Kompas.com - 27/07/2020, 16:27 WIB
Ilustrasi beruang kutub. (Shutterstock) Ilustrasi beruang kutub. (Shutterstock)

LONDON, KOMPAS.com – Sebagian besar populasi beruang kutub Arktik akan berjuang untuk bertahan hidup pada 2100 karena mencairnya lapisan es.

Mencairnya lapisan es tersebut disebabkan oleh pemanasan global. Oleh karena itu, beruang kutub akan semakin kesulitan mendapatkan makanan.

Hal itu diungkapkan oleh sebuah penelitian dari University of Toronto di Kanada. Penelitian tersebut dipublikasikan di Nature Climate Change sebagaimana dilansir dari Sky News.

Oleh karena itu, emisi gas rumah kaca (GRK) harus benar-benar dikurangi secara drastis untuk menyelamatkan beruang kutub dari kepunahan akibat melelehnya es di kutub.

Baca juga: Bagaimana Beruang Kutub Beradaptasi pada Suhu Dingin?

Para peneliti menggunakan sebuah untuk menentukan kebutuhan energi beruang kutub saat berpuasa beserta ambang batas kelangsungan hidup mereka saat berpuasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, para peneliti juga memprediksi hari-hari di masa depan tanpa es.

Di bawah skenario emisi GRK yang tingg, para peneliti menyimpulkan bahwa sebagian besar beruang kutub tidak mungkin bisa hidup.

Melalui skenario emisi GRK pertengahan, jumlah populasi beruang kutub lebih banyak dibandingkan skenario sebelumnya.

Baca juga: Tembak Beruang Kutub di Luar Rumah, Pria Alaska Terancam Dipenjara

Pada akhirnya, melalui skenario emisi GRK yang rendah, populasi beruang kutub jauh lebih banyak dan menyelamatakan spesies itu dari kepunahan.

Penelitian itu juga menyatakan ambang batas kehidupan untuk beberapa sub-populasi beruang kutub mungkin telah terlampaui melalui tren demografi yang diamati sejak 1979 hingga 2016.

"Ini juga menunjukkan bahwa, dengan emisi gas rumah kaca yang tinggi, reproduksi dan kelangsungan hidup yang menurun tajam akan membahayakan semua populasi kecuali beberapa sub-populasi Arktik pada 2100," bunyi penelitian tersebut.

Baca juga: Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Sebagian besar beruang kutub hidup di utara Lingkaran Arktik yakni di Kutub Utara tetapi ada beberapa populasi di selatan Lingkaran Arktik yakni di Teluk Hudson, Kanada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.