dana Amal Hanya dalam 5 Hari

Global
Perencana Aksi Teror Masjid Singapura Terinspirasi Penyerangan di Christchurch

Perencana Aksi Teror Masjid Singapura Terinspirasi Penyerangan di Christchurch

Global
Afrika Selatan Peringatkan Negara Kaya Tidak Timbun Vaksin Covid-19 karena Tidak Akan Aman

Afrika Selatan Peringatkan Negara Kaya Tidak Timbun Vaksin Covid-19 karena Tidak Akan Aman

Global
Curhat Pilot Jadi Kuli Bangunan, Dipecat karena Pandemi Covid-19

Curhat Pilot Jadi Kuli Bangunan, Dipecat karena Pandemi Covid-19

Global
Pemerintahan Biden Masukkan Risiko Perubahan Iklim dalam Strategi Militer AS

Pemerintahan Biden Masukkan Risiko Perubahan Iklim dalam Strategi Militer AS

Global
Ledakan Besar di Arab Saudi, Kelompok Tak Dikenal Mengeklaim Bertanggung Jawab

Ledakan Besar di Arab Saudi, Kelompok Tak Dikenal Mengeklaim Bertanggung Jawab

Global
Dituduh Curi Ikan, 2 Kapal Nelayan China Ditangkap Vanuatu

Dituduh Curi Ikan, 2 Kapal Nelayan China Ditangkap Vanuatu

Global
Biden Bekukan Penjualan Senjata Miliaran Dollar AS ke Arab Saudi dan UEA

Biden Bekukan Penjualan Senjata Miliaran Dollar AS ke Arab Saudi dan UEA

Global
komentar
Close Ads X