[POPULER GLOBAL] Mantan PM Malaysia Diputus Bersalah atas 7 Dakwaan di Skandal 1MDB | Iran Pindahkan Tiruan Kapal Induk AS ke Selat Hormuz

Kompas.com - 29/07/2020, 05:38 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak hadir dalam sidang perdana skandal korupsi 1MDB yang menyeretnya pada Rabu (3/4/2019). AFP/MOHD RASFANMantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak hadir dalam sidang perdana skandal korupsi 1MDB yang menyeretnya pada Rabu (3/4/2019).

KOMPAS.com - Kabar terpopuler dari kanal global sejak Selasa (28/7/2020) sampai Rabu (29/7/2020) ditempati oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang telah diputus bersalah atas tujuh dakwaan dalam skandal 1Malaysia Development Berhad.

Sementara itu, telah dilaporkan bahwa Iran memindahkan tiruan kapal induk Amerika Serikat (AS) di perairan Selat Hormuz, di tengah ketegangan mereka dengan AS.

Selengkapnya kami sajikan berita-berita terpopuler dari kanal global.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Malaysia Bersiap Lockdown Lagi | China Tutup Konsulat AS di Chengdu

1. Mantan PM Malaysia Najib Razak Diputus Bersalah atas 7 Dakwaan di Skandal 1MDB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak diputus bersalah atas tujuh dakwaan dalam skandal 1Malaysia Development Berhad ( 1MDB).

Salah satunya, Najib mendapat satu dakwaan penyalahgunaan kekuasaan, tiga dakwaan pelanggaran kepercayaan kriminal (CBT), dan tiga dakwaan pencucian uang.

Bagaimana Najib Razak terancam dipenjara hingga berpuluh-puluh tahun, setelah dinyatakan bersalah atas seluruh dakwaan korupsi 1MDB? Simak berita selengkapnya [di sini].

Baca juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Diputus Bersalah atas 7 Dakwaan di Skandal 1MDB

2. Iran Pindahkan Tiruan Kapal Induk AS ke Selat Hormuz

Iran dilaporkan memindahkan tiruan kapal induk AS di perairan Selat Hormuz, di tengah ketegangan mereka dengan Washington.

Citra satelit yang didapatkan Maxar Technologies, perusahaan teknologi angkasa berbasis di Colorado, menunjukkan speedboat itu melaju ke arah kapal induk tiruan.

Berita ini dapat Anda simak [di sini].

Baca juga: Iran Pindahkan Tiruan Kapal Induk AS ke Selat Hormuz

3. Hamas Tolak Investasi Rp 218 Triliun untuk Palestina, Ada Apa?

Hamas telah menolak tawaran investasi senilai 15 miliar dollar Amerika Serikat ( AS) atau Rp 218 triliun untuk beragam proyek di daerah kantong pantai.

Hamas menolak tawaran itu karena harus ditukar dengan peletakan senjata dan pelucutan kekuatan di Palestina.

Bagaimana penolakan Hamas terhadap bantuan ini, dapat Anda simak [di sini].

Baca juga: Hamas Tolak Investasi Rp 218 Triliun untuk Palestina, Ada Apa?

4. Gagal Kabur dari Korut, Para Pembelot Wanita Diperkosa dan Diaborsi

Para wanita Korea Utara yang gagal kabur dari negaranya, dilaporkan mengalami kekerasan seksual usai ditangkap.

Pyongyang memang sangat ketat membatasi gerak-gerik warganya, dan mereka yang ditangkap karena menyeberang perbatasan secara ilegal akan ditahan dan dituntut.

Bagaimana nasib mereka yang gagal menyebrang? Simak berita selengkapnya [di sini].

Baca juga: Gagal Kabur dari Korut, Para Pembelot Wanita Diperkosa dan Diaborsi


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jusuf Kalla: Penemu Obat Corona Berjasa dalam Kemanusiaan

Jusuf Kalla: Penemu Obat Corona Berjasa dalam Kemanusiaan

Global
Kisah Misteri: Benarkah Cleopatra Bunuh Diri dengan Ular?

Kisah Misteri: Benarkah Cleopatra Bunuh Diri dengan Ular?

Global
Mantan Wapres RI Jusuf Kalla Dijadwalkan Bertemu Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Ahmad Al Thayyib

Mantan Wapres RI Jusuf Kalla Dijadwalkan Bertemu Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Ahmad Al Thayyib

Global
Ini Dia, Video Games yang jadi Media Kampanye Politik AS di Tengah Pandemi Covid-19

Ini Dia, Video Games yang jadi Media Kampanye Politik AS di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Jelang Pilpres AS, Beredar Teror Email Berisi Paksaan Memilih Trump

Jelang Pilpres AS, Beredar Teror Email Berisi Paksaan Memilih Trump

Global
Massa Pro-Kerajaan Thailand Turun ke Jalan, Bentrok dengan Mahasiswa

Massa Pro-Kerajaan Thailand Turun ke Jalan, Bentrok dengan Mahasiswa

Global
Taiwan: Impor Senjata Rp 26,4 Triliun dari AS, Bukan untuk Berlomba dengan China

Taiwan: Impor Senjata Rp 26,4 Triliun dari AS, Bukan untuk Berlomba dengan China

Global
Cara Aneh Presiden Tanzania Tangani Covid-19, Keampuhan yang Tutupi Sisi Gelap?

Cara Aneh Presiden Tanzania Tangani Covid-19, Keampuhan yang Tutupi Sisi Gelap?

Global
Warga Thailand Ultimatum PM Prayut Chan-o-cha untuk Mengundurkan Diri dalam 3 Hari Ini

Warga Thailand Ultimatum PM Prayut Chan-o-cha untuk Mengundurkan Diri dalam 3 Hari Ini

Global
7 Orang Dituntut atas Pemenggalan Guru di Perancis, Termasuk 2 Anak Sekolah

7 Orang Dituntut atas Pemenggalan Guru di Perancis, Termasuk 2 Anak Sekolah

Global
Gagal Redakan Demo, PM Thailand Cabut Dekrit Darurat

Gagal Redakan Demo, PM Thailand Cabut Dekrit Darurat

Global
Kisah Perjalanan Perempuan Yakuza Bertato menjadi Penulis dan Ibu Tunggal

Kisah Perjalanan Perempuan Yakuza Bertato menjadi Penulis dan Ibu Tunggal

Global
Tragedi Samuel Paty Dorong Diskursus Islam di Perancis

Tragedi Samuel Paty Dorong Diskursus Islam di Perancis

Global
PM Thailand Berencana Segera Cabut Dekrit Darurat di Tengah Meluasnya Kericuhan

PM Thailand Berencana Segera Cabut Dekrit Darurat di Tengah Meluasnya Kericuhan

Global
Pejabat AS Sebut Iran dan Rusia Campur Tangan Pilpres AS 2020

Pejabat AS Sebut Iran dan Rusia Campur Tangan Pilpres AS 2020

Global
komentar
Close Ads X