Benarkah Hezbollah Tidak Terlibat dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon?

Kompas.com - 09/08/2020, 10:32 WIB
Bendera Lebanon dan bendera Hezbollah. SHUTTERSTOCKBendera Lebanon dan bendera Hezbollah.

BEIRUT, KOMPAS.com - Ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8/2020), masih menjadi tanda tanya dan perdebatan tetang sebab yang melatari terjadinya tragedi yang menewaskan 100 orang lebih dan 5.000 orang luka-luka.

Spekulasi bermunculan soal penyebab yang terjadi, mulai dari kelalaian dalam penyimpanan dan pengawasan yang tepat terhadap ratusan ton amonium nitrat, kepemimpinan korup yang mengesampingkan keselamatan masyarakat, hingga teori keterlibatan kelompok teroris.

Masih santer terdengar kelompok pasukan perang Israel dan Hezbollah yang menduduki Lebanon, merupakan aktor di balik bencana kemanusian dan disusul bencana ekonomi di Beirut Selasa lalu.

Melansir The Times of Israel pada Jumat (7/8/2020), Israel membantah spekulasi keterlibatan pihaknya dalam ledakan Beirut. Disusul pernyataan dari kelompok Hezbollah.

Pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah bersikeras mengatakan bahwa Hezbollah maupun Israel tidak terlibat.

Baca juga: Demo Ledakan Beirut, Massa Duduki Kantor Kemenlu Lebanon

"Saya ingin secara mutlak, dengan tegas mengesampingkan apa pun yang menjadi milik kami di pelabuhan (Beirut). Tidak ada senjata, tidak ada rudal, atau bom atau senapan atau bahkan peluru atau amonium nitrat," kata Nasrallah pada Jumat (7/8/2020).

"Tanpa ada yang disembunyikan, tidak ada apa-apa. Tidak sekarang, tidak selamanya," lanjutnya.

Namun, pernyataan dari kelompok Hezbollah tersebut masih belum bisa dipercaya. Merunut kejadian sebelumnya, di mana sebelum ledakan besar itu terjadi, dan setelah Hezbollah meningkatkan ketegangan dengan Israel, Nasrallah telah bersiap untuk menyampaikan suatu pidato kepada negara Lebanon pada Rabu (5/8/2020).

Namun, niat tersebut urung dilakukan setelah secara tiba-tiba ledakan besar terjadi di pelabuhan, yang menjadi pusat pengadaan barang di ibu kota Lebanon dari luar negaranya.

Jauh sebelum kejadian ledakan besar di Beirut, Nasrallah pernah mengancam akan menargetkan kilang kimia dan minyak di pelabuhan Haifa, pelabuhan alami milik Israel di Laut Tengah.

Baca juga: Istri Dubes Belanda Tewas dalam Ledakan Lebanon

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Intelijen Korsel Yakin Pejabat Mereka Tak Dibunuh dan Dibakar atas Perintah Kim Jong Un

Intelijen Korsel Yakin Pejabat Mereka Tak Dibunuh dan Dibakar atas Perintah Kim Jong Un

Global
Kasus 43 Pelajar yang Diculik 6 Tahun Silam, Puluhan Tentara Meksiko Diburu

Kasus 43 Pelajar yang Diculik 6 Tahun Silam, Puluhan Tentara Meksiko Diburu

Global
Trump Resmi Calonkan Barrett Jadi Hakim Agung AS, Biden: Itu Ancaman Bagi Obamacare

Trump Resmi Calonkan Barrett Jadi Hakim Agung AS, Biden: Itu Ancaman Bagi Obamacare

Global
Wanita Ini Kaget Ada 2 Jarum Panjang Menancap di Otak

Wanita Ini Kaget Ada 2 Jarum Panjang Menancap di Otak

Global
Lindungi Anaknya dari Penembakan, Ayah Ini Malah Kehilangan Pekerjaan

Lindungi Anaknya dari Penembakan, Ayah Ini Malah Kehilangan Pekerjaan

Global
Pria di Iran Klaim Punya Kemampuan Telekinetik, Semua Benda Bisa Menempel dengan Kekuatan Pikiran

Pria di Iran Klaim Punya Kemampuan Telekinetik, Semua Benda Bisa Menempel dengan Kekuatan Pikiran

Global
Strategi Kampanye Perubahan Iklim, Patung Lilin Ini Dibiarkan Meleleh

Strategi Kampanye Perubahan Iklim, Patung Lilin Ini Dibiarkan Meleleh

Global
Polisi Setubuhi Selingkuhan di Jam Kerja, Tepergok gara-gara GPS Mobil

Polisi Setubuhi Selingkuhan di Jam Kerja, Tepergok gara-gara GPS Mobil

Global
Rubik Ini Berukuran Sangat Mungil, Namun Harganya Setara 2 iPhone 11

Rubik Ini Berukuran Sangat Mungil, Namun Harganya Setara 2 iPhone 11

Global
Mengaku sebagai Algojo ISIS, Pria Ini Ternyata Berbohong

Mengaku sebagai Algojo ISIS, Pria Ini Ternyata Berbohong

Global
Raih Kemenangan Krusial di Pemilu Sabah, Muhyiddin Perkuat Posisinya Sebagai PM

Raih Kemenangan Krusial di Pemilu Sabah, Muhyiddin Perkuat Posisinya Sebagai PM

Global
Korsel Cari Mayat Pejabat Mereka yang Dibunuh dan Dibakar, Begini Peringatan Korea Utara

Korsel Cari Mayat Pejabat Mereka yang Dibunuh dan Dibakar, Begini Peringatan Korea Utara

Global
Jari Remaja Pencuri di Iran Akan Dipotong, Asosiasi Medis Dunia Mengecam

Jari Remaja Pencuri di Iran Akan Dipotong, Asosiasi Medis Dunia Mengecam

Global
Demonstrasi Tuntut Mundur Presiden Mesir El Sisi, 1 Orang Tewas

Demonstrasi Tuntut Mundur Presiden Mesir El Sisi, 1 Orang Tewas

Global
Gadis Ini Benar-benar Menangis Darah, Dokter Kesulitan Temukan Penyebabnya

Gadis Ini Benar-benar Menangis Darah, Dokter Kesulitan Temukan Penyebabnya

Global
komentar
Close Ads X