Spesialis IT Ini Retas Perusahaan Lamanya agar Dipekerjakan Kembali, Namun...

Kompas.com - 29/07/2020, 16:30 WIB
Ilustrasi hacker ShutterstockIlustrasi hacker

OLD MAUJPUR, KOMPAS.com – Seorang software engineer di India ditangkap polisi pekan lalu setelah dilaporkan meretas dan menghapus informasi perusahaan tempat dulu ia bekerja.

Dia melakukan hal tersebut dengan harapan bahwa ia akan dipekerjakan kembali sebagaimana dilansir dari Oddity Central, Selasa (28/7/2020).

Spesialis IT yang bernama Vikesh Sharma tersebut dulu bekerja sebagai seorang software engineer senior di sebuah perusahaan di India.

Ketika India mengumumkan karantina karena pandemi virus corona, dia dipecat karena tidak sepakat dengan gaji yang ditawarkan.

Baca juga: Dituduh Retas Informasi Vaksin Covid-19, Rusia Buka Suara

Bukannya mencari pekerjaan lain, Sharma diduga mencoba mendapatkan kembali pekerjaannya di perusahaan tersebut dengan cara yang sangat tidak biasa.

Dia berhasil meretas basis data perusahan itu dan menghapus ribuan informasi pasien, dengan harapan mantan bosnya akan menghubunginya untuk memperbaiki situasi.

Namun harapan Sharma pupus karena dugaannya tidaklah menjadi kenyataan.

Setelah melihat adanya pelanggaran keamanan, mantan majikan Sharma menghubungi polisi dan polisi meluncurkan penyelidikan tentang peretasan itu.

Baca juga: AS, Inggris, Kanada Ramai-ramai Tuduh Rusia Retas Data Vaksin Covid-19

Alamat IP berhasil dilacak setelah Sharma mencoba menghapus lebih banyak data. Setelah berhasil menemukan lolasi Sharma, polisi langsung menangkapnya.

Software engineer itu ditangkap di Old Maujpur pada Kamis (23/3/2020) pekan lalu dan mengakui kesalahannya.

Menurut pengakuan Vikesh Sharma sendiri, ia meretas ke dalam basis data perusahaan dan menghapus 18.000 entri data pasien.

Baca juga: Gunakan Gambar Wanita Cantik, Hamas Gagal Retas Ponsel Tentara Israel

Dia juga mengambil informasi sekitar 300.000 pasien dan membuat sekitar 22.000 entri palsu.

Semuanya Sharma lakukan dengan harapan agar dia dipanggil kembali bekerja untuk memperbaiki situasi tersebut.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X