Jelang Pemilu, Selandia Baru Terapkan Siaga 2 karena Kasus Covid-19 Baru

Kompas.com - 12/08/2020, 09:19 WIB
PM Selandia Baru Jacinda Ardern saat berbicara di konferensi pers yang digelar bersama PM Australia Scott Morrison, di Admiralty House, Sydney, Australia, 28 Februari 2020. REUTERS/LOREN ELLIOTTPM Selandia Baru Jacinda Ardern saat berbicara di konferensi pers yang digelar bersama PM Australia Scott Morrison, di Admiralty House, Sydney, Australia, 28 Februari 2020.

WELLINGTON, KOMPAS.com – Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan Kota Auckland akan beralih ke pembatasan Level Siaga 3 mulai Rabu (12/8/2020).

Itu karena di kota tersebut ditemukan empat kasus virus corona baru.  Pembatasan di Auckland akan diterapkan selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat (14/8/2020).

Di Auckland, orang harus menjauh dari pekerjaan dan sekolah. Pertemuan yang melibatkan lebih dari 10 orang akan kembali dibatasi.

Ardern juga mengatakan seluruh Selandia Baru akan memasuki Level Siaga 2 selama tiga hari mulai Rabu.

Selandia Baru memiliki sistem pembatasan hingga Level Siaga 4 sebagaimana dilansir dari The Straits Times, Rabu (12/8/2020).

Baca juga: Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Menurutnya hal itu akan memberikan cukup waktu untuk menilai situasi, mengumpulkan informasi, dan memastikan ada pelacakan kontak yang meluas.

Padahal, Selandia Baru akan menggelar pemilihan umum pada 19 September, di mana Ardern diharapkan dapat menang lagi menurut jajak pendapat.

Tapi dengan ditemukannya kasus virus corona baru di negara tersebut bisa saja menjadi bumerang bagi pemerintah.

Ardern mengatakan dia belum mempertimbangkan dampak dari pembatasan tersebut pada hasil pemungutan suara.

Baca juga: 100 Hari Tanpa Penularan Lokal Virus Corona di Selandia Baru

Kampanye selama beberapa hari ke depan tidak akan berlangsung di Auckland.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemunduran Palestina Sejak Intifada Kedua pada Tahun 2000

Kemunduran Palestina Sejak Intifada Kedua pada Tahun 2000

Global
Ketagihan Pornografi Sejak Umur 10 Tahun, Remaja Ini Berusaha Keras Menghilangkannya

Ketagihan Pornografi Sejak Umur 10 Tahun, Remaja Ini Berusaha Keras Menghilangkannya

Global
Makna Dibalik 'Background' Pemimpin Dunia yang Pidato saat Sidang Umum PBB

Makna Dibalik "Background" Pemimpin Dunia yang Pidato saat Sidang Umum PBB

Global
Indonesia dalam Sidang Umum PBB: Vanuatu Jangan Ikut Campur Urusan Papua

Indonesia dalam Sidang Umum PBB: Vanuatu Jangan Ikut Campur Urusan Papua

Global
Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Beri Dukungan pada Trump

Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Beri Dukungan pada Trump

Global
Mahathir Tak Ingin Mencalonkan Diri karena Dia Bakal Berumur 98 Tahun di Pemilu Malaysia Selanjutnya

Mahathir Tak Ingin Mencalonkan Diri karena Dia Bakal Berumur 98 Tahun di Pemilu Malaysia Selanjutnya

Global
Michael Jackson Diyakini Pernah Bertemu Almarhum Presiden Zimbabwe Robert Mugabe pada 1998

Michael Jackson Diyakini Pernah Bertemu Almarhum Presiden Zimbabwe Robert Mugabe pada 1998

Global
Kecelakaan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 16 Orang

Kecelakaan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 16 Orang

Global
Azerbaijan dan Armenia Bentrok, Turki: Yerevan Hambatan bagi Perdamaian

Azerbaijan dan Armenia Bentrok, Turki: Yerevan Hambatan bagi Perdamaian

Global
Pembunuh 20 Orang di India Suap Polisi Rp 10 Miliar agar Dibebaskan

Pembunuh 20 Orang di India Suap Polisi Rp 10 Miliar agar Dibebaskan

Global
Korea Utara Lakukan Pencarian Terpisah dengan Selatan untuk Temukan Jenazah Pejabat yang Ditembak Tentaranya

Korea Utara Lakukan Pencarian Terpisah dengan Selatan untuk Temukan Jenazah Pejabat yang Ditembak Tentaranya

Global
Survei Sebut Warga AS Nilai Kinerja Pemerintahnya dalam Atasi Pandemi Covid-19 Buruk

Survei Sebut Warga AS Nilai Kinerja Pemerintahnya dalam Atasi Pandemi Covid-19 Buruk

Global
Makin Memanas dengan Azerbaijan, Karabakh dan Armenia Umumkan Pengerahan Militer

Makin Memanas dengan Azerbaijan, Karabakh dan Armenia Umumkan Pengerahan Militer

Global
Guru di Sekolah untuk Anak dengan Kesulitan Emosi Ini Mengaku Berhubungan Seks dengan Muridnya

Guru di Sekolah untuk Anak dengan Kesulitan Emosi Ini Mengaku Berhubungan Seks dengan Muridnya

Global
Vaksin Covid-19 Berbahan Hati Hiu, Ahli Konservasi: Bencana Bagi Hiu dan Manusia

Vaksin Covid-19 Berbahan Hati Hiu, Ahli Konservasi: Bencana Bagi Hiu dan Manusia

Global
komentar
Close Ads X