Kompas.com - 24/07/2020, 22:57 WIB
Foto tertanggal 26 Desember 2019 menunjukkan progres pembangunan Waduk Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD). Waduk ini membendung aliran Sungai Nil dan disengketakan oleh Ethiopia, Mesir, dan Sudan. AFP/EDUARDO SOTERASFoto tertanggal 26 Desember 2019 menunjukkan progres pembangunan Waduk Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD). Waduk ini membendung aliran Sungai Nil dan disengketakan oleh Ethiopia, Mesir, dan Sudan.

KAIRO, KOMPAS.com - Target di tahun pertama untuk mengisi bendungan raksasa yang kontroversial di Sungai Nil sudah tercapai, kata Ethiopia.

Dengan ini rangkaian turbin pertama sudah bisa diuji coba.

Perdana Menteri Abiy Ahmed mengumumkan hal ini saat tiga negara Ethiopia, Mesir dan Sudan setuju untuk meneruskan perundingan terkait bendungan tersebut, sesudah diselenggarakannya pertemuan tingkat tinggi daring antar-ketiga negara.

Baca juga: Sengketa Bendungan GERD di Sungai Nil, Ethiopia Yakin Tak Rugikan Siapa Pun

Proyek ini menjadi sumber ketegangan diplomatik sejak pembangunannya dimulai di Ethiopia pada 2011.

Ethiopia memandang proyek pembangkit listrik ini sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi mereka dan sumber energi yang vital.

Namun Mesir dan Sudan, yang berada di hilir, mengkhawatirkan bendungan senilai US$4miliar itu akan mengurangi akses mereka terhadap air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bertahun-tahun negosiasi yang alot tetap gagal membawa pada kesepakatan mengenai bagaimana dan kapan mengisi bendungan, dan berapa banyak air yang akan dilepaskan oleh bendungan tersebut.

Saat beroperasi, bendungan yang diberi nama Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD) akan menghasilkan 6.000 megawatt listrik, membuatnya menjadi bendungan penghasil tenaga listrik terbesar di Afrika. Bendungan ini akan menyediakan listrik bagi 65 juta warga Ethiopia yang kini mengalami kesulitan listrik secara reguler.

Baca juga: 3 Negara Rebutan Sungai Nil, Polemik Bendungan GERD Makin Kusut

Apa kata Perdana Menteri Ethiopia?

“Terbukti dalam dua minggu terakhir di musim hujan bahwa pengisian GERD di tahun pertama telah tercapai dan bendungan yang sedang dalam pengerjaan sudah terpenuhi,” kata PM Abiy.

Menteri pengairan Ethiopia Seleshi Bekele mengatakan hal ini akan memungkinkan dilakukannya pengetesan rangkaian turbin di bendungan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO Minta Negara Kaya Dunia Tunda Program Booster Vaksin Covid-19

WHO Minta Negara Kaya Dunia Tunda Program Booster Vaksin Covid-19

Global
Greenpeace: 57 Kota di Asia Timur dalam Peringatan Cuaca Panas Ekstrem dengan Frekuensi Tinggi

Greenpeace: 57 Kota di Asia Timur dalam Peringatan Cuaca Panas Ekstrem dengan Frekuensi Tinggi

Global
Indonesia Termasuk Negara yang Gencar Lakukan 'Contact Tracing' Covid-19

Indonesia Termasuk Negara yang Gencar Lakukan "Contact Tracing" Covid-19

Global
Kasus Tetap Rendah Setelah Pembatasan Covid-19 Dihapus, Sudahkan Inggris Keluar dari Pandemi

Kasus Tetap Rendah Setelah Pembatasan Covid-19 Dihapus, Sudahkan Inggris Keluar dari Pandemi

Global
170 Pemadam Kebakaran Dikerahkan di Dekat Situs Yunani Kuno Olympia dan Pulau Evia

170 Pemadam Kebakaran Dikerahkan di Dekat Situs Yunani Kuno Olympia dan Pulau Evia

Global
Cerita Atlet Loncat Indah Dapat Nilai 0,0 di Olimpiade Tokyo: Saya Takut Cedera

Cerita Atlet Loncat Indah Dapat Nilai 0,0 di Olimpiade Tokyo: Saya Takut Cedera

Global
Begini Cara China Giring Pulang Kawanan Gajah yang Berkeliaran Ratusan Kilometer dari Habitatnya

Begini Cara China Giring Pulang Kawanan Gajah yang Berkeliaran Ratusan Kilometer dari Habitatnya

Global
Atlet Australia Diselidiki karena Mabuk dan Ciptakan Kekacauan dalam Penerbangan Pulang dari Olimpiade Tokyo 2020

Atlet Australia Diselidiki karena Mabuk dan Ciptakan Kekacauan dalam Penerbangan Pulang dari Olimpiade Tokyo 2020

Global
Siswi Malaysia yang Adukan Candaan Pemerkosaan Guru Penjas Dituntut Ganti Rugi Rp 3,4 Miliar

Siswi Malaysia yang Adukan Candaan Pemerkosaan Guru Penjas Dituntut Ganti Rugi Rp 3,4 Miliar

Global
Facebook Dituduh Biarkan Industri Bahan Bakar Fosil Dorong Misinformasi Iklim

Facebook Dituduh Biarkan Industri Bahan Bakar Fosil Dorong Misinformasi Iklim

Global
Konflik Gaza Picu Peningkatan Anti-Semitisme dan Insiden Kebencian di Inggris

Konflik Gaza Picu Peningkatan Anti-Semitisme dan Insiden Kebencian di Inggris

Global
Inilah Sejumlah Basis Penggemar Sepak Bola Paling Berbahaya di Dunia

Inilah Sejumlah Basis Penggemar Sepak Bola Paling Berbahaya di Dunia

Global
Viral Tagar di China 'Atlet Australia Memalukan' Setelah Merusak Kasur Kardus di Olympic Village Jepang

Viral Tagar di China "Atlet Australia Memalukan" Setelah Merusak Kasur Kardus di Olympic Village Jepang

Global
Covid-19 di AS Melonjak Lagi, Tembus 100.000 Kasus 2 Hari Beruntun

Covid-19 di AS Melonjak Lagi, Tembus 100.000 Kasus 2 Hari Beruntun

Global
5 Agustus dalam Sejarah: Burkina Faso Merdeka dari Koloni Perancis

5 Agustus dalam Sejarah: Burkina Faso Merdeka dari Koloni Perancis

Global
komentar
Close Ads X