Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berkat Kartu Pos Kuno, Ahli Ungkap Lokasi Van Gogh Melukis Karya Terakhirnya

Kompas.com - 02/08/2020, 23:42 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Editor

STRASBOURG, KOMPAS.com - Sebuah kartu pos disebut-sebut telah membantu para pakar seni mengungkap lokasi sang maestro Vincent van Gogh menyelesaikan mahakarya terakhirnya.

Wouter van der Veen adalah direktur sains dari Institut Van Gogh yang menemukan lokasi Van Gogh melukis karyanya yang bertajuk Tree Roots.

Dia menjumpai kesamaan antara lukisan dan kartu pos yang berasal dari 1900 hingga 1910.

Baca juga: Terungkap, Detik-detik Lukisan van Gogh Seharga Rp 49,7 Miliar Dicuri Saat Lockdown

Gambar yang ada di kartu pos tersebut menunjukkan pepohonan di sebuah tepian sungai dekat desa Auvers-sur-Oise di Perancis.

Tempat tersebut berjarak 150 meter dari Auberge Ravoux, sebuah penginapan tempat Van Gogh tinggal selama 70 hari sebelum mengakhiri hidupnya sendiri pada 1890.

"Banyak kemiripan yang menurut saya sangat jelas," ujar Van der Veen, yang mendapat ilham ketika menjalani karantina wilayah atau lockdown di rumahnya di Strasbourg, Perancis.

Van der Veen lalu menyampaikan temuannya di depan para peneliti yang tengah membandingkan lukisan, kartu pos dan gambar lereng bukit di museum Van Gogh, Amsterdam.

Para ahli, terdiri dari peneliti senior di museum Louis van Tilborgh dan Teio Meedendorp, menyimpulkan bahwa lokasi yang sudah diidentifikasi itu "sangat masuk akal".

Baca juga: Belanda Lockdown, Lukisan Karya Vincent van Gogh Hilang Dicuri

"Kami berpendapat, lokasi yang diidentifikasi oleh Van der Veen kemungkinan besar adalah lokasi yang benar dan ini merupakan penemuan yang luar biasa," kata Meedendorp.

"Jika diamati lebih dekat, gambar akar pohon yang menyeruak dalam kartu pos itu menunjukkan kemiripan dengan bentuk akar pada lukisan Van Gogh. Bahwa ini adalah karya seni terakhirnya menjadikannya lebih luar biasa, dan bahkan dramatis."

Van der Veen mendatangi lokasi tersebut untuk memverifikasi teorinya pada Mei 2020, setelah aturan karantina dicabut di Perancis.

Pada Selasa (28/7/2020) digelar sebuah acara di Auvers-sur-Oise, yang berjarak beberapa mil di utara Paris untuk menandai penemuan lokasi tersebut.

Emilie Gordenker, direktur Museum Van Gogh, dan Willem van Gogh, cicit dari saudara laki-laki Vincent Theo, hadir untuk meresmikan plakat peringatan di lokasi tersebut.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Depresi, Vincent van Gogh Potong Telinganya Sendiri

Lukisan terakhir di hari yang dramatis

Banyak kalangan sudah lama memperdebatkan lukisan mana yang menjadi karya terakhir Van Gogh.

Dalam sepucuk surat ipar Theo van Gogh, Andries Bonger, menggambarkan bagaimana sang seniman "telah melukis pemandangan hutan, dikelilingi sinar matahari dan kehidupan" pada "pagi sebelum kematiannya".

Surat itu kemudian menjadi bukti pendukung bahwa lukisan berjudul Tree Roots adalah karya seni terakhir Van Gogh.

Berdasarkan teori kartu posnya, Van der Veen yakin Van Gogh mungkin menyelesaikan lukisan itu hanya beberapa jam sebelum kematiannya.

Van der Veen mengatakan, "Cahaya matahari yang dilukis oleh Van Gogh menunjukkan bahwa karya tersebut dilukis menjelang sore, yang menjelaskan lebih lanjut tentang hari dramatis yang berakhir dengan bunuh diri."

Pada 27 Juli 1890, pelukis Belanda yang bermasalah itu mengakhiri hidupnya dengan cara menembak dadanya sendiri di Auvers-sur-Oise.

Dia meninggal beberapa hari kemudian akibat luka yang dideritanya.

Lukisan Tree Roots sendiri belum rampung sepenuhnya di saat kematiannya.

Baca juga: Pistol Pembunuh Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

China Mulai Latihan Perang di Sekitar Taiwan, Uji Kemampuan Rebut Kekuasaan

China Mulai Latihan Perang di Sekitar Taiwan, Uji Kemampuan Rebut Kekuasaan

Global
Motif Penembakan PM Slovakia Akhirnya Terungkap

Motif Penembakan PM Slovakia Akhirnya Terungkap

Global
Implikasi Geopolitik Timur Tengah Pasca-Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

Implikasi Geopolitik Timur Tengah Pasca-Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

Global
Kebakaran di Apartemen Hanoi, 14 Orang Tewas

Kebakaran di Apartemen Hanoi, 14 Orang Tewas

Global
Putri Remajanya Marah, Ayah Ini Berlutut Minta Maaf Tak Mampu Belikan iPhone

Putri Remajanya Marah, Ayah Ini Berlutut Minta Maaf Tak Mampu Belikan iPhone

Global
Rangkuman Hari Ke-820 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Izinkan Penyitaan Aset AS | Polandia dan Yunani Serukan UE Ciptakan Perisai Pertahanan Udara

Rangkuman Hari Ke-820 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Izinkan Penyitaan Aset AS | Polandia dan Yunani Serukan UE Ciptakan Perisai Pertahanan Udara

Global
Saat Ratusan Ribu Orang Antar Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Tempat Peristirahatan Terakhirnya...

Saat Ratusan Ribu Orang Antar Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Tempat Peristirahatan Terakhirnya...

Global
Arab Saudi Setop Keluarkan Izin Umrah untuk Berlaku Sebulan

Arab Saudi Setop Keluarkan Izin Umrah untuk Berlaku Sebulan

Global
Kerusuhan dan Kekerasan Terjadi di Kaledonia Baru, Apa yang Terjadi?

Kerusuhan dan Kekerasan Terjadi di Kaledonia Baru, Apa yang Terjadi?

Global
[POPULER GLOBAL] 20 Penumpang Singapore Airlines di ICU | Israel Kian Dikucilkan

[POPULER GLOBAL] 20 Penumpang Singapore Airlines di ICU | Israel Kian Dikucilkan

Global
 Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Global
Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Global
Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Global
Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Global
Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com