Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Kompas.com - 11/08/2020, 18:30 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam Hari Kemerdekaan yang berlangsung di Mount Rushmore, Keystone, South Dakota, pada 3 Juli 2020. AFP PHOTO/SAUL LOEBPresiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam Hari Kemerdekaan yang berlangsung di Mount Rushmore, Keystone, South Dakota, pada 3 Juli 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump membantah laporan adanya upaya agar wajahnya bisa dipahat di Mount Rushmore, bersama para presiden pendahulu.

Berdasarkan pemberitaan New York Times, seorang pejabat mendatangi kantor Gubernur South Dakota, Kristi Noem, pada tahun lalu.

Dikatakan si pejabat berusaha mencari tahu "proses resmi" terkait memahat wajah Trump di Mount Rushmore, yang dihuni empat presiden legendaris AS.

Baca juga: Trump Sebut Flu Spanyol 1917 yang Hentikan Perang Dunia II

Dalam kicauannya di Twitter, presiden ke-45 AS itu menyebut laporan The Times itu "fake news", seraya mengklaim sejumlah pencapaian selama menjabat.

"Tidak pernah meminta hal seperti itu. Meski, sudah mencapai banyak hal selama 3,5 tahun terakhir, bahkan lebih dari presiden lain," klaimnya.

"Sepertinya ide yang bagus buat saya (dipahat di Mount Rushmore)," lanjut Trump sebagaimana diberitakan Sky News Senin (10/8/2020).

Sebelumnya, sang presiden memunculkan spekulasi dengan menyejajarkan wajahnya di samping pahatan wajah George Washington, Thomas Jefferson, Theodore Roosevelt, dan Abraham Lincoln.

Merujuk pada laporan Argus Leader, Noem mengklaim pada 2018, Trump sempat mengungkapkan "impian" agar wajahnya bisa dipahat di taman nasional itu.

Noem saat itu mengungkapkan, dia pertama kali bertemu Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, atau sebelum dia menjabat sebagai gubernur pada Januari 2019.

Gubernur berusia 48 tahun tersebut menuturkan awalnya Trump mengajak berjabat tangan, di mana Noem mengatakan Trump harus berkunjung ke South Dakota.

"Ia kemudian menjawab 'Apakah Anda tahu, impian saya adalah wajah saya dipahatkan di Mount Rushmore'," tutur presiden dari Partai Republik itu.

Noem kemudian tertawa mendengar jawaban tersebut karena mengiranya hanya bercanda. "Dia tidak tertawa. Jadi dia sangat serius," jelasnya.

Noem sendiri melalui juru bicaranya, Ian Fury, menyebut artikel The Times "aneh dan bermaksud menciptakan intrik di pemerintahan".

Baca juga: Tak ke Bunker Saat Terjadi Penembakan, Trump Diungsikan ke Mana?


Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 'Pemulung' 5 Hari Tertimbun Longsoran Sampah Setinggi 30 Meter di India

Bocah "Pemulung" 5 Hari Tertimbun Longsoran Sampah Setinggi 30 Meter di India

Global
Pilpres AS 2020: Siapa Capres Idaman China, Iran, dan Rusia?

Pilpres AS 2020: Siapa Capres Idaman China, Iran, dan Rusia?

Global
Kisah Pulau Paling Terpencil di Dunia, Tak Terjamah Virus Corona dan Bisa Dengar Suara Rumput

Kisah Pulau Paling Terpencil di Dunia, Tak Terjamah Virus Corona dan Bisa Dengar Suara Rumput

Global
Seorang Anak 11 Tahun Bunuh Diri Diduga karena Game Online 'Tantangan Horor'

Seorang Anak 11 Tahun Bunuh Diri Diduga karena Game Online "Tantangan Horor"

Global
Kisah Misteri: Peter Stumpp, Manusia Serigala dari Bedburg

Kisah Misteri: Peter Stumpp, Manusia Serigala dari Bedburg

Global
Akan Pulang ke Rusia, Alexei Navalny Ancam Putin

Akan Pulang ke Rusia, Alexei Navalny Ancam Putin

Global
Di Luar Dugaan, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Benua Afrika Lebih Rendah dari Lainnya

Di Luar Dugaan, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Benua Afrika Lebih Rendah dari Lainnya

Global
Format Debat Capres AS Akan Diganti, Ini Tanggapan Timses Trump dan Biden

Format Debat Capres AS Akan Diganti, Ini Tanggapan Timses Trump dan Biden

Global
Debat Pertama Pilpres AS Kacau, Formatnya Akan Diganti

Debat Pertama Pilpres AS Kacau, Formatnya Akan Diganti

Global
Biden Sebut 'Insya Allah' Saat Tanggapi Masalah Pajak Trump dalam Debat Capres AS Pertama

Biden Sebut "Insya Allah" Saat Tanggapi Masalah Pajak Trump dalam Debat Capres AS Pertama

Global
Keracunan Novichok, Alexei Navalny Tuduh Putin Dalangnya

Keracunan Novichok, Alexei Navalny Tuduh Putin Dalangnya

Global
Inggris Akan Langgar Ketentuan Brexit, Uni Eropa Tempuh Jalur Hukum

Inggris Akan Langgar Ketentuan Brexit, Uni Eropa Tempuh Jalur Hukum

Global
Seorang Wanita Muslim Hamil Diinjak dan Ditinju di Kafe oleh Seorang Pria Islamofobia

Seorang Wanita Muslim Hamil Diinjak dan Ditinju di Kafe oleh Seorang Pria Islamofobia

Global
Pengakuan 'Twitter Killer', Bunuh 9 Orang via Media Sosial dan Mutilasi Korbannya

Pengakuan "Twitter Killer", Bunuh 9 Orang via Media Sosial dan Mutilasi Korbannya

Global
Dubes RI Hajriyanto: Krisis Mengubah Budaya Politik di Lebanon

Dubes RI Hajriyanto: Krisis Mengubah Budaya Politik di Lebanon

Global
komentar
Close Ads X