Penangkapan Tujuh Petugas Polisi Carabinieri di Italia Mengungkap Rangkaian Tindakan Kriminal

Kompas.com - 23/07/2020, 12:54 WIB
Polisi anti huru hara dan petugas kepolisian Carabinieri berjaga-jaga saat demonstrasi kelompok-kelompok neo-fasis, ekstremis dan ultras dari klub-klub sepak bola Italia atas penanganan darurat virus corona oleh pemerintah, pada 6 Juni 2020 di Circus Maximus ( Circo Massimo) di Roma, ketika negara itu melakukan lockdown yang bertujuan untuk menghentikan penyebaran infeksi Covid-19. ANDREAS SOLARO / AFPPolisi anti huru hara dan petugas kepolisian Carabinieri berjaga-jaga saat demonstrasi kelompok-kelompok neo-fasis, ekstremis dan ultras dari klub-klub sepak bola Italia atas penanganan darurat virus corona oleh pemerintah, pada 6 Juni 2020 di Circus Maximus ( Circo Massimo) di Roma, ketika negara itu melakukan lockdown yang bertujuan untuk menghentikan penyebaran infeksi Covid-19.

ROMA, KOMPAS.com - Italia dikejutkan dengan skandal besar setelah penangkapan tujuh petugas polisi Carabinieri yang diduga terlibat dalam serangkaian kejahatan, mulai dari perdagangan narkoba hingga penangkapan dan penyiksaan yang melanggar hukum.

Melansir RT pada Rabu (22/7/2020), jaksa penuntut di kota Piacenza, Italia utara mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menyikapi dugaan skandal kejahatan yang dilakukan para petugas Carabinieri di kota tersebut.

Jaksa penuntut menutup dan mengasingkan barak Carabinieri setempat sebagai bagian dari langkah penyelidikan terhadap petugas yang beroperasi di sana.

Ketujuh petugas Carabinieri yang ditangkap, enam di antaranya telah ditahan dalam penjara dan satu ditahan sebagai tahanan rumah.

Baca juga: Saat Digeledah, Gadis Ini Diminta Lepas Pembalut oleh Polisi Sydney

"Yang terjadi di barak-barak itu tidak ada yang legal," kata Kepala Kejaksaan Piacenza, Grazia Pradella kepada wartawan.

Hanya ada satu petugas yang bekerja di sana yang tidak terlibat dalam aksi yang disebut Pradella sebagai "kejahatan mengejutkan".

Carabinieri adalah bagian dari Angkatan Bersenjata Italia yang ditugaskan dengan fungsi sebagai kepolisian sipil juga.

Namun, para terdakwa telah menyalahgunakan jabatannya sebagai penegak hukum untuk sebuah tindakan kriminal yang mendatangkan keuntungan.

Baca juga: Karena Nama Bos Mafia di Film John Wick, Polisi Italia Gagalkan Penyelundupan Kokain

Mereka dituduh telah menjalankan skema kriminal yang di antaranya bertindak sebagai penyedia barang untuk para bandar narkoba di daerah setempat, dan menyediakan perlindungan bagi para sindikat tersebut, serta melakukan penangkapan dan penyiksaan terhadap orang-orang secara ilegal.

Ada tuduhan lain yang dilontarkan terhadap mereka setelah dilakukannya investigasi selama 6 bulan, yaitu tindakan pemerasan, penggelapan, penyalahgunaan jabatan, dan penipuan.

Halaman:

Sumber www.rt.com
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocor di Internet, Tentara Australia Minum Bir dari Kaki Palsu Milisi Taliban yang Sudah Mati

Bocor di Internet, Tentara Australia Minum Bir dari Kaki Palsu Milisi Taliban yang Sudah Mati

Global
Sempat Muncul di Romania, 'Monolit' Logam Raib Secara Misterius

Sempat Muncul di Romania, "Monolit" Logam Raib Secara Misterius

Global
Pengawal Putin Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Pengawal Putin Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Global
3 Distrik di Nagorno-Karabakh Resmi Diambil Alih, Presiden Azerbaijan: Kemenangan yang Bersejarah

3 Distrik di Nagorno-Karabakh Resmi Diambil Alih, Presiden Azerbaijan: Kemenangan yang Bersejarah

Global
Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Global
Polisi Rusia Tangkap Tersangka Pembunuh Berantai 26 Wanita Lansia

Polisi Rusia Tangkap Tersangka Pembunuh Berantai 26 Wanita Lansia

Global
Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Global
200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu

200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu

Global
[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, 'Mowgli Dunia Nyata' yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, "Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

Global
Tak Tertipu, Istri Paksa Suami Jual PS5 yang Mirip Penjernih Udara

Tak Tertipu, Istri Paksa Suami Jual PS5 yang Mirip Penjernih Udara

Global
50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

Global
China Menolak Meminta Maaf kepada Australia Terkait Foto Tentara Palsu

China Menolak Meminta Maaf kepada Australia Terkait Foto Tentara Palsu

Global
Zanziman Ellie, 'Mowgli Dunia Nyata' yang Hidup di Hutan Afrika karena Di-bully

Zanziman Ellie, "Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan Afrika karena Di-bully

Global
Berpacu dalam Pandemi, Inilah Deretan Calon Vaksin Corona Terdepan...

Berpacu dalam Pandemi, Inilah Deretan Calon Vaksin Corona Terdepan...

Global
Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Misteri Virus Corona Masih Berlanjut

Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Misteri Virus Corona Masih Berlanjut

Global
komentar
Close Ads X