Dikarantina karena Tertular Covid-19, Gadis 14 Tahun Alami Pelecehan Seksual

Kompas.com - 24/07/2020, 16:24 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Ilustrasi pelecehan seksual.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang gadis 14 tahun mengalami pelecehan seksual ketika menjalani karantina di New Delhi, India, karena tertular Covid-19.

Dalam keterangan polisi Kamis (23/7/2020), si pelaku yang berusia 19 tahun dan temannya, yang merekam perbuatan itu, berhasil tertangkap.

Semua berawal ketika ketiganya dimasukkan ke fasilitas karantina di Delhi, terbesar di India dengan 10.000 tempat tidur, positif Covid-19.

Baca juga: Dikarantina Sendirian di Sekolah, Seorang Wanita Diperkosa 3 Orang

Kemudian pada 15 Juli, gadis 14 tahun yang tidak disebutkan identitasnya itu mengalami pelecehan seksual oleh kedua pelaku.

Berdasarkan pemberitaan media setempat sebagaimana dikutip BBC Jumat (24/7/2020), kejahatan tersebut terjadi di kamar mandi.

Penegak hukum langsung bergerak cepat untuk membekuk pelaku setelah remaja itu menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarganya.

Kepada harian The Indian Express, polisi menerangkan bahwa mereka sudah mendaftarkan kasus pidana kepada dua pria hidung belang itu.

"Tersangka sudah dikirim ke tahanan, namun ditempatkan di ruang perawatan hingga benar-benar pulih," jelas pejabat senior, Parvinder Singh.

Pusat karantina Delhi, diklaim sebagai salah satu yang terbesar di dunia, difungsikan bagi mereka yang tak mempunyai gejala atau bergejala ringan.

Dengan 1,2 juta kasus positif dan menjadikannya negara terdampak ketiga dunia, wabah Covid-19 benar-benar menghantam India dengan buruk.

Ini bukan kali pertama otoritas Negeri "Bollywood" melaporkan adanya kasus pelecehan seksual yang terjadi di fasilitas isolasi.

Pekan lalu, seorang perempuan diserang ketika menjalani karantina di Mumbai. Kemudian di Patna, Negara Bagian Bihar, seorang pria ditahan.

Sebabnya, pria tersebut dituding telah memperkosa bocah di bawah umur di bangsal isolasi.

Baca juga: Menyoal Pelecehan Seksual Mahasiswi Oleh Dosen Saat Skripsi, Pelaku Tak Dijerat Pidana

Baca tentang

Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X