[POPULER GLOBAL] Kekurangan Makanan, Rakyat Korut Diimbau Makan Kura-kura | Orang Kaya di AS Timbulkan Emisi Gas Berbahaya Lebih Banyak

Kompas.com - 23/07/2020, 06:02 WIB
Rakyat Korea Utara memberikan penghormatan kepada mendiang pemimpin negara, Kim Jong Il, saat peringatan kematiannya di Istana Matahari Kumsusan, Pyongyang, Senin (17/12/2018). AFP / KIM WON JINRakyat Korea Utara memberikan penghormatan kepada mendiang pemimpin negara, Kim Jong Il, saat peringatan kematiannya di Istana Matahari Kumsusan, Pyongyang, Senin (17/12/2018).

KOMPAS.com - Berita terpopuler dari kanal global sejak Rabu (22/7/2020) sampai Kamis (23/7/2020) diduduki oleh berita tentang Pemimpin Tertinggi Korea Utara yang mengimbau rakyatnya untuk makan kura-kura karena kelaparan di negara itu.

Disusul oleh berita tentang studi komprehensif menunjukkan emisi gas karbon di perumahan warga AS yang kaya yang lebih tinggi dibandingkan warga miskin.

Seperti apa beritanya? Anda bisa menyimak berita populer global melalui rangkuman berikut ini:

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Kakek 77 Tahun Pimpin Sekte Seks | Mia Khalifa Ancam Trump

1. Kekurangan Makanan, Rakyat Korea Utara Diimbau Makan Kura-kura

Rakyat Korea Utara diimbau untuk memakan terrapin (sejenis kura-kura di air tawar) setelah mereka dilaporkan kekurangan bahan makanan.

Para ilmuwan negeri komunis itu juga memperkenalkan pil pelangsing serta ramuan untuk mengurangi obesitas dari setiap warganya.

Jutaan rakyat Korea Utara harus berhadapan kelaparan karena sanksi yang dijatuhkan PBB, buntut kebijakan Kim Jong Un untuk menggelar uji coba nuklir.

Baca berita selengkapnya di sini.

Baca juga: Kekurangan Makanan, Rakyat Korea Utara Diimbau Makan Kura-kura

2. Emisi Gas Berbahaya di AS Lebih Banyak Ditimbulkan oleh Para Orang Kaya

 

Sebuah studi komprehensif tentang emisi gas karbon di perumahan Amerika Serikat ( AS) menyebutkan bahwa rumah kalangan orang kaya menghasilkan gas hampir 25 persen lebih tinggi dibandingkan rumah kalangan orang miskin.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Pelaku Teror di Perancis: Kami Ingin Bukti, jika Benar, Hukum Dia

Keluarga Pelaku Teror di Perancis: Kami Ingin Bukti, jika Benar, Hukum Dia

Global
Warga Perancis Marah menjadi Target Serangan Terorisme

Warga Perancis Marah menjadi Target Serangan Terorisme

Global
Pasca Serangan Teror, Warga Meletakkan Bunga dan Lilin di Depan Gereja Notre-Dame

Pasca Serangan Teror, Warga Meletakkan Bunga dan Lilin di Depan Gereja Notre-Dame

Global
[POPULER GLOBAL] Detik-detik Teror Brutal di Gereja Notre-Dame Perancis | Militer Taiwan Gelar Ikatan Sipil Sesama Jenis Pertama

[POPULER GLOBAL] Detik-detik Teror Brutal di Gereja Notre-Dame Perancis | Militer Taiwan Gelar Ikatan Sipil Sesama Jenis Pertama

Global
Azerbaijan Klaim Bebaskan 9 Desa di Nagorno-Karabakh dari Pendudukan Armenia

Azerbaijan Klaim Bebaskan 9 Desa di Nagorno-Karabakh dari Pendudukan Armenia

Global
Qatar Akan Tuntut Pegawai yang Periksa Wanita Telanjang di Bandara

Qatar Akan Tuntut Pegawai yang Periksa Wanita Telanjang di Bandara

Global
Ibu Pelaku Teror Penyerangan Pisau di Perancis Menangis dan Terkejut atas Perbuatan Anaknya

Ibu Pelaku Teror Penyerangan Pisau di Perancis Menangis dan Terkejut atas Perbuatan Anaknya

Global
Demo Anti-Perancis Menjalar ke Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan

Demo Anti-Perancis Menjalar ke Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan

Global
Gempa M 7 Guncang Turki, 4 Tewas dan 120 Luka-luka

Gempa M 7 Guncang Turki, 4 Tewas dan 120 Luka-luka

Global
Warga Iran Menanti Hasil Pilpres AS dengan Cemas

Warga Iran Menanti Hasil Pilpres AS dengan Cemas

Global
Turki-Yunani Diguncang Gempa M 7, Air Laut Masuki Kota Pesisir Izmir

Turki-Yunani Diguncang Gempa M 7, Air Laut Masuki Kota Pesisir Izmir

Global
Sekitar Paris Macet 700 Km Menjelang Lockdown Nasional Kedua

Sekitar Paris Macet 700 Km Menjelang Lockdown Nasional Kedua

Global
Twitnya soal Islam dan Perancis Dihapus Twitter, Mahathir: Tidak Adil

Twitnya soal Islam dan Perancis Dihapus Twitter, Mahathir: Tidak Adil

Global
Pesan Terakhir Ibu 3 Anak yang jadi Korban Penyerangan di Gereja Nice Perancis

Pesan Terakhir Ibu 3 Anak yang jadi Korban Penyerangan di Gereja Nice Perancis

Global
Setelah Trump, Twitter Tandai dan Hapus Twit Mahathir soal Perancis

Setelah Trump, Twitter Tandai dan Hapus Twit Mahathir soal Perancis

Global
komentar
Close Ads X