Gara-gara Joget TikTok, 5 Influencer Wanita Dipenjara 2 Tahun

Kompas.com - 28/07/2020, 14:42 WIB
Mowada Al Adham, influencer Mesir yang dipenjara karena mengunggah video jogetnya di TikTok. Ia ditudung telah melanggar norma sosial dengan memamerkan lekuk tubuhnya. TIKTOK MOWADA AL ADHAM via DAILY MAILMowada Al Adham, influencer Mesir yang dipenjara karena mengunggah video jogetnya di TikTok. Ia ditudung telah melanggar norma sosial dengan memamerkan lekuk tubuhnya.

KAIRO, KOMPAS.com - Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman penjara 2 tahun kepada 5 influencer wanita, karena berjoget di TikTok.

Sumber pengadilan yang dikutip Daily Mail pada Senin (27/7/2020) mengatakan, kelima influencer itu dipenjara karena dituduh melanggar moral publik.

Vonis dijatuhkan kepada Haneen Hossam, Mowada Al Adham, dan tiga influencer wanita lainnya, setelah mereka mengunggah video jogetnya di TikTok.

Baca juga: Bagaimana TikTok Bisa Terjebak di Pusaran Konflik AS-China?

"Pengadilan ekonomi Kairo menghukum Hossam, Adham, dan tiga lainnya selama dua tahun setelah mereka terbukti bersalah telah melanggar norma-norma masyarakat," kata sumber tersebut.

Putusan itu termasuk denda masing-masing 300.000 pounds Mesir (Rp 273 juta), tapi pelaku masih dapat mengajukan banding.

Hossam merupakan mahasiswi di Universitas Kairo. Ia ditangkap pada April setelah mengunggah video berdurasi 3 menit, yang berisi tips ke 1,3 juta followers-nya bahwa gadis-gadis dapat mendapat penghasilan dengan bekerja bersamanya.

Baca juga: Karyawannya Diminta Hapus TikTok, Amazon Klarifikasi itu Kesalahan

Lalu dalam cuplikan video yang ditayangkan aplikasi Likee, influencer tersebut memberi tawaran menggiurkan ke para gadis di atas 18 tahun, untuk membuat live video dan berbicara ke orang asing.

Hossam mendapat pembelaan, salah satunya dari feminis Mesir Ghadeer Ahmed. Menurutnya, Hossam telah menjadi sasaran dari berbagai intimidasi yang dilakukan pihak berwenang.

"Video ini menjadi viral dan beberapa pembawa acara tv serta YouTuber mulai memfitnahnya, mengatakan dia hendak mempekerjakan gadis-gadis muda Mesir sebagai 'pekerja seks digital' yang ilegal dan bertentangan dengan apa yang disebut moralitas masyarakat."

Sebelum penangkapannya, Hossam mengunggah video yang membela unggahan sebelumnya bahwa dia tidak "memamerkan lekuk tubuhnya".

Halaman:

Sumber Daily Mail
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PM Selandia Baru Diprediksi Menjabat Lagi Berkat Keberhasilannya Tangani Covid-19

PM Selandia Baru Diprediksi Menjabat Lagi Berkat Keberhasilannya Tangani Covid-19

Global
Kanal Telegram Milik ISIS Disebut Dibanjiri Gambar Porno

Kanal Telegram Milik ISIS Disebut Dibanjiri Gambar Porno

Global
Majikan Penyiksa TKI Adelina Sau Dibebaskan, Indonesia Akan Mencari Keadilan

Majikan Penyiksa TKI Adelina Sau Dibebaskan, Indonesia Akan Mencari Keadilan

Global
Perang Afghanistan-Taliban Masih Berlanjut, Seorang Istri Hamil Besar Berharap Suami Keempatnya Tidak Tewas Lagi

Perang Afghanistan-Taliban Masih Berlanjut, Seorang Istri Hamil Besar Berharap Suami Keempatnya Tidak Tewas Lagi

Global
Mengaku Titisan Yesus Kristus, Pria Ini Ditangkap Pasukan Khusus Rusia

Mengaku Titisan Yesus Kristus, Pria Ini Ditangkap Pasukan Khusus Rusia

Global
Penjualan Jet Tempur Siluman F-35 AS ke UEA, Ditargetkan Desember Kantongi Perjanjian Awal

Penjualan Jet Tempur Siluman F-35 AS ke UEA, Ditargetkan Desember Kantongi Perjanjian Awal

Global
Petugas Polisi New York Didakwa Melakukan Spionase tentang Komunitas Tibet untuk Pemerintah China

Petugas Polisi New York Didakwa Melakukan Spionase tentang Komunitas Tibet untuk Pemerintah China

Global
Korban Selamat Termuda Bom Quetta 2018, Menari dengan Kaki Prostetik

Korban Selamat Termuda Bom Quetta 2018, Menari dengan Kaki Prostetik

Global
Kisah Perang: Tet Offensive, Hari Kelam Tentara Paman Sam di Vietnam

Kisah Perang: Tet Offensive, Hari Kelam Tentara Paman Sam di Vietnam

Global
Dijanjikan Pinjaman, Pemandu Wisata Diperkosa 6 Orang di Hotel Bintang 5

Dijanjikan Pinjaman, Pemandu Wisata Diperkosa 6 Orang di Hotel Bintang 5

Global
Antropolog Ini Bongkar Program Kerja Paksa China terhadap 500.000 Orang Tibet

Antropolog Ini Bongkar Program Kerja Paksa China terhadap 500.000 Orang Tibet

Global
Terungkap, 4 Agen CIA Tenggelam dalam Misi Rahasia Melacak Militer China

Terungkap, 4 Agen CIA Tenggelam dalam Misi Rahasia Melacak Militer China

Global
Xi Jinping: Tidak Boleh Ada Negara yang Bertindak Layaknya 'Bos Dunia'

Xi Jinping: Tidak Boleh Ada Negara yang Bertindak Layaknya "Bos Dunia"

Global
Taj Mahal Dibuka Lagi Setelah 6 Bulan Ditutup, Bagaimana Kondisi Kini?

Taj Mahal Dibuka Lagi Setelah 6 Bulan Ditutup, Bagaimana Kondisi Kini?

Global
Selama 30 Tahun, Pria Ini Sendirian Gali Parit agar Desanya Tak Kekeringan

Selama 30 Tahun, Pria Ini Sendirian Gali Parit agar Desanya Tak Kekeringan

Global
komentar
Close Ads X