Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki Disiapkan Selama 6 Tahun, Ini Prosesnya

Kompas.com - 04/08/2020, 12:40 WIB
Foto handout ini diambil pada 6 Agustus 1945 oleh Angkatan Darat AS dan dirilis oleh Hiroshima Peace Memorial Museum, menunjukkan asap berbentuk jamur dari ledakan bom atom yang dijatuhkan dari B-29 Enola Gay di atas Kota Hiroshima. Pada 73 tahun lalu, Agustus 1945, AS menjatuhkan bom Little Boy di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir PD II yang menewaskan lebih dari 120.000 orang. Setelah Hiroshima, Kota Nagasaki menjadi sasaran berikutnya. AFP PHOTO/HIROSHIMA PEACE MEMORIFoto handout ini diambil pada 6 Agustus 1945 oleh Angkatan Darat AS dan dirilis oleh Hiroshima Peace Memorial Museum, menunjukkan asap berbentuk jamur dari ledakan bom atom yang dijatuhkan dari B-29 Enola Gay di atas Kota Hiroshima. Pada 73 tahun lalu, Agustus 1945, AS menjatuhkan bom Little Boy di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir PD II yang menewaskan lebih dari 120.000 orang. Setelah Hiroshima, Kota Nagasaki menjadi sasaran berikutnya.

HIROSHIMA, KOMPAS.com - Pemboman atom di Hiroshima dan Nagasaki sudah disiapkan selama 6 tahun lamanya.

Bom tersebut adalah hasil kerja rahasia para ilmuwan dari Eropa dan Amerika Utara.

Berikut adalah kronologi persiapan pemboman atom di Hiroshima dan Nagasaki, yang dilansir dari AFP.

Baca juga: Hiroshima dan Nagasaki, Jadi Kota Maju Setelah Tragedi Bom Atom

1. Peringatan Einstein

Pada 1939 Albert Einstein menandatangani surat yang memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Franklin D Roosevelt tentang potensi destruktif nuklir, yang ditemukan oleh ahli kimia Jerman, Otto Hahn.

Surat itu berisi tentang proses yang bisa menghasilkan "bom jenis baru yang sangat kuat". Roosevelt kemudian membentuk Badan Penasihat Uranium.

2. Pearl Harbor

Pada 7 Desember 1941 pesawat tempur Jepang menghancurkan banyak armada Pasifik AS yang berbasis di Pearl Harbor. Keesokan harinya AS terjun ke Perang Dunia II.

3. Proyek Manhattan

Pada Agustus 1942, AS resmi meluncurkan program rahasia untuk mengembangkan bom atom.

Proyek ini telah disetujui tahun sebelumnya dan dikenal sebagai Proyek Manhattan, dan menghabiskan dana sekitar 2 miliar dollar AS.

Pada 1943 Robert Oppenheimer ditunjuk sebagai direktur ilmiah dari laboratorium rahasia di Los Alamos, New Mexico, yang akan merakit bom tersebut.

Proyek ini turut melibatkan fisikawan ternama dari AS, Inggris, dan Kanada, selain beberapa peneliti lain yang kabur dari pendudukan Nazi.

Baca juga: Pemanasan Laut 2019 Setara dengan 5 Bom Atom Per Detik

4. Target potensial

Sekitar awal 1945, target-target dari daftar kota di Jepang disusun dan dievaluasi, untuk dipilih kota mana yang akan dijatuhi bom atom.

Hiroshima yang merupakan kota terbesar ketujuh Jepang ada di urutan teratas daftar itu.

Sementara itu Kyoto tidak jadi target karena faktor sejarah dan budayanya.

5. Bom konvensional

Pada 9-10 Maret 1945, pesawat tempur AS menjatuhkan bom secara besar-besaran di Tokyo dan kota-kota besar Jepang lainnya. Sekitar 100.000 orang meninggal di ibu kota.

6. Pertempuran Okinawa

Kemudian pada 26 Maret Pertempuran Okinawa dimulai. Lebih dari 100.000 tentara Jepang dan sejumlah warga sipil lainnya tewas dalam perang 3 bulan itu, sedangkan di kubu AS 12.000 tentara terbunuh.

Pertempuran ini dimanfaatkan para pejabat AS untuk membenarkan penggunaan bom atom, karena invasi ke Jepang via darat diperkirakan akan memakan biaya lebih besar.

Pada 12 April Roosevelt meninggal, dan digantikan Harry Truman yang mempelajari Proyek Manhattan.

Baca juga: Dua Gedung yang Selamat dari Bom Atom di Hiroshima Bakal Dihancurkan

7. Jerman menyerah

Jerman menyerah pada 8 Mei tetapi pertempuran masih berlanjut di Asia dan Pasifik.

8. Tes pertama AS

Selama Mei-Juli komponen bom atom dikirim ke Tinian, agar bom dari B-29 dapat dijatuhkan di Jepang.

Pada 16 Juli pukul 5.30 pagi, uji coba "Trinity" dilakukan di dekat Alamogordo, New Mexico, yang menunjukkan kekuatan luar biasa dari bom atom dan menandai awal era nuklir.

Pada 25 Juli Truman menyetujui misi untuk menjatuhkan bom atom di Jepang, termasuk persetujuan untuk menjatuhkan bom tambahan jika sudah tersedia.

