Hendak Diselundupkan ke China, Kadal Australia Ditemukan dalam Penanak Nasi

Kompas.com - 27/07/2020, 19:17 WIB
Inilah salah satu kadal Australia yang diselamatkan dari penanak nasi, ketika hendak diselundupkan ke China. Department of Environment and Science via ABCInilah salah satu kadal Australia yang diselamatkan dari penanak nasi, ketika hendak diselundupkan ke China.

BRISBANE, KOMPAS.com - Seorang karyawan ' Australia Post' menemukan kadal Australia yang diperjualbelikan di pasar gelap internasional dalam penanak nasi yang akan dikirim ke China.

Ketika sedang melakukan sinar-X, karyawan melihat bayangan tidak jelas di dalam penanak nasi baru tersebut.

Temuan ini mendorong mereka untuk melaporkannya kepada pihak berwajib.

Baca juga: Serba-serbi Hewan: Kadal Bisa Menumbuhkan Ekor Lebih dari Satu

Tak lama kemudian, petugas Layanan Taman dan Margasatwa Queensland (QPWS) tiba di lokasi dan membongkar penanak nasi tersebut.

Di dalamnya, mereka menemukan kadal hidup, yang terdiri dari jenis "albino blue tongue", "bearded dragons", dan "shingleback".

Binatang tersebut ditemukan terikat, beberapa dengan kaus kaki, dan lainnya dengan kain, tanpa makanan atau minuman.

Koordinator QPSW, Warren Christensen menilai upaya penyelundupan ini "sangatlah kejam".

Warren mengatakan kadal Australia jenis tersebut "sangat dicari" di seluruh dunia, karena kecantikan dan ciri-ciri uniknya.

Bila dijual di pasar gelap, kadal tersebut dapat laku seharga ribuan dollar Australia.

Baca juga: 3 Spesies Baru Kadal Buaya Ditemukan, tapi Sudah Terancam Punah

Warren menjelaskan untungnya, hewan itu tidak jadi diselundupkan ke China. Meski begitu, dia menuturkan mereka juga tak bisa melepasnya ke alam liar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Negara Sudah Meminta Rusia Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19, Sputnik-V

20 Negara Sudah Meminta Rusia Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19, Sputnik-V

Global
Klaim Rusia Ciptakan Vaksin Corona: Dikecam Ilmuwan, Dipertanyakan WHO

Klaim Rusia Ciptakan Vaksin Corona: Dikecam Ilmuwan, Dipertanyakan WHO

Global
Presiden Putin Mengklaim Vaksin Covid-19 Rusia telah Kantongi Persetujuan Regulator

Presiden Putin Mengklaim Vaksin Covid-19 Rusia telah Kantongi Persetujuan Regulator

Global
Ledakan Lebanon, di Mana Negara Lain Menyimpan Amonium Nitrat?

Ledakan Lebanon, di Mana Negara Lain Menyimpan Amonium Nitrat?

Global
Rusia Klaim Jadi Negara Pertama yang Ciptakan Vaksin Covid-19, Ini Kata WHO

Rusia Klaim Jadi Negara Pertama yang Ciptakan Vaksin Covid-19, Ini Kata WHO

Global
Sepekan Setelah Ledakan Dahsyat di Lebanon, Menyisakan Trauma pada Anak-anak

Sepekan Setelah Ledakan Dahsyat di Lebanon, Menyisakan Trauma pada Anak-anak

Global
Mabuk, Turis Wanita Telanjang Panjat Kuil Buddha Sambil Mengomel

Mabuk, Turis Wanita Telanjang Panjat Kuil Buddha Sambil Mengomel

Global
Berusaha Bobol Brankas, Pencuri Ini Tewas Terkena Alat Potongnya Sendiri

Berusaha Bobol Brankas, Pencuri Ini Tewas Terkena Alat Potongnya Sendiri

Global
Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V

Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V

Global
Penduduk Hong Kong Borong Surat Kabar Apple Daily, Sehari Setelah Jimmy Lai Ditangkap

Penduduk Hong Kong Borong Surat Kabar Apple Daily, Sehari Setelah Jimmy Lai Ditangkap

Global
Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Global
Video Polisi Gerebek Laboratorium Kokain Terbesar di Belanda

Video Polisi Gerebek Laboratorium Kokain Terbesar di Belanda

Global
Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Global
AS Akan Sisakan Kurang dari 5.000 Tentara di Afghanistan Akhir November

AS Akan Sisakan Kurang dari 5.000 Tentara di Afghanistan Akhir November

Global
Putin: Rusia Ciptakan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Putriku Sudah Disuntik

Putin: Rusia Ciptakan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Putriku Sudah Disuntik

Global
komentar
Close Ads X