Sebelum Tewas, George Floyd Sempat Memohon Polisi Tak Menembaknya

Kompas.com - 04/08/2020, 15:49 WIB
Tangkapan layar yang menampilkan wajah Derek Chauvin saat menginjak leher George Floyd dengan lututnya, pada Rabu (27/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. Chauvin dikenal sebagai polisi bermasalah, yang sudah 10 kali menjadi subyek pengaduan. DAVID HIMBERT/HANS LUCAS via REUTERSTangkapan layar yang menampilkan wajah Derek Chauvin saat menginjak leher George Floyd dengan lututnya, pada Rabu (27/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. Chauvin dikenal sebagai polisi bermasalah, yang sudah 10 kali menjadi subyek pengaduan.

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com - Rekaman polisi pelaku pembunuhan George Floyd pada Mei lalu menunjukkan, sebelum tewas dia sempat memohon agar tak ditembak.

Dalam rekaman dari body cam yang dipublikasikan Daily Mail, nampak Thomas Lane, salah satu pelaku, emndekati SUV Floyd pada 25 Mei di Minneapolis.

Lane yang adalah satu dari empat eks polisi pembunuh menggedor kaca mobil George Floyd, dan menodongkan pistolnya karena korban tak patuh.

Baca juga: Derek Chauvin, Pembunuh George Floyd, Diduga Kemplang Pajak

"Tolong, jangan tembak aku. Kumohon," kata pria 46 tahun itu dari balik kemudi ketika pistol Lane mulai mengarah ke kepalanya.

"Tolong, tolong jangan tembak aku. Aku baru saja kehilangan ibu, bung," pinta Floyd sebagaimana diberitakan New York Post Senin (3/8/2020).

Lane kemudian menyuruhnya keluar dan menempatkan tangannya di atas bodi mobil. Dia bahkan memaki Floyd seraya memerintahkannya menaruh tangan di ban.

Floyd kemudian berteriak dia tidak melakukan perbuatan yang salah ketika diseret dari SUV dengan tangannya diborgol oleh salah satu pelaku.

Tatkala hendak dimasukkan ke mobil patroli di seberang jalan, George Floyd menolak untuk masuk karena dia mempunyai klaustrofobia.

"Aku akan menurunkan jendela," kata salah satu polisi. Meski begitu, Floyd tetap menolak untuk masuk sehingga terjadilah pergumulan.

Baca juga: Sebelum Tewas, George Floyd Sempat Berkata Aku Bukan Orang Jahat

"Tolonglah, aku tidak berusaha memenangkan apa pun di sini. Saya bukanlah orang jahat, bung. Saya bukan orang jahat," pintanya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Luar Dugaan, China Jalankan lebih dari 380 Fasilitas Penahanan di Xinjiang

Di Luar Dugaan, China Jalankan lebih dari 380 Fasilitas Penahanan di Xinjiang

Global
Rayakan 2.000 Hari Lawan Koalisi Arab Saudi, Houthi Pamer Uang dan Makanan

Rayakan 2.000 Hari Lawan Koalisi Arab Saudi, Houthi Pamer Uang dan Makanan

Global
Mulai Berani Pertanyakan Raja Thailand, Anak Muda Ini Jadi Sorotan

Mulai Berani Pertanyakan Raja Thailand, Anak Muda Ini Jadi Sorotan

Global
Botol Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Gereja telah Dicuri

Botol Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Gereja telah Dicuri

Global
Polisi Vietnam Gerebek 324.000 Kondom Bekas yang Dicuci dan Dijual Lagi

Polisi Vietnam Gerebek 324.000 Kondom Bekas yang Dicuci dan Dijual Lagi

Global
Kim Jong Un Disebut Lolos Upaya Pembunuhan oleh Pengkhianat Korut pada 2018

Kim Jong Un Disebut Lolos Upaya Pembunuhan oleh Pengkhianat Korut pada 2018

Global
Kelompok Pembangkang Arab Saudi Bentuk Partai Politik Oposisi Raja Salman

Kelompok Pembangkang Arab Saudi Bentuk Partai Politik Oposisi Raja Salman

Global
Polisi di India Terungkap Punya Kekayaan Rp 141,2 Triliun

Polisi di India Terungkap Punya Kekayaan Rp 141,2 Triliun

Global
Iran Menuduh Arab Saudi Melimpahkan Tindakan 'Kejahatan', sebagai Balasan Kritikan

Iran Menuduh Arab Saudi Melimpahkan Tindakan "Kejahatan", sebagai Balasan Kritikan

Global
AS Cari Cara untuk Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab Tanpa Melukai Israel

AS Cari Cara untuk Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab Tanpa Melukai Israel

Global
Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki 'Dyatlov Pass'

Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki 'Dyatlov Pass'

Global
Raja Salman Kritik Habis-habisan Iran dalam Pidatonya di Sidang Umum PBB

Raja Salman Kritik Habis-habisan Iran dalam Pidatonya di Sidang Umum PBB

Global
Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS

Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS

Global
Petugas Polisi Ditembak Massa dalam Unjuk Rasa Kasus Pembunuhan Breonna Taylor

Petugas Polisi Ditembak Massa dalam Unjuk Rasa Kasus Pembunuhan Breonna Taylor

Global
Pejabat Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar Korea Utara Saat Hendak Membelot

Pejabat Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar Korea Utara Saat Hendak Membelot

Global
komentar
Close Ads X