Tokoh Terkemuka Afghanistan Sepakat Bebaskan 400 Milisi Taliban, Ada Apa?

Kompas.com - 09/08/2020, 17:32 WIB
Pasukan Taliban di Afghanistan berjalan untuk merayakan gencatan senjata pada hari kedua Idul Fitri di pinggiran Jalalabad pada Sabtu (16/6/2018). (AFP/Noorullah Shirzada) Pasukan Taliban di Afghanistan berjalan untuk merayakan gencatan senjata pada hari kedua Idul Fitri di pinggiran Jalalabad pada Sabtu (16/6/2018). (AFP/Noorullah Shirzada)

KABUL, KOMPAS.com – Ribuan tokoh terkemuka Afghanistan pada Minggu (9/8/2020) menyetujui pembebasan sekitar 400 anggota Taliban yang ditahan.

Di antara para tahanan tersebut ada banyak anggota Taliban yang terlibat dalam serangan yang menewaskan sejumlah warga Afghanistan dan orang asing.

Resolusi yang merekomendasikan pembebasan para tahanan disahkan pada akhir hari Loya Jirga sebagaimana dilansir dari Al Arabiya, Minggu.

Loya Jirga adalah pertemuan tradisional para tetua suku di Afghanistan dan pemangku kepentingan lainnya yang terkadang diadakan untuk memutuskan masalah kontroversial.

Baca juga: Serangan Berdarah ISIS di Afghanistan, 29 Tewas dan Ratusan Tahanan Kabur

Salah satu anggota dalam pertemuan tersebut mengatakan keputusan tersebut diambil agar bisa memulai pembicaraan damai antara Pemerintah Afghanistan dan kelompok Taliban.

"Untuk menghentikan pertumpahan darah dan untuk kebaikan publik, Loya Jirga menyetujui pembebasan 400 tahanan seperti yang diminta oleh Taliban," kata dia.

Resolusi dalam Loya Jirga menyebutkan setiap warga negara asing di antara para tahanan harus diserahkan ke negara masing-masing.

“Keputusan Loya Jirga telah menghilangkan alasan dan hambatan terakhir dalam perjalanan menuju perundingan damai. Kami berada di ambang pembicaraan damai,” kata Abdullah, yang ditunjuk oleh pemerintah Afghanistan untuk memimpin perundingan dengan Taliban.

Baca juga: ISIS Mengebom dan Serang Penjara di Afghanistan, Tahanan Kabur Massal

Nasib para tahanan telah menjadi hambatan penting dalam mengadakan pembicaraan damai antara Pemerintah Afghanistan dan kelompok Taliban yang terus bertikai.

Kedua belah pihak telah berkomitmen untuk menyelesaikan pertukaran tahanan sebelum pembicaraan damai dapat dimulai.

Halaman:

Sumber Al Arabiya
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X