Warga AS Menerima Paket Benih Misterius Diduga Dikirim dari China Tanpa Diminta

Kompas.com - 15/08/2020, 18:16 WIB
USDA mengatakan bahwa paket benih yang tidak diminta tampaknya berasal dari China. Washington Departement of Agriculture Via Daily Mail USDA mengatakan bahwa paket benih yang tidak diminta tampaknya berasal dari China.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) telah mengidentifikasi beberapa benih yang dikirim dari China tanpa diminta ke ratusan orang Amerika.

Laporan yang dilansir dari Daily Mail pada Minggu (2/8/2020), paket misteri benih telah diterima oleh warga Amerika di semua 50 negara bagian.

Pihak berwenang menyarankan paket yang dikirim tanpa diminta itu digolongkan sebagai bagian dari penipuan.

Pejabat telah memperingatkan orang Amerika untuk tidak menanam benih, di tengah kekhawatiran bahwa beberapa benih mungkin adalah spesies jenis invasif yang dapat menghancurkan tanaman dan serangga lokal.

Baca juga: Taiwan Beli Jet Tempur F-16 dari AS, China Berang

Osama El-Lissy, bagian dari program perlindungan tanaman dari Layanan Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Tanaman USDA, mengatakan mereka telah mengidentifikasi lebih dari puluhan spesies tanaman di antara sampel yang telah mereka uji sejauh ini.

Ada 14 spesies benih yang berbeda yang telah diidentifikasi, termasuk mustard, kubis, morning glory, dan beberapa rempah, seperti mint, sage, rosemary, lavender. Kemudian, benih lain seperti bunga sepatu dan mawar.

"Ini hanyalah sebagian dari sampel yang telah kami kumpulkan sejauh ini," ujar El-Lissy.

USDA telah meminta semua pihak yang menerima untuk melaporkan paket benih tersebut ke pihak berwajib, dan tidak perbolehkan untuk menanamnya.

Baca juga: Sayap Ayam Beku Impor dari Brasil Terlacak Positif Virus Corona di China

Pekan ini, USDA mengumumkan bahwa paket benih yang tidak diminta itu "tampaknya berasal dari China".

Layanan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tanaman (APHIS) USDA bekerja sama dengan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Keamanan Dalam Negeri, dan lembaga-lembaga lainnya, sedang menyelidiki benih dan situasinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X