Trump Akan Aktifkan Lagi Sanksi PBB ke Iran dengan Snapback, Apa Itu?

Kompas.com - 16/08/2020, 14:31 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat di Gedung Putih. EPA via BBC INDONESIAPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat di Gedung Putih.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump pada Sabtu (15/8/2020) mengatakan, akan berusaha mengaktifkan lagi sanksi PBB ke Iran.

Itu dilakukannya setelah Dewan Keamanan PBB menolak keinginan AS untuk memperpanjang embargo senjata ke negara Republik Islam itu.

Dalam upayanya ini Trump juga menyebut AS akan melakukan "snapback".

Baca juga: Usulan Perpanjangan Embargo Senjata Gagal, Iran Ejek AS Terisolasi

"Kami akan melakukan 'snapback'," katanya. Ia merujuk pada argumen yang masih diperdebatkan, bahwa AS masih merupakan anggota perjanjian nuklir Iran 2015 meski Trump telah menarik diri.

Dengan alasan itu pula AS berpendapat masih bisa memaksa diberlakukannya kembai sanksi-sanksi ke Iran, apabila negara tersebut dinilai melanggar berbagai persyaratan.

Dilansir dari VOA Indonesia Minggu (16/8/2020), Trump berkata AS akan mulai bertindak pekan depan.

Baca juga: Iran: Damai dengan Israel, Masa Depan Berbahaya Menanti UEA

Dalam konferensi pers di lapangan golf pribadinya di Bedminster, New Jersey, Presiden ke-45 AS itu juga berkata "kemungkinan tidak akan" berpartisipasi dalam KTT 5+1 dengan Iran, seperti yang diusulkan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sebelumnya pada Jumat (14/8/2020) Putin menyerukan diadakannya KTT online bagi para pemimpin lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman dan Iran, mengenai kemungkinan perpanjangan embargo senjata ke Teheran.

Namun Trump menolak menghadiri KTT online itu.

Baca juga: Iran: Negara Barat Memanfaatkan Kondisi Pasca-ledakan di Lebanon

"Mungkin tidak, kita akan tunggu sampai selesai pemilu," ujarnya dikutip dari VOA Indonesia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biden Usulkan Jalur Tercepat Imigran Peroleh Kewarganegaraan AS

Biden Usulkan Jalur Tercepat Imigran Peroleh Kewarganegaraan AS

Global
7 Drama Pelantikan Presiden AS: Ada yang Boikot, Meninggal, dan Salah Sumpah

7 Drama Pelantikan Presiden AS: Ada yang Boikot, Meninggal, dan Salah Sumpah

Global
Klaim Revisi Hukumnya, Eksekusi Mati di Arab Saudi Turun 85 Persen pada 2020

Klaim Revisi Hukumnya, Eksekusi Mati di Arab Saudi Turun 85 Persen pada 2020

Global
Tim Penyelamat China Gali Lubang Baru untuk Selamatkan Pekerja Tambang Emas yang Terjebak

Tim Penyelamat China Gali Lubang Baru untuk Selamatkan Pekerja Tambang Emas yang Terjebak

Global
Berakhirnya Transisi Kekuasaan Damai AS di Tangan Donald Trump

Berakhirnya Transisi Kekuasaan Damai AS di Tangan Donald Trump

Global
Kurang dari 24 Jam Lagi Lengser, Trump Masih Mengomel Dia Menang Pilpres AS

Kurang dari 24 Jam Lagi Lengser, Trump Masih Mengomel Dia Menang Pilpres AS

Global
Trump Cetak Angka Kepuasan Terendah, Hanya 34 Persen Jelang Lengser

Trump Cetak Angka Kepuasan Terendah, Hanya 34 Persen Jelang Lengser

Global
Presiden Ghana Peringatkan Sistem Kesehatan Akan Overload seiring Masuknya Varian Baru Covid-19

Presiden Ghana Peringatkan Sistem Kesehatan Akan Overload seiring Masuknya Varian Baru Covid-19

Global
Daftar Aturan yang Dihapus Joe Biden Setelah Pelantikan Presiden AS

Daftar Aturan yang Dihapus Joe Biden Setelah Pelantikan Presiden AS

Global
7 Hari Terakhir Kasus Baru Covid-19 AS Turun 11 Persen

7 Hari Terakhir Kasus Baru Covid-19 AS Turun 11 Persen

Global
Rilis Pesan Perpisahan, Melania Trump Ajak Warga AS untuk Pilih Cinta Bukan Benci

Rilis Pesan Perpisahan, Melania Trump Ajak Warga AS untuk Pilih Cinta Bukan Benci

Global
Batu Kandung Kemih 400 Gram Dikeluarkan dari Perut Seorang Wanita, Bisa Kejutkan Dunia Medis

Batu Kandung Kemih 400 Gram Dikeluarkan dari Perut Seorang Wanita, Bisa Kejutkan Dunia Medis

Global
Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Bavaria, Jerman

Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Bavaria, Jerman

Global
Berkenalan dengan Pemuda 22 Tahun Lewat Tinder, Wanita 50 Tahun Ini Mantap Menikah

Berkenalan dengan Pemuda 22 Tahun Lewat Tinder, Wanita 50 Tahun Ini Mantap Menikah

Global
Kisah Perang: 6 Meriam Terbesar yang Pernah Dipakai Bertempur

Kisah Perang: 6 Meriam Terbesar yang Pernah Dipakai Bertempur

Global
komentar
Close Ads X