Kompas.com - 13/08/2020, 21:20 WIB
Seekor kecoa terlihat hinggap di lengan kiri Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, saat pidato di Provinsi Bohol, Rabu (8/5/2019). YOUTUBE / THE STRAITS TIMESSeekor kecoa terlihat hinggap di lengan kiri Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, saat pidato di Provinsi Bohol, Rabu (8/5/2019).

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte disebut bakal disuntuk vaksin Covid-19 buatan Rusia pada Mei tahun depan, di mana dia sempat menyatakan ketertarikan.

Kepada awak media, juru bicara presiden Harry Roque menyatakan uji coba itu bisa dilakukan setelah vaksin mendapatkan lampu hijau dari badan pengawas obat setempat.

Roque menjelaskan, panel berisi para pakar bakal menganalisis hasil uji klinis vaksin Covid-19 di fase pertama dan fase kedua bulan depan.

Baca juga: Duterte Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 dari Rusia

Dia menegaskan bahwa Filipina siap bekerja dengan Rusia untuk menemukan obat menyembuhkan virus corona, dilaporkan Russian Today Kamis (13/8/2020).

"Seperti yang kami katakan, Filipina siap berkoordinasi terkait uji klinis, suplai dan produksi vaksin, selama berada dalam koridor hukum yang berlaku," kata dia.

Pada awal pekan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa "Negeri Beruang Merah" jadi negara pertama yang mendaftarkan vaksin virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menuturkan obat tersebut berfungsi dengan cukup baik, di mana Putin mengklaim salah satu putrinya menjadi sukarelawan.

Alexander Ginzburg, Kepala Institut Gamaleya selaku pengembang "Sputnik V", nama obat itu, mengaku obat tersebut belum mencapai fase tiga maupun peer-review.

Namun pada Senin (10/8/2020), Duterte menyatakan "gembira" dengan pengumumkan Sputnik V. Bahkan dia siap menjadi relawan.

“Ketika vaksinnya tiba, saya akan menyuntikkannya di depan publik. Biarkan saya menjadi yang pertama, tidak apa-apa,” ujar presiden berjuluk Digong itu.

Pada Rabu (12/8/2020), Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire menerangkan dia akan bertemu dengan perwakilan Institut Gamaleya.

Pertemuan tersebut bakal membahas mengenai kemungkinan Manila bisa mengujicobakan juga vaksin Covid-19 itu di tempat mereka.

Baca juga: Keterujian Rendah, Vaksin Virus Corona Asal Rusia Miliki Beragam Efek Samping

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Global
Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Global
Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Global
Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Global
Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Global
PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

Global
Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Global
Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Global
Mengenang Panggung Terakhir John Lennon, Berduet dengan Elton John

Mengenang Panggung Terakhir John Lennon, Berduet dengan Elton John

Global
Mengenal Barbados, Persemakmuran Inggris yang Pisah jadi Republik

Mengenal Barbados, Persemakmuran Inggris yang Pisah jadi Republik

Global
Video Penumpang Gelap Ditemukan Hidup di Ruang Roda Pendaratan, Buat Netizen Terkejut

Video Penumpang Gelap Ditemukan Hidup di Ruang Roda Pendaratan, Buat Netizen Terkejut

Global
Khawatir Omicron, Belanda Mulai Berlakukan Pembatasan Lebih Ketat

Khawatir Omicron, Belanda Mulai Berlakukan Pembatasan Lebih Ketat

Global
Joystick Raksasa 9 Kaki Masuk Rekor Dunia, Bagaimana Cara Memainkannya?

Joystick Raksasa 9 Kaki Masuk Rekor Dunia, Bagaimana Cara Memainkannya?

Global
Cegah Bahaya Tertabrak, UU Baru Dewan Australia Barat Larang Kucing ke Luar Rumah

Cegah Bahaya Tertabrak, UU Baru Dewan Australia Barat Larang Kucing ke Luar Rumah

Global
Boeing 737 Tabrak Kawanan Burung Saat Akan Mendarat, Bangkai dan Darah Berceceran di Bodi Pesawat

Boeing 737 Tabrak Kawanan Burung Saat Akan Mendarat, Bangkai dan Darah Berceceran di Bodi Pesawat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.