Diklaim Aman, Rusia Mulai Produksi Massal Vaksin Covid-19 Bulan Depan

Kompas.com - 03/08/2020, 21:34 WIB
Ilustrasi vaksin corona ShutterstockIlustrasi vaksin corona

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia pada Senin (3/8/2020) mengatakan, mereka akan memulai produksi massal vaksin Covid-19 bulan depan.

Kemudian tahun depan, Rusia menargetkan akan memproduksi "beberapa juta" dosis per bulannya.

Negara pimpinan Presiden Vladimir Putin itu sangat gencar mengembangkan beberapa calon vaksin corona.

Baca juga: 3 sampai 4 Bulan Lagi Vaksin Covid-19 Tersedia di Australia Selatan

Salah satunya yang diuji coba oleh lembaga Gamaleya di Moskwa telah mencapai tahap pengembangan lanjut, dan akan didaftarkan segera ke negara, ungkap para pihak berwenang.

"Kami sangat yakin dapat memulai produksi massal pada September," kata Menteri Perindustrian Denis Manturov, dalam wawancara yang diterbitkan kantor berita pemerintah Rusia, TASS.

"Kami akan dapat memastikan volume produksi beberapa ratus ribu per bulan, dengan peningkatan yang menjadi beberapa juta awal tahun depan," lanjutnya dikutip dari AFP.

Ia juga menambahkan, salah satu pengembang vaksin sedang mempersiapkan produksi di tiga lokasi Rusia tengah.

Baca juga: Perusahaan Vaksin Covid-19, Moderna, Target Peretasan Antek China

Lalu Kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) yang membiayai uji coba mengatakan, dirinya berharap pendaftaran resmi vaksin akan selesai "dalam 10 hari".

"Jika ini disetujui dalam 10 hari ke depan, kami akan mengungguli tidak hanya Amerika Serikat tapi juga negara-negara lain. Itu akan menjadi vaksin virus corona pertama yang terdaftar," ucap Ketua RDIF Kirill Dmitriev dalam pernyataannya yang disiarkan televisi.

Sementara itu calon vaksin lain yang dikembangkan oleh laboratorium Vektor yang berbasis di Siberia, saat ini sedang menjalani uji klinis, kemudian dua calon vaksin lainnya akan mulai diuji coba ke manusia dalam dua bulan ke depan.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari 'Supremasi Kulit Putih' sampai Rasisme, Ini Daftar Kata yang Paling Banyak Dicari Pasca Debat Perdana Capres AS

Dari 'Supremasi Kulit Putih' sampai Rasisme, Ini Daftar Kata yang Paling Banyak Dicari Pasca Debat Perdana Capres AS

Global
Momen Menarik Trump dan Biden Bersilat Lidah dalam Debat Pertama Pilpres AS 2020

Momen Menarik Trump dan Biden Bersilat Lidah dalam Debat Pertama Pilpres AS 2020

Global
Debat Pilpres AS Kacau, Siapa Pemenangnya?

Debat Pilpres AS Kacau, Siapa Pemenangnya?

Global
Jenazah Gadis 19 Tahun yang Tewas Diperkosa Dikremasi Tanpa Seizin Keluarga

Jenazah Gadis 19 Tahun yang Tewas Diperkosa Dikremasi Tanpa Seizin Keluarga

Global
Perang Masih Berlanjut, Azerbaijan Klaim Hancurkan Rudal Armenia

Perang Masih Berlanjut, Azerbaijan Klaim Hancurkan Rudal Armenia

Global
Tak Pakai Kondom Saat Berhubungan Seks, Dubes Perancis Diselidiki

Tak Pakai Kondom Saat Berhubungan Seks, Dubes Perancis Diselidiki

Global
Berikut 5 Poin Kunci Debat Capres AS, Saling Menyela hingga Serang Keluarga

Berikut 5 Poin Kunci Debat Capres AS, Saling Menyela hingga Serang Keluarga

Global
Andre Vltchek, Jurnalis dan Sutradara Film Dokumenter Bertema G30S/PKI Wafat di Turki

Andre Vltchek, Jurnalis dan Sutradara Film Dokumenter Bertema G30S/PKI Wafat di Turki

Global
Selama 90 Menit Debat Perdana Pilpres AS, Trump 73 Kali Menginterupsi

Selama 90 Menit Debat Perdana Pilpres AS, Trump 73 Kali Menginterupsi

Global
Cek Fakta: Trump Membual Beberapa Pekan Lagi Tersedia Vaksin Covid-19

Cek Fakta: Trump Membual Beberapa Pekan Lagi Tersedia Vaksin Covid-19

Global
Hilang 2 Tahun, Wanita Ini Ditemukan Selamat Mengapung di Laut

Hilang 2 Tahun, Wanita Ini Ditemukan Selamat Mengapung di Laut

Global
Azerbaijan dan Armenia Tolak Perundingan di Tengah Eskalasi Konflik

Azerbaijan dan Armenia Tolak Perundingan di Tengah Eskalasi Konflik

Global
Saat Ditanya Apakah Bakal Terima Hasil PIlpres AS, Ini Jawaban Trump

Saat Ditanya Apakah Bakal Terima Hasil PIlpres AS, Ini Jawaban Trump

Global
Cek Fakta: Trump Belokkan Pernyataan Biden Soal Lockdown Seluruh AS yang akan Tampar Ekonomi

Cek Fakta: Trump Belokkan Pernyataan Biden Soal Lockdown Seluruh AS yang akan Tampar Ekonomi

Global
Debat Pilpres AS Panas dan Kacau! Trump Kerahkan Strategi Interupsi dan Bully untuk Cegat Biden

Debat Pilpres AS Panas dan Kacau! Trump Kerahkan Strategi Interupsi dan Bully untuk Cegat Biden

Global
komentar
Close Ads X