Bom Bunuh Diri Guncang Malam Idul Adha di Afghanistan, Taliban Disorot

Kompas.com - 31/07/2020, 10:25 WIB
Pasukan keamanan Afghanistan berjaga di dekat lokasi ledakan bom bunuh diri di Kabul, Jumat (9/3/2018). AFP/SHAH MARAIPasukan keamanan Afghanistan berjaga di dekat lokasi ledakan bom bunuh diri di Kabul, Jumat (9/3/2018).

KABUL, KOMPAS.com - Di malam perayaan Hari Raya Idul Adha (30/7/2020), sebuah bom bunuh diri terjadi di provinsi Logar, Afghanistan timur, yang menewaskan sedikitnya 9 orang dan melukai sedikitnya 40 orang.

Melansir ABC News pada Jumat (31/7/2020), serangan itu melanda ibu kota provinsi Pol-e Alam dan menargetkan pos pemeriksaan polisi.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Tariq Arian awalnya mengatakan sebagian besar korban tewas adalah warga sipil, kemudian ia meralat bahwa korban dari serangan tersebut menewaskan 6 orang polisi dan 3 orang warga sipil.

Baca juga: Pasca-penembakan yang Tewaskan 25 Orang, RS di Afghanistan Buka Lagi

Selain korban yang tewas, banyak korban luka-luka yang merupakan warga sipil. Juru bicara kepolisian provinsi, Shahpoor Ahmadzai mengatakan bahwa warga sipil yang terluka kebanyakan adalah pengendara mobil yang berhenti di pos pemeriksaan untuk pemeriksaan keamanan.

Ada laporan data yang berbeda tentang jumlah korban tersebut, dari kepala dewan provinsi menyebutkan jumlah korban tewas dari kejadian bom bunuh diri tersebut ada sebanyak 15 orang.

Namun, tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai jumlah koran tewas tersebut.

Baca juga: Menyambut Idul Adha, Taliban Umumkan Gencatan Senjata 3 hari di Afghanistan

Di rumah sakit tempat para korban dirawat, para saksi melaporkan melihat beberapa anak yang terluka dalam peristiwa bom bunuh diri itu. Para saksi meminta nama mereka tidak disebutkan karena takut ada serangan kembali.

Taliban, pasukan militan Islam yang menduduki Afghanistan, segera merespon peristiwa tersebut dengan mengklaim bahwa serangan yang terjadi di malam Hari Raya Idul Adha bukan berasal dari pihaknya.

Taliban mengatakan tidak bertanggung jawab atas kejadian itu karena telah mendeklarasikan adanya genjatan senjata selama 3 hari di Hari Raya Idul Adha, dimulai dari Jumat (31/7/2020).

Baca juga: Gadis yang Tembak Mati 2 Anggota Taliban Kisahkan Kemarahan Saat Orangtuanya Dibunuh

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan gencatan senjata tetap di jalurnya dan mulai berlaku pada tengah malam.

Halaman:

Sumber ABC News
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Anjing Menangis Dipaksa Makan Cabe Demi Konten

Video Viral Anjing Menangis Dipaksa Makan Cabe Demi Konten

Global
Video Detik-detik Crane Ambruk Ditabrak Kapal Kontainer Terbesar di Dunia

Video Detik-detik Crane Ambruk Ditabrak Kapal Kontainer Terbesar di Dunia

Global
Seorang Wanita Masukan Kotoran Anjing ke Kotak Surat Para Pendukung Trump

Seorang Wanita Masukan Kotoran Anjing ke Kotak Surat Para Pendukung Trump

Global
Tim Sepak Bola Kalah 37-0 gara-gara Social Distancing 2 Meter di Pertandingan

Tim Sepak Bola Kalah 37-0 gara-gara Social Distancing 2 Meter di Pertandingan

Global
Percaya Ritual Mandi Lumpur Cegah Virus Corona, Politisi India Positif Covid-19

Percaya Ritual Mandi Lumpur Cegah Virus Corona, Politisi India Positif Covid-19

Global
Video Viral Wanita Naiki Peti Mati Kekasihnya dan Berjoget di Atasnya

Video Viral Wanita Naiki Peti Mati Kekasihnya dan Berjoget di Atasnya

Global
Ngebut 140 Km/Jam Sambil Tidur di Mobil, Sopir Ditilang Polisi

Ngebut 140 Km/Jam Sambil Tidur di Mobil, Sopir Ditilang Polisi

Global
Survei: Kata Generasi Milenial dan Gen Z Soal Holocaust

Survei: Kata Generasi Milenial dan Gen Z Soal Holocaust

Global
UU Baru Disahkan di Nigeria, Pria Pemerkosa Akan Dikebiri

UU Baru Disahkan di Nigeria, Pria Pemerkosa Akan Dikebiri

Global
Tolak Pelatihan Anti-rasialisme, Trump Usulkan Pelajaran Patriotik di Sekolah

Tolak Pelatihan Anti-rasialisme, Trump Usulkan Pelajaran Patriotik di Sekolah

Global
Hari Ini dalam Sejarah: Presiden AS ke-39 Jimmy Carter Resmi Ajukan Laporan 'Penampakan UFO'

Hari Ini dalam Sejarah: Presiden AS ke-39 Jimmy Carter Resmi Ajukan Laporan "Penampakan UFO"

Global
Ragam Barang Antik Revolusioner China Dicuri, Ditaksir Nilainya Lebih dari Rp 7,4 Triliun

Ragam Barang Antik Revolusioner China Dicuri, Ditaksir Nilainya Lebih dari Rp 7,4 Triliun

Global
Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Global
Seorang Penggemar dan Pekerja Wahana Ekstrem yang Tewas dari 'Swing Ride'

Seorang Penggemar dan Pekerja Wahana Ekstrem yang Tewas dari "Swing Ride"

Global
Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Global
komentar
Close Ads X