Terobosan Besar, AS Berencana Bangun PLTN di Mars dan Bulan

Kompas.com - 26/07/2020, 12:19 WIB
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). ShutterstockIlustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir ( PLTN) di Mars dan bulan agar dapat dihuni manusia dalam jangka waktu yang lama.

Pemerintah juga meminta sektor swasta untuk membangun PLTN di Mars dan bulan agar dapat dihuni manusia untuk jangka waktu yang lama sebagaimana dilansir dari RT, Sabtu (25/7/2020).

AS menginginkan agar sebuah sistem reaktor fisi permukaan tanah dapat siap untuk dibawa ke luar angkasa pada 2026.

Hal itu diminta oleh Kementerian Energi AS dan diarahkan kepada para pemimpin industri nuklir maupun luar angkasa pada Jumat (24/7/2020).

Permintaan itu meminta para pemimpin industri untuk membantu pemerintah mengembangkan teknologi inovatif yang akan bekerja baik di bulan mau pun di Mars.

Baca juga: Azerbaijan Ancam Hancurkan PLTN Armenia dengan Rudal

Direktur Laboratorium Asosiasi Nuclear Science & Technology Directorate Idaho National Laboratory ( INL), John Wagner, mengatakan prospek penempatan reaktor nuklir di permukaan bulan sama menariknya dengan tantangannya.

Permintaan itu menyatakan desain reaktor perlu dikembangkan terlebih dahulu. Kemudian reaktor uji akan dibangun, bersama dengan yang lain yang akan dikirim ke Bulan.

Sistem penerbangan dan pendaratan juga perlu dirancang agar reaktor dapat diangkut oleh pesawat luar angkasa. Prototipe juga harus dibuat semirip mungkin dengan reaktor yang akan dibangun.

Reaktor tidak boleh memiliki berat lebih dari 3.500 kg dan harus mampu beroperasi hampir secara mandiri minimal 10 tahun.

Reaktor itu juga harus mampu menghasilkan daya listrik setidaknya 10 kilowatt.

Baca juga: Tak Terima PLTN Ditutup, Aktivis Pro Nuklir Geruduk Markas Greenpeace

Halaman:

Sumber RT
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KBRI Oslo Sambut Baik Kerja Sama Pascasarjana UGM dengan Universitas Agder

KBRI Oslo Sambut Baik Kerja Sama Pascasarjana UGM dengan Universitas Agder

Global
Jepang Akan Larang Penjualan Mobil Baru dengan BBM Mulai 2035

Jepang Akan Larang Penjualan Mobil Baru dengan BBM Mulai 2035

Global
Iran Keluarkan UU untuk Tingkatkan Kemampuan Nuklir dan Cegah Inspeksi PBB

Iran Keluarkan UU untuk Tingkatkan Kemampuan Nuklir dan Cegah Inspeksi PBB

Global
Ibu yang Kurung Anaknya Selama 28 Tahun di Apartemen Dibebaskan Polisi

Ibu yang Kurung Anaknya Selama 28 Tahun di Apartemen Dibebaskan Polisi

Global
Presiden Trump Rencanakan Beri Pengampunan Hukum untuk Anak, Menantu, dan Pengacara Pribadinya

Presiden Trump Rencanakan Beri Pengampunan Hukum untuk Anak, Menantu, dan Pengacara Pribadinya

Global
Donald Trump: Sampai Jumpa Empat Tahun Lagi

Donald Trump: Sampai Jumpa Empat Tahun Lagi

Internasional
Warga Brasil Punguti Uang yang Berserakan di Jalan Usai Insiden Perampokan Bank Bersenjata

Warga Brasil Punguti Uang yang Berserakan di Jalan Usai Insiden Perampokan Bank Bersenjata

Global
Iran Identifikasi Pembunuh Ilmuwan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh

Iran Identifikasi Pembunuh Ilmuwan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh

Global
Jaksa Agung AS: Tidak Ada Bukti Kecurangan Sistemik di Pilpres AS

Jaksa Agung AS: Tidak Ada Bukti Kecurangan Sistemik di Pilpres AS

Global
Korea Utara Tolak Bantuan Beras, Korsel Minta Ganti Uang ke WFP, Kenapa?

Korea Utara Tolak Bantuan Beras, Korsel Minta Ganti Uang ke WFP, Kenapa?

Global
Israel Kirim Lebih dari Rp 14,4 Triliun Dana Tertahan ke Palestina

Israel Kirim Lebih dari Rp 14,4 Triliun Dana Tertahan ke Palestina

Global
Italia Tawarkan Vaksinasi Covid-19 Gratis Dimulai dari Dokter dan Penghuni Panti Jompo

Italia Tawarkan Vaksinasi Covid-19 Gratis Dimulai dari Dokter dan Penghuni Panti Jompo

Global
PM Thailand Menangi Pertarungan Hukum dan Tetap Menjabat

PM Thailand Menangi Pertarungan Hukum dan Tetap Menjabat

Global
Lebih dari 900 Tentara Bayaran Suriah Pro-Turki Dipulangkan Usai Perang Azerbaijan-Armenia

Lebih dari 900 Tentara Bayaran Suriah Pro-Turki Dipulangkan Usai Perang Azerbaijan-Armenia

Global
Pria di India Diarak Telanjang karena Tuduh Saudara-saudaranya Berbuat Kriminal di Facebook Live

Pria di India Diarak Telanjang karena Tuduh Saudara-saudaranya Berbuat Kriminal di Facebook Live

Global
komentar
Close Ads X