Serangan Lebah Membunuh Bocah 5 Tahun di Kamboja

Kompas.com - 25/07/2020, 15:50 WIB
Ilustrasi lebah besar Asia. ShutterstockIlustrasi lebah besar Asia.

PHNOM PENH, KOMPAS.com - Seorang bocah laki-laki meninggal dunia dan seorang neneknya terluka serius setelah diserang sengatan lebah berkali-kali.

Melansir The Sun pada Jumat (24/7/2020), nenek tersebut berusia 62 tahun bernama Chen Oeurn dan cucu laki-lakinya berusia 5 tahun bernama Morn Kakakda.

Serangan lebah bermula ketika nenek dan cucu ini hendak memotong daun pohon palem di provinsi Takeo, Kamboja selatan, untuk membangun kandang ayam.

Baca juga: Penjaga Kebun Binatang di Swiss Tewas Diterkam Harimau di Depan Pengunjung

Namun, niat tersebut berujung tragis, ketika nenek dan cucu tersebut tanpa sengaja memukul sarang lebah yang ada di pohon itu.

Seketika mereka disengat kawanan lebah yang terusik, menurut juru bicara polisi Letnan Kolonel Chuon Samang.

"Saat memotong daun, Oeurn secara tidak sengaja menabrak sarang besar lebah yang tergantung di pohon," ujar Samang.

Baca juga: Dijajah Israel, Warga Palestina Berjuang Selamatkan Hewan Telantar

Ada sekitar 30 tawon yang marah segera menyerang mereka berdua, menimbulkan banyak sengatan di wajah, leher, dan dada mereka.

Nenek Oeurn berusaha sekuat tenaga menyelamatkan cucunya dari serangan agresif kawanan lebah yang marah.

"Selama serangan itu, Oeurn mencoba menyelamatkan cucunya dan membawanya ke rumah mereka," terangnya.

Baca juga: Komedian Kritis Thailand Diculik di Tengah Hari Bolong di Kamboja

Dia berhasil menarik cucunya pulang, tapi sayangnya Kakakda meninggal tak lama setelah sampai rumah.

Halaman:

Sumber The Sun
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hakim Agung AS Ini Meninggal, Dampaknya ke Pertarungan Politik Trump dan Joe Biden

Hakim Agung AS Ini Meninggal, Dampaknya ke Pertarungan Politik Trump dan Joe Biden

Global
Tragis, Pria Ini Tewas Setelah Jatuh dari Atraksi 'Paling Tinggi Sedunia' di AS

Tragis, Pria Ini Tewas Setelah Jatuh dari Atraksi "Paling Tinggi Sedunia" di AS

Global
Asap Kebakaran California Sampai ke Kanada, Udaranya Terburuk di Dunia

Asap Kebakaran California Sampai ke Kanada, Udaranya Terburuk di Dunia

Global
Foto Viral, Wanita Ini Berhasil Renovasi Rumah Seorang Diri

Foto Viral, Wanita Ini Berhasil Renovasi Rumah Seorang Diri

Global
Gadis 19 Tahun Tewas Setelah Diperkosa 11 Orang dan Dijatuhkan dari Lantai 6

Gadis 19 Tahun Tewas Setelah Diperkosa 11 Orang dan Dijatuhkan dari Lantai 6

Global
Dituduh Mencuri, Jari Tangan Remaja di Iran Ini Bakal Dipotong

Dituduh Mencuri, Jari Tangan Remaja di Iran Ini Bakal Dipotong

Global
AS Blokir Download TikTok, China Merasa Di-bully dan Siap Balas

AS Blokir Download TikTok, China Merasa Di-bully dan Siap Balas

Global
Ini Alasan Kenapa Pesta Pernikahan Dianggap 'Ide Buruk' di Tengah Pandemi Covid-19

Ini Alasan Kenapa Pesta Pernikahan Dianggap "Ide Buruk" di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Seorang Pria Pura-pura Kena Covid-19 agar Bisa Tinggal Bersama Selingkuhan

Seorang Pria Pura-pura Kena Covid-19 agar Bisa Tinggal Bersama Selingkuhan

Global
CIA Rilis Ujian Masuk Mereka, Tertarik Mencoba?

CIA Rilis Ujian Masuk Mereka, Tertarik Mencoba?

Global
Dianggap Mirip Penis, 2 Patung Ikan di Maroko Ini Dihancurkan

Dianggap Mirip Penis, 2 Patung Ikan di Maroko Ini Dihancurkan

Global
Menolak Pakai Masker dan Mempertanyakan Covid-19, Pendeta Ini Dirawat di ICU

Menolak Pakai Masker dan Mempertanyakan Covid-19, Pendeta Ini Dirawat di ICU

Global
Dubes RI untuk AS Muhammad Lutfi Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Trump

Dubes RI untuk AS Muhammad Lutfi Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Trump

Global
Mulai Besok, AS Bakal Larang Warganya Unduh Aplikasi TikTok

Mulai Besok, AS Bakal Larang Warganya Unduh Aplikasi TikTok

Global
Sempat Berkuasa Setelah Pablo Escobar Tewas, Bos Kartel Narkoba Ini Ditembak Mati

Sempat Berkuasa Setelah Pablo Escobar Tewas, Bos Kartel Narkoba Ini Ditembak Mati

Global
komentar
Close Ads X