Aksi Protes Membuahkan Hasil, Dua Patung Columbus Diturunkan

Kompas.com - 25/07/2020, 07:01 WIB
Seorang pengguna jalan melintasi patung Christopher Columbus yang dipenggal di Boston, Amerika Serikat (AS), Rabu (10/6/2020). Patung itu dipenggal di tengah demo George Floyd yang menyerukan penghapusan simbol perbudakan dan penjajahan. AP PHOTO/Steven SenneSeorang pengguna jalan melintasi patung Christopher Columbus yang dipenggal di Boston, Amerika Serikat (AS), Rabu (10/6/2020). Patung itu dipenggal di tengah demo George Floyd yang menyerukan penghapusan simbol perbudakan dan penjajahan.

CHICAGO, KOMPAS.com – Otoritas Chicago, Amerika Serikat (AS) untuk sementara waktu menurunkan dua patung Christopher Columbus pada sebagaimana dilansir dari Reuters, Jumat (24/7/2020).

Chicago juga mengumumkan akan menilai ulang apakah beberapa monumen yang telah dibuat dan dipajang masih layak dipajang di kota tersebut.

Keputusan tersebut diambil setelah para pengunjuk rasa yang memprotes rasialisme berusaha menurunkan salah satu patung Columbus dan menjurus ke arah bentrok dengan kepolisian.

Wali Kota Chicago Lori Lightfoot dalam sebuah pernyataan menyatakan langkah tersebut diambil untuk melindungi keselamatan publik.

Langkah tersebut dia klaim juga merupakan upaya untuk melestarikan ruang yang aman untuk dialog publik yang inklusif dan demokratis.

Baca juga: Demo George Floyd, Patung Christopher Columbus di Boston Dipenggal

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pengunjuk rasa telah menargetkan monumen Columbus di seluruh AS. Mereka menentang Columbus sebagai pahlawan AS.

Bahkan mereka menggambarakan Columbus sebagai seorang penjajah yang kejam terhadap penduduk asli AS.

Lightfootlantas memerintahkan penurunan dua patung Columbus masing-masing di Grant Park dan di distrik Little Italy.

Lightfoot menambahkan upaya penurunan kedua patung Columbus tersebut merupakan tanggapan atas protes anti-rasialisme yang menjurus ke arah bentrokan dengan pihak kepolisian.

“Serta sebagai upaya untuk mencegah individu menarik patung [Columbus] di Grant Park dengan cara yang sangat berbahaya," bunyi pernyataan tersebut.

Baca juga: Derek Chauvin, Pembunuh George Floyd, Diduga Kemplang Pajak

Aksi unjuk rasa di Chicago merupakan salah satu gelombang aksi di seluruh AS untuk melawan rasialisme dan memprotes kebrutaaln polisi.

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Luncurkan Shenzhou-12, Kirim 3 Astronot ke Luar Angkasa

China Luncurkan Shenzhou-12, Kirim 3 Astronot ke Luar Angkasa

Global
Gedung Putih Bantah Biden Mengangguk Setuju Saat Ditanya Apakah Dia Percaya Putin

Gedung Putih Bantah Biden Mengangguk Setuju Saat Ditanya Apakah Dia Percaya Putin

Global
Foto Viral Pemuda Gendong Kakeknya Turuni Bukit untuk Divaksinasi

Foto Viral Pemuda Gendong Kakeknya Turuni Bukit untuk Divaksinasi

Global
10 Fakta Sejarah Onna-Bugeisha, Samurai Wanita Jepang yang Perkasa

10 Fakta Sejarah Onna-Bugeisha, Samurai Wanita Jepang yang Perkasa

Internasional
Fakta Unik dan Bersejarah di Balik Ruang Pertemuan Biden dan Putin

Fakta Unik dan Bersejarah di Balik Ruang Pertemuan Biden dan Putin

Global
Bunuh Anak-anak, 3 Pria Yaman Dieksekusi di Depan Publik

Bunuh Anak-anak, 3 Pria Yaman Dieksekusi di Depan Publik

Global
Akhirnya Bertemu, Biden: Hal Terakhir yang Diinginkan Putin adalah Perang Dingin

Akhirnya Bertemu, Biden: Hal Terakhir yang Diinginkan Putin adalah Perang Dingin

Global
Berkelahi Kena Dua Pukulan, Pria Ini Balas dengan Lempar Granat

Berkelahi Kena Dua Pukulan, Pria Ini Balas dengan Lempar Granat

Global
Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Global
Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Global
Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Global
Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Internasional
POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan 'Pagpag' dari Tempat Sampah

POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan "Pagpag" dari Tempat Sampah

Global
Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Global
Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Global
komentar
Close Ads X