[POPULER GLOBAL] Usai Minta Amonium Nitrat Dipindahkan, Kolonel Ini Tewas Misterius | Foto Sebelum dan Sesudah Ledakan Lebanon

Kompas.com - 08/08/2020, 04:52 WIB
Seorang pria memegang lilin dan sebuah kertas bertuliskan Solidaritas dengan Beyrouth pada acara solidaritas untuk tragedi ledakan besar di Beirut, Lebanon, yang digelar di Toulouse, Perancis, Rabu (5/8/2020). Ungkapan duka dan solidaritas mengalir dari berbagai penjuru dunia atas insiden ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020), yang menewaskan lebih dari seratus orang. AFP/REMY GABALDASeorang pria memegang lilin dan sebuah kertas bertuliskan Solidaritas dengan Beyrouth pada acara solidaritas untuk tragedi ledakan besar di Beirut, Lebanon, yang digelar di Toulouse, Perancis, Rabu (5/8/2020). Ungkapan duka dan solidaritas mengalir dari berbagai penjuru dunia atas insiden ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020), yang menewaskan lebih dari seratus orang.

KOMPAS.com - Berita populer dari kanal global sejak Jumat (7/8/2020) sampai Sabtu (8/8/2020) masih didominasi oleh pemberitaan tentang perkembangan kasus ledakan di Pelabuhan Beirut, Lebanon

Mulai dari misteri amonium nitrat, seorang kolonel yang tewas usai meminta bahan kimia itu dipindahkan dari pelabuhan, citra satelit yang menangkap kondisi terkini pelabuhan Beirut sampai respons warga Lebanon bertemu Presiden Perancis Emmanuel Macron. 

Tak ketinggalan juga, ada cerita dari eks kapten kapal Rhosus, yang membawa 2.750 ton amonium nitrat ke Pelabuhan Beirut, yang akhirnya meledak pada Selasa lalu.

Selengkapnya kami hadirkan populer global berikut ini.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Kenapa Amonium Nitrat 6 Tahun Disimpan di Beirut? | Video Viral Ledakan Lebanon, Pengantin Wanita Ini Terempas Saat Sesi Foto Pernikahan

1. Usai Minta Amonium Nitrat Dipindahkan, Kolonel Ini Tewas Misterius

Seorang pejabat Lebanon tewas secara misterius pada 2017 setelah meminta amonium nitrat sebanyak 2.750 ton untuk dipindahkan dari Pelabuhan Beirut pada 2013, menurut dokumen yang dibagikan media Lebanon, Kamis (6/8/2020).

Kolonel Joseph Skaf, kepala divisi pengawasan narkoba di Bea Cukai Lebanon pada 2013, menulis,

"Kami informasikan kepada Anda bahwa divisi ini menerima informasi tentang datangnya kapal Rhosus di Pelabuhan Beirut. Kapal itu memuat amonium nitrat yang biasa digunakan sebagai bahan peledak, sangat berbahaya dan menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat."

Apa yang menjadi penyebab kematian Kolonel Skaf? Simak selengkapnya di sini.

Baca juga: Usai Minta Amonium Nitrat Dipindahkan, Kolonel Ini Tewas Misterius

2. Foto Sebelum dan Sesudah Ledakan Lebanon: Kapal Pesiar Terbalik, Dermaga Hancur

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Bulan Terisolasi di Panti Jompo, Nenek Ini Memohon dapat Bertemu Keluarga Sebelum Meninggal

7 Bulan Terisolasi di Panti Jompo, Nenek Ini Memohon dapat Bertemu Keluarga Sebelum Meninggal

Global
Balas Dendam Diceraikan Suami, Istri Tega Buang 2 Anaknya ke Sungai sampai Tewas

Balas Dendam Diceraikan Suami, Istri Tega Buang 2 Anaknya ke Sungai sampai Tewas

Global
Jusuf Kalla Bertemu Paus Fransiskus, Ini yang Dibahas Selama 70 Menit

Jusuf Kalla Bertemu Paus Fransiskus, Ini yang Dibahas Selama 70 Menit

Global
Ribuan Foto Wanita Bugil Hasil Editan Beredar di Internet, Pakaiannya Dihapus dengan AI

Ribuan Foto Wanita Bugil Hasil Editan Beredar di Internet, Pakaiannya Dihapus dengan AI

Global
Anak Ditinggal 3 Hari di Rumah Ternyata Orang Tuanya Meninggal

Anak Ditinggal 3 Hari di Rumah Ternyata Orang Tuanya Meninggal

Global
Menlu AS ke Jakarta, Pengamat: Untuk Dekati Indonesia Tangkal Pengaruh China

Menlu AS ke Jakarta, Pengamat: Untuk Dekati Indonesia Tangkal Pengaruh China

Global
Menikmati Kerja, 3 WNI di Australia Belum Pensiun di Usia 70 Tahun

Menikmati Kerja, 3 WNI di Australia Belum Pensiun di Usia 70 Tahun

Global
Saad Hariri jadi Perdana Menteri Lebanon Lagi untuk Bentuk Kabinet Reformasi

Saad Hariri jadi Perdana Menteri Lebanon Lagi untuk Bentuk Kabinet Reformasi

Global
Ucapan Paus Fransiskus Soal Ikatan Sipil Sesama Jenis Tuai Kontroversi Dunia

Ucapan Paus Fransiskus Soal Ikatan Sipil Sesama Jenis Tuai Kontroversi Dunia

Global
Putin: Korban Tewas Perang Azerbaijan-Armenia Hampir 5.000 Orang

Putin: Korban Tewas Perang Azerbaijan-Armenia Hampir 5.000 Orang

Global
Campuri Pilpres AS, Sejumlah Entitas Iran Kena Sanksi

Campuri Pilpres AS, Sejumlah Entitas Iran Kena Sanksi

Global
China Izinkan Lansia 70 Tahun ke Atas Ajukan Pembuatan SIM

China Izinkan Lansia 70 Tahun ke Atas Ajukan Pembuatan SIM

Global
Diguncang Kemelut Politik, PM Malaysia Akan Terapkan Darurat Nasional

Diguncang Kemelut Politik, PM Malaysia Akan Terapkan Darurat Nasional

Global
Menlu AS Mike Pompeo Akan Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Menlu AS Mike Pompeo Akan Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Global
2 Wanita Penusuk Perempuan Berjilbab di Menara Eiffel Dijerat Pasal Berlapis

2 Wanita Penusuk Perempuan Berjilbab di Menara Eiffel Dijerat Pasal Berlapis

Global
komentar
Close Ads X