Bom Bunuh Diri Guncang Malam Idul Adha di Afghanistan, Taliban Disorot

Kompas.com - 31/07/2020, 10:25 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Di malam perayaan Hari Raya Idul Adha (30/7/2020), sebuah bom bunuh diri terjadi di provinsi Logar, Afghanistan timur, yang menewaskan sedikitnya 9 orang dan melukai sedikitnya 40 orang.

Melansir ABC News pada Jumat (31/7/2020), serangan itu melanda ibu kota provinsi Pol-e Alam dan menargetkan pos pemeriksaan polisi.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Tariq Arian awalnya mengatakan sebagian besar korban tewas adalah warga sipil, kemudian ia meralat bahwa korban dari serangan tersebut menewaskan 6 orang polisi dan 3 orang warga sipil.

Baca juga: Pasca-penembakan yang Tewaskan 25 Orang, RS di Afghanistan Buka Lagi

Selain korban yang tewas, banyak korban luka-luka yang merupakan warga sipil. Juru bicara kepolisian provinsi, Shahpoor Ahmadzai mengatakan bahwa warga sipil yang terluka kebanyakan adalah pengendara mobil yang berhenti di pos pemeriksaan untuk pemeriksaan keamanan.

Ada laporan data yang berbeda tentang jumlah korban tersebut, dari kepala dewan provinsi menyebutkan jumlah korban tewas dari kejadian bom bunuh diri tersebut ada sebanyak 15 orang.

Namun, tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai jumlah koran tewas tersebut.

Baca juga: Menyambut Idul Adha, Taliban Umumkan Gencatan Senjata 3 hari di Afghanistan

Di rumah sakit tempat para korban dirawat, para saksi melaporkan melihat beberapa anak yang terluka dalam peristiwa bom bunuh diri itu. Para saksi meminta nama mereka tidak disebutkan karena takut ada serangan kembali.

Taliban, pasukan militan Islam yang menduduki Afghanistan, segera merespon peristiwa tersebut dengan mengklaim bahwa serangan yang terjadi di malam Hari Raya Idul Adha bukan berasal dari pihaknya.

Taliban mengatakan tidak bertanggung jawab atas kejadian itu karena telah mendeklarasikan adanya genjatan senjata selama 3 hari di Hari Raya Idul Adha, dimulai dari Jumat (31/7/2020).

Baca juga: Gadis yang Tembak Mati 2 Anggota Taliban Kisahkan Kemarahan Saat Orangtuanya Dibunuh

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan gencatan senjata tetap di jalurnya dan mulai berlaku pada tengah malam.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber ABC News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UNIK GLOBAL] Toyota Innova jadi Mobil Polisi Nasional Filipina | Galang Dana Kanker Rp 5 Miliar Dipakai Foya-foya

[UNIK GLOBAL] Toyota Innova jadi Mobil Polisi Nasional Filipina | Galang Dana Kanker Rp 5 Miliar Dipakai Foya-foya

Global
Kapal China Mondar-mandir Dekat Jepang, Tokyo Langsung Gelar Latihan

Kapal China Mondar-mandir Dekat Jepang, Tokyo Langsung Gelar Latihan

Global
Biden Sebut Swiss yang Netral Akan Gabung NATO, Benarkah?

Biden Sebut Swiss yang Netral Akan Gabung NATO, Benarkah?

Global
Pesawat SpiceJet India Mendarat Darurat Lagi, Kabin Penuh Asap Usai Lepas Landas

Pesawat SpiceJet India Mendarat Darurat Lagi, Kabin Penuh Asap Usai Lepas Landas

Global
Ukraina Bantah Zelensky Titip Pesan ke Jokowi untuk Putin

Ukraina Bantah Zelensky Titip Pesan ke Jokowi untuk Putin

Global
Sri Lanka Bangkrut, India Berpeluang Geser Pengaruh China

Sri Lanka Bangkrut, India Berpeluang Geser Pengaruh China

Global
Gas Rusia ke Jerman Dikhawatirkan Segera Disetop Total, Berlin Ketar-ketir

Gas Rusia ke Jerman Dikhawatirkan Segera Disetop Total, Berlin Ketar-ketir

Global
Berkunjung ke Malaysia, Menlu Australia Sebut Negaranya Bagian dari Asia

Berkunjung ke Malaysia, Menlu Australia Sebut Negaranya Bagian dari Asia

Global
4 Konflik Luar Negeri yang Didamaikan Indonesia

4 Konflik Luar Negeri yang Didamaikan Indonesia

Internasional
Ibu Vegan Bersalah atas Kematian Bayinya, Hanya Beri Makan Buah dan Sayur Mentah

Ibu Vegan Bersalah atas Kematian Bayinya, Hanya Beri Makan Buah dan Sayur Mentah

Global
Jadi Pramugari Terlama di Dunia, Bette Nash Masih Sigap Bekerja di Usia 86 Tahun

Jadi Pramugari Terlama di Dunia, Bette Nash Masih Sigap Bekerja di Usia 86 Tahun

Global
Jenderal Tertinggi Rusia Inspeksi Langsung Pasukan yang Menginvasi Ukraina

Jenderal Tertinggi Rusia Inspeksi Langsung Pasukan yang Menginvasi Ukraina

Global
Ukraina Menang Lawan Rusia dalam Klaim Sup Tradisional Borshch

Ukraina Menang Lawan Rusia dalam Klaim Sup Tradisional Borshch

Global
Ukraina Ekspor Listrik ke Uni Eropa Usai Rusia Kurangi Pasokan Gas

Ukraina Ekspor Listrik ke Uni Eropa Usai Rusia Kurangi Pasokan Gas

Global
Cerita Pembuat Meja Panjang Putin: Harganya Rp 1,5 Miliar, Dikirim ke Kremlin Tahun 1995

Cerita Pembuat Meja Panjang Putin: Harganya Rp 1,5 Miliar, Dikirim ke Kremlin Tahun 1995

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.