Baca juga: Sudah 70 Tahun, Pulau Karang Bikini Masih Rusak Akibat Ledakan Bom Atom

9. Ultimatum Sekutu

Pada 26 Juli dalam Deklarasi Potsdam, Inggris, China, dan AS memperingatkan Jepang mereka harus menyerah atau akan menghadapi "kehancuran total segera".

Jepang dikabarkan mengabaikan ultimatum itu, tetapi kata mokusatsu yang dipakai Jepang sebenarnya berarti "tidak berkomentar".

10. Tragedi Hiroshima dan Nagasaki

Pada 6 Agustus pesawat B-29 Enola Gay AS menjatuhkan bom atom seberat 4 ton di Hiroshima pukul 8.15 pagi, yang menewaskan 140.000 orang sampai akhir Desember.

Truman berkata ke para pemimpin Jepang, jika mereka tidak menyerah "mereka mungkin akan dihujani puing-puing dari angkasa, yang belum pernah terlihat di Bumi sebelumnya."

Kemudian pada 8 Agustus Uni Soviet menyatakan perang ke Jepang, dan sehari berselang bom atom kedua meledak di Nagasaki pukul 11.02. Sekitar 74.000 orang tewas akibat serangan itu.

Pada 15 Agustus Kaisar Jepang Hirohito memberi tahu rakyatnya bahwa mereka kalah perang. Namun Hirohito tetap bertakhta selama rekonstruksi negara pasca perang.

11. Bom Soviet pertama

Empat tahun setelah Hiroshima dan Nagasaki dihancurkan, tepatnya pada 29 Agustus 1949, Uni Soviet berhasil menguji bom atom buatan sendiri di Kazakhstan dan menjadi negara kedua dengan senjata nuklir di dunia.

Baca juga: Kepunahan Dinosaurus Dipicu Asteroid Berkekuatan 10 Miliar Bom Atom

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Thomas Cup: Bagaimana Tim Badminton India yang Tidak Diunggulkan Bisa Menjadi Juara?

Thomas Cup: Bagaimana Tim Badminton India yang Tidak Diunggulkan Bisa Menjadi Juara?

Global
Jalur Narkoba Bawah Tanah dari Meksiko ke AS Ditemukan, 'Canggih' dengan Sistem Rel dan Listrik

Jalur Narkoba Bawah Tanah dari Meksiko ke AS Ditemukan, "Canggih" dengan Sistem Rel dan Listrik

Global
Cerita “Situasi Hidup atau Mati” dari Penumpang yang Mendaratkan Pesawat Tanpa Pengalaman Terbang

Cerita “Situasi Hidup atau Mati” dari Penumpang yang Mendaratkan Pesawat Tanpa Pengalaman Terbang

Global
Kenapa Beberapa Orang Tak Segan Menonton Film Porno di Tempat Umum, Ini 3 Alasannya

Kenapa Beberapa Orang Tak Segan Menonton Film Porno di Tempat Umum, Ini 3 Alasannya

Global
Terungkap Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja AS: Punya “Kebencian Terhadap Taiwan”

Terungkap Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja AS: Punya “Kebencian Terhadap Taiwan”

Global
AS Peringatkan Agar Bisnis Tak Pekerjakan Pekerja IT dari Korea Utara

AS Peringatkan Agar Bisnis Tak Pekerjakan Pekerja IT dari Korea Utara

Global
Diboikot Negara Barat, Ekspor Minyak Rusia ke India Melonjak, Naik Jadi Pemasok Terbesar Keempat

Diboikot Negara Barat, Ekspor Minyak Rusia ke India Melonjak, Naik Jadi Pemasok Terbesar Keempat

Global
Warga Jepang dan Korsel Patuh Pakai Masker Meski Covid-19 Kian Mereda

Warga Jepang dan Korsel Patuh Pakai Masker Meski Covid-19 Kian Mereda

Global
AS Sukses Uji Coba Senjata Hipersonik 'Lima Kali Kecepatan Suara'

AS Sukses Uji Coba Senjata Hipersonik 'Lima Kali Kecepatan Suara'

Global
PM Estonia ke Para Pemimpin Dunia: Setop Telepon Putin Biar Rasakan Isolasi Sesungguhnya

PM Estonia ke Para Pemimpin Dunia: Setop Telepon Putin Biar Rasakan Isolasi Sesungguhnya

Global
Anjing Korban Kekerasan di Hongaria Dilatih Jadi Tim Misi NATO

Anjing Korban Kekerasan di Hongaria Dilatih Jadi Tim Misi NATO

Global
Bernama Sama dengan Majalah, Pub Bernama Vogue Diminta Ganti Nama

Bernama Sama dengan Majalah, Pub Bernama Vogue Diminta Ganti Nama

Global
Rusia: 265 Tentara Ukraina di Pabrik Baja Azovstal Mariupol Menyerahkan Diri

Rusia: 265 Tentara Ukraina di Pabrik Baja Azovstal Mariupol Menyerahkan Diri

Global
Kisah Penggalian Makam Firaun Tutankhamun 100 Tahun Lalu dan Sayatan Pertama yang Membedahnya

Kisah Penggalian Makam Firaun Tutankhamun 100 Tahun Lalu dan Sayatan Pertama yang Membedahnya

Global
Pasca-pemilu, Sekjen PBB Minta Lebanon Bentuk Pemerintah Inklusif

Pasca-pemilu, Sekjen PBB Minta Lebanon Bentuk Pemerintah Inklusif

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.