Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gempa Bumi Terkuat dalam Lebih dari 1 Abad Guncang North Carolina AS

Kompas.com - 10/08/2020, 07:38 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

SPARTA, KOMPAS.com - Gempa terkuat dalam 100 tahun terakhir mengguncang Negara Bagian North Carolina, Amerika Serikat (AS) pada Minggu (9/8/2020) waktu setempat.

Layanan Cuaca Nasional di Greenville mengatakan, gempa berkekuatan 5,1 magnitudo ini terjadi pada pukul 08.07, menyusul gempa kecil yang terjadi beberapa jam sebelumnya.

Tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka serius, tetapi ada beberapa kerusakan bangunan di Sparta termasuk retakan.

Baca juga: Terjadi Gempa di Los Angeles, Konsulat RI Sebut Tidak Ada WNI Jadi Korban

Foto-foto yang beredar di media sosial juga menunjukkan barang-barang berjatuhan dari rak toko bahan makanan.

Badan Pengamat Geologi AS (USGS) di situs webnya menerangkan, kemungkinan akan ada satu atau lebih gempa susulan minggu depan.

Selain itu, ada peluang 45 persen gempa bumi berkekuatan 3 magnitudo atau lebih bakal mengguncang wilayah itu lagi.

Baca juga: Gempa Bermagnitudo 7.8 Hantam Alaska, Berpotensi Tsunami

Namun peluang bagi gempa susulan yang sama kuatnya pada gempa Minggu atau lebih besar, adalah sekitar 1 persen.

Alleghani County yang mencakup wilayah Sparta langsung mengumumkan keadaan darurat pada Minggu sore.

Salah seorang penduduk bernama Michael Hull menceritakan peristiwa tersebut. Saat itu ia sedang berdiri di halaman rumahnya di Sparta, dan tiba-tiba melihat kawanan rusa berlari.

"Tak sampai satu menit (tanah) bergerak menyamping," ujar Hull dikutip dari Associated Press (AP).

"Perlu waktu satu menit untuk menyadar apa yang terjadi, dan Anda tidak langsung menyadarinya.

"Lalu semuanya selesai. Itu sangat keras seperti Tuhan mengguncang gunung, secara harfiah," lanjutnya.

Baca juga: Jepang Luncurkan N700S, Shinkansen Baru yang Tahan Gempa

Kemudian Karen Backer sedang berada di apartemennya di Greensboro, saat mendengar suara yang dikira teman sekamarnya menggedor pintu dapur.

"Ternyata bukan, itu adalah pintu lemari yang 'terbanting' terbuka dan tertutup! Tetangga saya di sisi lain berkata mereka merasa gedung apartemen kami bergetar," ucap Backer.

"Sayangnya, tidak ada yang mengejutkan saya di tahun 2020, tapi badai dan gempa bumi di pekan yang sama itu gila."

Gempa bumi di North Carolina ini adalah yang terkuat melanda negara bagian tersebut sejak 1916, ketika gempa berkekuatan 5,5, magnitudo terjadi di dekat Skyland, kata dinas cuaca.

Pusat gempa berada sekitar 4 kilometer di tenggara Sparta, tepat di sebelah perbatasan Virginia-North Carolina, menurut keterangan dari badan pengamat geologi.

Lebih lanjut USGS menerangkan, populasi di wilayah terdampak gempa bumi tinggal di bangunan-bangunan "yang tahan guncangan gempa, meski ada bangunan yang rentan".

Gempa itu juga dirasakan di negara-negara bagian sekitarnya termasuk Virgunia, South Carolina, dan Tennessee.

Baca juga: Gempa 7,4 Magnitudo Guncang Selandia Baru, Sempat Muncul Peringatan Tsunami

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

7 Tahun Dikira Jantan, Kuda Nil di Jepang Ini Ternyata Betina

7 Tahun Dikira Jantan, Kuda Nil di Jepang Ini Ternyata Betina

Global
Perusahaan Asuransi AS Ungkap Pencurian Data Kesehatan Pribadi Warga AS dalam Jumlah Besar

Perusahaan Asuransi AS Ungkap Pencurian Data Kesehatan Pribadi Warga AS dalam Jumlah Besar

Global
China Kecam AS karena Tuduh Beijing Pasok Komponen ke Rusia untuk Perang di Ukraina

China Kecam AS karena Tuduh Beijing Pasok Komponen ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Global
Serangan Udara Rusia di Odessa Ukraina Lukai 9 Orang Termasuk 4 Anak

Serangan Udara Rusia di Odessa Ukraina Lukai 9 Orang Termasuk 4 Anak

Global
AS Klaim Tak Terapkan Standar Ganda soal Israel dan HAM, Apa Dalihnya?

AS Klaim Tak Terapkan Standar Ganda soal Israel dan HAM, Apa Dalihnya?

Global
Kecelakaan 2 Helikopter Malaysia Jatuh Terjadi Usai Rotornya Bersenggolan

Kecelakaan 2 Helikopter Malaysia Jatuh Terjadi Usai Rotornya Bersenggolan

Global
Kata Raja dan PM Malaysia soal Tabrakan 2 Helikopter Angkatan Laut yang Tewaskan 10 Orang

Kata Raja dan PM Malaysia soal Tabrakan 2 Helikopter Angkatan Laut yang Tewaskan 10 Orang

Global
Arab Saudi Jadi Ketua Komisi Perempuan, Picu Kecaman Pegiat HAM

Arab Saudi Jadi Ketua Komisi Perempuan, Picu Kecaman Pegiat HAM

Global
Malaysia Minta Video Tabrakan 2 Helikopter Angkatan Laut Tak Disebarluaskan

Malaysia Minta Video Tabrakan 2 Helikopter Angkatan Laut Tak Disebarluaskan

Global
Puluhan Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Ditangkap di Kampus-kampus AS

Puluhan Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Ditangkap di Kampus-kampus AS

Global
Rangkuman Hari Ke-789 Serangan Rusia ke Ukraina: Situasi Garis Depan Ukraina | Perjanjian Keamanan

Rangkuman Hari Ke-789 Serangan Rusia ke Ukraina: Situasi Garis Depan Ukraina | Perjanjian Keamanan

Global
Secara Ekonomi, Cukup Kuatkah Iran Menghadapi Perang dengan Israel?

Secara Ekonomi, Cukup Kuatkah Iran Menghadapi Perang dengan Israel?

Internasional
AS Tak Mau Disebut Terapkan Standar Ganda pada Rusia dan Israel

AS Tak Mau Disebut Terapkan Standar Ganda pada Rusia dan Israel

Global
Serangan Israel ke Iran Sengaja Dibatasi Cakupannya

Serangan Israel ke Iran Sengaja Dibatasi Cakupannya

Global
Unilever Tarik Kembali Produk Magnum Almond Terkait Kontaminasi Plastik dan Logam di Inggris dan Irlandia

Unilever Tarik Kembali Produk Magnum Almond Terkait Kontaminasi Plastik dan Logam di Inggris dan Irlandia

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com