8 Pasien Covid-19 di RS India Tewas karena Terbakar

Kompas.com - 06/08/2020, 19:14 WIB
Petugas polisi dan kerabat berdiri di luar rumah sakit tempat kebakaran terjadi di dalam Unit Perawatan Intensif (ICU) yang merawat pasien yang terinfeksi penyakit virus corona (Covid-19) di Ahmedabad, India, 6 Agustus 2020. REUTERS/Stringer via Al JazeeraPetugas polisi dan kerabat berdiri di luar rumah sakit tempat kebakaran terjadi di dalam Unit Perawatan Intensif (ICU) yang merawat pasien yang terinfeksi penyakit virus corona (Covid-19) di Ahmedabad, India, 6 Agustus 2020.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Unit perawatan intensif (ICU) di RS Shrey, Ahmedabad, Gujarat, India barat alami kebakaran dan menewaskan pasien virus corona sedikitnya 8 orang pada Kamis (6/8/2020).

Melansir Al Jazeera pada Kamis (6/8/2020), petugas pemadam kebakaran, Yusuf Khan mengatakan kepada kantor berita AP bahwa membutuhkan waktu setengah jam untuk memadamkan api yang melahap bangunan RS Shrey, Ahmedabad sedari pagi.

Dilaporkan ada 35 pasien yang saat itu berada di ICU, kemudian dipindahkan ke rumah sakit lain.

Baca juga: Korban Tewas Tragedi Miras Oplosan di India Capai 98 Orang

Menurut kabar berita NDTV, kebakaran rumah sakit yang berdekatan dengan Navrangpura itu terjadi sekitar pukul 3 pagi waktu setempat.

Lalu, penyelidikan kasus seketika dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menewaskan sedikitnya 8 pasien Covid-19.

Polisi berusaha menghentikan para keluarga korban yang mengamuk di pintu masuk rumah sakit, setelah tragedi kebakaran terjadi. Menurut layanan darurat rumah sakit tersebut, kebakaran berawal dari terbakarnya alat pelindung diri (APD) seorang anggota staf medis.

Baca juga: Aksi Brutal Polisi India, Tancap Kunci ke Kepala Pria karena Tak Pakai Helm

"Seorang staf yang APD-nya terbakar berlari keluar dari bangsal untuk memadamkannya, tetapi api menyebar dengan cepat ke seluruh bangsal," kata Kepala petugas pemadam kebakaran tambahan di Layanan Kebakaran dan Darurat Ahmedabad, Rajesh Bhatt.

Di India kebakaran sering terjadi di gedung-gedung, karena standar keselamatan yang buruk, dengan tidak memadainya alat pemadam kebakaran, detektor asap, dan sistem alarm kebakaran.

Perdana Menteri India, Narendra Modi melalui Twitternya turut menyampaikan belasungkawa atas insiden yang menewaskan sedikitnya 8 pasien Covid-19, yang saat ini tengah menjadi perhatian besar di seluruh dunia dalam mengatasinya.

Baca juga: Akibat Tenggak Miras Oplosan, 69 Warga India Tewas

"Sedih dengan kebakaran rumah sakit yang tragis di Ahmedabad. Belasungkawa kepada keluarga yang berduka. Pemerintah menyediakan semua bantuan yang dibutuhkan untuk korban," kata Modi.

Modi kemudian mengatakan bahwa atas kebakaran yang terjadi di RS Shrey, Ahmedabad tersebut, pemerintah akan mengeluarkan dana kompensasi untuk para korban melalui sanak keluarga korban sebesar 2.672 dollar AS (Rp 38,97 juta).

Baca juga: Tes Swab di Vagina untuk Covid-19, Pria di India Ditahan

Gujarat, negara bagian asal Modi, adalah salah satu negara bagian yang paling parah terkena dampak pandemi Covid-19, dengan terdapat lebih dari 65.000 kasus, sejauh ini.

Sementara, total kasus virus corona di India terdapat sebanyak 1,9 juta kasus. Dengan angka sebesar itu, India menjadi negara terparah ketiga di dunia yang terdampak pandemi Covid-19.

Hampir 40.000 orang telah meninggal akibat virus yang muncul pertama kali di Wuhan, China Desember lalu itu.

Baca juga: Ikuti Langkah India, Trump Akan Blokir TikTok di Amerika Serikat


Sumber Aljazeera
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X