Peneliti: Pejabat Wuhan Menghancurkan Bukti Penting Virus Corona

Kompas.com - 28/07/2020, 17:53 WIB
Petugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu. AFP/HECTOR RETAMALPetugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu.

BEIJING, KOMPAS.com – Seorang dokter sekaligus profesor dari Hong Kong, Kwok-Yung Yuen, menuduh pejabat Wuhan menghancurkan bukti virus corona yang penting dan rahasia.

Peneliti sekaligus ahli mikrobiolog itu bahkan mengklaim penghancuran bukti dari pasar di Wuhan sebanding dengan “pengacauan tempat kejadian perkara”.

Komentar yang dilontarkan Yuen tersebut tersebut akan menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang transparansi China mengenai wabah virus corona sebagaimana dilansir dari The Sun, Senin (27/7/2020).

Hingga saat ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari 16 juta orang dan membunuh 694.000 orang di seluruh dunia setelah kasus pertama kali diyakini berasal dari pasar makanan laut di Wuhan.

Baca juga: Wuhan Pulih dari Covid-19, Wisatawan Ramai Berkunjung

Berbicara kepada sebuah program di BBC, Yuen mengaku skeptis atas penanganan pasar makanan laut di Wuhan.

"Saya curiga mereka telah menutup-nutupi. Pejabat lokal yang seharusnya segera menyampaikan informasi namun tidak mengizinkan dan tidak melakukannya dengan cepat,” kata Yuen.

Yuen adalah bagian dari tim ilmuwan yang dikirim ke Wuhan pada 18 Januari.

Dia datang ke pasar tersebut untuk menyelidiki apakah pasar itu telah disterilkan atau apakah ada bukti yang hilang mengenai transmisi hewan ke manusia.

Baca juga: Usai Dihantam Virus Corona, Wuhan Diterjang Banjir Besar

"Ketika kami pergi ke pasar makanan laut Wuhan, tentu saja tidak ada yang terlihat karena pasar sudah dibersihkan,” sambung Yuen.

Dia menambahkan pasar tersebut telah dibersihkan sehingga mereka tidak bisa mengidentifikasi transmisi penularan virus dari hewan ke manusia.

Halaman:
Baca tentang

Sumber The Sun
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Intelijen Korsel Yakin Pejabat Mereka Tak Dibunuh dan Dibakar atas Perintah Kim Jong Un

Intelijen Korsel Yakin Pejabat Mereka Tak Dibunuh dan Dibakar atas Perintah Kim Jong Un

Global
Kasus 43 Pelajar yang Diculik 6 Tahun Silam, Puluhan Tentara Meksiko Diburu

Kasus 43 Pelajar yang Diculik 6 Tahun Silam, Puluhan Tentara Meksiko Diburu

Global
Trump Resmi Calonkan Barrett Jadi Hakim Agung AS, Biden: Itu Ancaman Bagi Obamacare

Trump Resmi Calonkan Barrett Jadi Hakim Agung AS, Biden: Itu Ancaman Bagi Obamacare

Global
Wanita Ini Kaget Ada 2 Jarum Panjang Menancap di Otak

Wanita Ini Kaget Ada 2 Jarum Panjang Menancap di Otak

Global
Lindungi Anaknya dari Penembakan, Ayah Ini Malah Kehilangan Pekerjaan

Lindungi Anaknya dari Penembakan, Ayah Ini Malah Kehilangan Pekerjaan

Global
Pria di Iran Klaim Punya Kemampuan Telekinetik, Semua Benda Bisa Menempel dengan Kekuatan Pikiran

Pria di Iran Klaim Punya Kemampuan Telekinetik, Semua Benda Bisa Menempel dengan Kekuatan Pikiran

Global
Strategi Kampanye Perubahan Iklim, Patung Lilin Ini Dibiarkan Meleleh

Strategi Kampanye Perubahan Iklim, Patung Lilin Ini Dibiarkan Meleleh

Global
Polisi Setubuhi Selingkuhan di Jam Kerja, Tepergok gara-gara GPS Mobil

Polisi Setubuhi Selingkuhan di Jam Kerja, Tepergok gara-gara GPS Mobil

Global
Rubik Ini Berukuran Sangat Mungil, Namun Harganya Setara 2 iPhone 11

Rubik Ini Berukuran Sangat Mungil, Namun Harganya Setara 2 iPhone 11

Global
Mengaku sebagai Algojo ISIS, Pria Ini Ternyata Berbohong

Mengaku sebagai Algojo ISIS, Pria Ini Ternyata Berbohong

Global
Raih Kemenangan Krusial di Pemilu Sabah, Muhyiddin Perkuat Posisinya Sebagai PM

Raih Kemenangan Krusial di Pemilu Sabah, Muhyiddin Perkuat Posisinya Sebagai PM

Global
Korsel Cari Mayat Pejabat Mereka yang Dibunuh dan Dibakar, Begini Peringatan Korea Utara

Korsel Cari Mayat Pejabat Mereka yang Dibunuh dan Dibakar, Begini Peringatan Korea Utara

Global
Jari Remaja Pencuri di Iran Akan Dipotong, Asosiasi Medis Dunia Mengecam

Jari Remaja Pencuri di Iran Akan Dipotong, Asosiasi Medis Dunia Mengecam

Global
Demonstrasi Tuntut Mundur Presiden Mesir El Sisi, 1 Orang Tewas

Demonstrasi Tuntut Mundur Presiden Mesir El Sisi, 1 Orang Tewas

Global
Gadis Ini Benar-benar Menangis Darah, Dokter Kesulitan Temukan Penyebabnya

Gadis Ini Benar-benar Menangis Darah, Dokter Kesulitan Temukan Penyebabnya

Global
komentar
Close Ads X