Pria di AS Jual Pikap Antik Ini Cuma Seharga Rp 1,1 Juta

Kompas.com - 08/08/2020, 20:12 WIB
Ilustrasi Pikap Chevrolet Keluaran 1957 YOUTUBE POWERNATIONIlustrasi Pikap Chevrolet Keluaran 1957

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com - Seorang pria di Amerika Serikat (AS) rela menjual pikapnya dengan harga 75 dollar AS atau setara Rp 1,1 juta.

Padahal pikap Chevrolet keluaran 1957 tersebut telah dikemudikannya selama 44 tahun lamanya sebagaimana dilansir dari Associated Press, Kamis (6/8/2020).

Bob Sportal dari Prinsburg menyerahkan kunci pikapnya kepada pembelinya, Tom Leenstra, pada bulan lalu.

Leenstra rupanya adalah cucu dari mantan pemilik pikap tersebut, John VanDerVeen, sebelum dimiliki Sportal sebagaimana dilaporkan oleh KARE-TV.

Baca juga: Pindad Maung Lebih Tangguh Melahap Medan Ekstrem ketimbang Pikap 4x4

Sportal mengaku menjual pikapnya tersebut dengan harga yang sama saat dia membeli pikap tersebut dari VanDerVeen.

Dia berusia awal 20-an ketika dia membeli pikap berkarat itu dari seorang pensiunan petani.

Sportal menggunakan pikap tersebut untuk bekerja hingga dia pensiun sekitar lima tahun lalu.

Mulanya, Sportal enggan menjual pikapnya tersebut. Namun akhirnya dia menjualnya juga.

Baca juga: Carry Pikap Dongkrak Penjualan Suzuki di Pertengahan 2020

“Rasanya seperti berkendara dengan kakek saya lagi,” kata Leenstra.

Padahal pikap tersebut kini telah menjadi barang antik dan diburu oleh kolektor dan pencinta otomotif.

Namun Sportal tidak mengindahkan hal tersebut dan tetap menjual pikap itu dengan harga yang sama saat dia membelinya dulu.

"Itu terjadi dalam keluarga, jadi itu yang paling penting," kata Sportal.

Baca juga: Pangsa Pasar Pikap Suzuki Carry Meningkat Selama Pandemi


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Luar Dugaan, China Jalankan lebih dari 380 Fasilitas Penahanan di Xinjiang

Di Luar Dugaan, China Jalankan lebih dari 380 Fasilitas Penahanan di Xinjiang

Global
Rayakan 2.000 Hari Lawan Koalisi Arab Saudi, Houthi Pamer Uang dan Makanan

Rayakan 2.000 Hari Lawan Koalisi Arab Saudi, Houthi Pamer Uang dan Makanan

Global
Mulai Berani Pertanyakan Raja Thailand, Anak Muda Ini Jadi Sorotan

Mulai Berani Pertanyakan Raja Thailand, Anak Muda Ini Jadi Sorotan

Global
Botol Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Gereja telah Dicuri

Botol Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Gereja telah Dicuri

Global
Polisi Vietnam Gerebek 324.000 Kondom Bekas yang Dicuci dan Dijual Lagi

Polisi Vietnam Gerebek 324.000 Kondom Bekas yang Dicuci dan Dijual Lagi

Global
Kim Jong Un Disebut Lolos Upaya Pembunuhan oleh Pengkhianat Korut pada 2018

Kim Jong Un Disebut Lolos Upaya Pembunuhan oleh Pengkhianat Korut pada 2018

Global
Kelompok Pembangkang Arab Saudi Bentuk Partai Politik Oposisi Raja Salman

Kelompok Pembangkang Arab Saudi Bentuk Partai Politik Oposisi Raja Salman

Global
Polisi di India Terungkap Punya Kekayaan Rp 141,2 Triliun

Polisi di India Terungkap Punya Kekayaan Rp 141,2 Triliun

Global
Iran Menuduh Arab Saudi Melimpahkan Tindakan 'Kejahatan', sebagai Balasan Kritikan

Iran Menuduh Arab Saudi Melimpahkan Tindakan "Kejahatan", sebagai Balasan Kritikan

Global
AS Cari Cara untuk Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab Tanpa Melukai Israel

AS Cari Cara untuk Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab Tanpa Melukai Israel

Global
Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki 'Dyatlov Pass'

Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki 'Dyatlov Pass'

Global
Raja Salman Kritik Habis-habisan Iran dalam Pidatonya di Sidang Umum PBB

Raja Salman Kritik Habis-habisan Iran dalam Pidatonya di Sidang Umum PBB

Global
Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS

Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS

Global
Petugas Polisi Ditembak Massa dalam Unjuk Rasa Kasus Pembunuhan Breonna Taylor

Petugas Polisi Ditembak Massa dalam Unjuk Rasa Kasus Pembunuhan Breonna Taylor

Global
Pejabat Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar Korea Utara Saat Hendak Membelot

Pejabat Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar Korea Utara Saat Hendak Membelot

Global
komentar
Close Ads X