Pengusaha Ini Pesan Masker Termahal di Dunia Seharga Rp 22 Miliar, Bertakhtakan Emas dan Berlian

Kompas.com - 10/08/2020, 18:21 WIB
Masker emas yang dibeli pengusaha India bernama Shankar Kurhade (48), harganya 4.000 dollar AS atau sekitar Rp 57 juta (kurs Rp 14.400). Kurhade mengklaim masker emas ini seberat 50 gram. Foto diambil pada 4 Juli 2020. REUTERSMasker emas yang dibeli pengusaha India bernama Shankar Kurhade (48), harganya 4.000 dollar AS atau sekitar Rp 57 juta (kurs Rp 14.400). Kurhade mengklaim masker emas ini seberat 50 gram. Foto diambil pada 4 Juli 2020.

MOTZA, KOMPAS.com – Perusahaan perhiasan Israel, Yvel, tengah mengerjakan masker yang diklaim sebagai masker paling mahal di dunia dan dibanderol sekitar 1,5 juta dollar AS (Rp 22 miliar).

Masker tersebut akan dibuat dari emas putih 18 karat yang dilapisi 3.600 berlian putih dan hitam sebagaimana dilansir dari Associated Press, Minggu (9/8/2020).

Pemilik Yvel, Isaac Levy, mengatakan bahwa atas permintaan pembeli, masker tersebut juga akan dilengkapi filter N99.

Levy mengatakan pembelinya memiliki dua tuntutan yakni masker tersebut harus selesai pada akhir tahun dan harus menjadi masker paling mahal di dunia.

Baca juga: [VIDEO] Tajir Melintir, Pria di India Ini Pakai Masker Emas untuk Tangkal Virus Corona

Dia menolak untuk mengungkapkan identitas pembeli. Namun dia mengatakan permbelinya adalah seorang pengusaha Tionghoa yang tinggal di AS.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat pandemi virus corona, negara-negara di seluruh dunia mulai mewajibkan rakyatnya untuk memakai masker.

Kebijakan tersebut diambul untuk menekan penyebaran virus corona yang semakin masif di seluruh dunia.

Tetapi dengan berat 270 gram, hampir 100 kali lipat lebih berat dari masker bedah biasa, masker tersebut tidak mungkin menjadi aksesori praktis untuk dipakai.

Baca juga: Orang Kaya India Beli Masker Emas, Harganya Setara 11.400 Porsi Sempol

Dalam sebuah wawancara di pabriknya di dekat Yerusalem, Levy memamerkan beberapa masker yang dilapisi berlian.

“Uang mungkin tidak bisa membeli segalanya, tetapi jika itu bisa membeli masker yang sangat mahal dan lelaki itu ingin memakainya dan berjalan-jalan dan mendapatkan perhatian, dia seharusnya senang dengan itu,” kata Levy.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Foto Putri Latifa, Anak Syekh Dubai yang Disekap Keluarga, Muncul sedang Liburan di Madrid

Foto Putri Latifa, Anak Syekh Dubai yang Disekap Keluarga, Muncul sedang Liburan di Madrid

Global
Setelah Covid-19 Berakhir, Penyakit Ini Mungkin Jadi Ancaman Selanjutnya

Setelah Covid-19 Berakhir, Penyakit Ini Mungkin Jadi Ancaman Selanjutnya

Global
Skandal Kontaminasi Darah 1970-an yang Tewaskan Puluhan Murid di Inggris Dibuka Kembali

Skandal Kontaminasi Darah 1970-an yang Tewaskan Puluhan Murid di Inggris Dibuka Kembali

Global
Wabah Tikus Melanda Australia, Ratusan Napi Dievakuasi dari Penjara

Wabah Tikus Melanda Australia, Ratusan Napi Dievakuasi dari Penjara

Global
Pemimpin Baru Iran Bersikeras Tidak Mau Negosiasi dengan AS Soal Nuklir

Pemimpin Baru Iran Bersikeras Tidak Mau Negosiasi dengan AS Soal Nuklir

Global
Menteri Luar Negeri Baru Israel Akan Lakukan Kunjungan Pertama ke UEA

Menteri Luar Negeri Baru Israel Akan Lakukan Kunjungan Pertama ke UEA

Global
Sebuah Buku Ungkap Trump Pernah Ingin Pindahkan Warga AS yang Terinfeksi Covid-19 ke Teluk Guantanamo

Sebuah Buku Ungkap Trump Pernah Ingin Pindahkan Warga AS yang Terinfeksi Covid-19 ke Teluk Guantanamo

Global
Perusahaan Negara Myanmar di Sektor Permata dan Kayu Kena Sanksi Baru Uni Eropa

Perusahaan Negara Myanmar di Sektor Permata dan Kayu Kena Sanksi Baru Uni Eropa

Global
Rusia dan Junta Militer Myanmar Nyatakan Komitmen Perkuat Hubungan Dua Negara

Rusia dan Junta Militer Myanmar Nyatakan Komitmen Perkuat Hubungan Dua Negara

Global
WHO: Puluhan Negara Miskin Kehabisan Dosis Vaksin Covid-19

WHO: Puluhan Negara Miskin Kehabisan Dosis Vaksin Covid-19

Global
Biden Umumkan Daftar Negara yang Dapat Vaksin Covid-19 AS, Termasuk Indonesia

Biden Umumkan Daftar Negara yang Dapat Vaksin Covid-19 AS, Termasuk Indonesia

Global
POPULER GLOBAL: “Armada Hantu” Iran Jual Minyak ke China | Pria Kaget Anaknya Ternyata Pamannya

POPULER GLOBAL: “Armada Hantu” Iran Jual Minyak ke China | Pria Kaget Anaknya Ternyata Pamannya

Global
Biografi Tokoh Dunia: Robert Schuman, Bapak Eropa dan Perintis Perdamaian yang Mendunia

Biografi Tokoh Dunia: Robert Schuman, Bapak Eropa dan Perintis Perdamaian yang Mendunia

Internasional
Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

Global
Puluhan Anjing Diselamatkan Aktivis Sebelum Jadi Hidangan di Festival Daging Anjing di China

Puluhan Anjing Diselamatkan Aktivis Sebelum Jadi Hidangan di Festival Daging Anjing di China

Global
komentar
Close Ads X