Berubah-ubah, Kini Trump Minta Rakyatnya Pakai Masker

Kompas.com - 22/07/2020, 15:47 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di BOK Center, Tulsa, Oklahoma, pada Sabtu (20/6/2020). AP/IAN MAULEPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di BOK Center, Tulsa, Oklahoma, pada Sabtu (20/6/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump memperingatkan bahwa pandemi virus corona di AS mungkin akan memburuk sebelum menjadi lebih baik.

Hal itu dia katakan saat mengaktifkan kembali briefing pandemi virus corona setelah vakum selama beberapa waktu dengan nada yang lebih tertulis sebagaimana dilansir BBC, Rabu (22/7/2020).

"Sebenarnya aku tidak suka mengatakannya, tapi (kenyataannya) memang begitu,” kata Trump.

Trump juga meminta semua orang AS untuk mengenakan masker. Dia mengatakan, memakai masker akan memiliki efek dan akan menunjukkan patriotisme mereka.

"Kami meminta kepada semua orang bahwa ketika kalian terpaksa tidak bisa social distancing, maka pakailah masker, carilah masker,” kata Trump.

Baca juga: Ketua DPR AS: Jika Kalah Pilpres AS, Trump Akan Dibersihkan dari Gedung Putih

"Entah kalian suka memakai masker atau tidak, masker memiliki dampak, masker akan memiliki dampak, dan kita akan melakukan segala yang kita bisa," sambung Trump.

Trump lalu mengambil masker dari sakunya di ruang rapat, tetapi tidak mengenakannya.

Trump sendiri tidak mengenakan masker dalam briefing tersebut. Sebelumnya, dia juga mengejek orang yang memakai masker sebagai orang yang tidak sehat.

Beberapa waktu lalu, Trump bahkan bersumpah tidak akan mewajibkan warga AS untuk memakai masker sebagaimana dilansir BBC, Sabtu (18/7/2020).

Hal tersebut dia lontarkan setelah ahli penyakit menular AS, Anthony Fauci, mendesak negara dan pemimpin daerah sebisa mungkin memerintahkan warganya untuk mengenakan masker.

Baca juga: Eks Bintang Porno Mia Khalifa Beri Ancaman ke Presiden Trump

Fauci mengatakan, pemakaian masker sangat penting dan semua orang harus memakainya.

Komentar-komentar Trump tersebut membuat orang dekatnya mendesak untuk mengadopsi pendekatan yang lebih terukur karena jumlah kasus Covid-19 semakin melonjak di AS.

Halaman:

Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikepung Pasukan Etiopia, Pemimpin Tigray: Kami Siap Mati

Dikepung Pasukan Etiopia, Pemimpin Tigray: Kami Siap Mati

Global
Kuburan Massal di Wilayah Kartel Meksiko Ungkap 113 Mayat Korban Pembantaian

Kuburan Massal di Wilayah Kartel Meksiko Ungkap 113 Mayat Korban Pembantaian

Global
Arab Saudi Bantah Putra Mahkota MBS Bicara dengan PM Israel dan Menlu AS

Arab Saudi Bantah Putra Mahkota MBS Bicara dengan PM Israel dan Menlu AS

Global
Pengakuan Anak yang Dipaksa Ancam Trump dalam Video ISIS: Lega Bisa Pulang

Pengakuan Anak yang Dipaksa Ancam Trump dalam Video ISIS: Lega Bisa Pulang

Global
Langgar Lockdown demi Pukul Wajah Lawannya, Seorang Pria Ditangkap dan Didenda

Langgar Lockdown demi Pukul Wajah Lawannya, Seorang Pria Ditangkap dan Didenda

Global
Sambil Mengisap Rokok, Pria Selamatkan Anjingnya dari Rahang Alligator

Sambil Mengisap Rokok, Pria Selamatkan Anjingnya dari Rahang Alligator

Global
Raja Thailand Bisa Diusir Jika Terbukti Memerintah dari Jerman

Raja Thailand Bisa Diusir Jika Terbukti Memerintah dari Jerman

Global
PM Israel Gelar Pembicaraan Rahasia dengan Putra Mahkota Saudi dan Menlu AS

PM Israel Gelar Pembicaraan Rahasia dengan Putra Mahkota Saudi dan Menlu AS

Global
Pria Tunawisma Ini Ditemukan Tewas Membeku di Depan Gereja yang Sering Dikunjunginya

Pria Tunawisma Ini Ditemukan Tewas Membeku di Depan Gereja yang Sering Dikunjunginya

Global
Al-Qaeda Cabang Afrika Utara Tunjuk Pemimpin Baru, Ini Sebabnya

Al-Qaeda Cabang Afrika Utara Tunjuk Pemimpin Baru, Ini Sebabnya

Global
PBB Peringatkan Kondisi Anak-anak dan Masa Depan yang Terancam karena Pandemi Corona

PBB Peringatkan Kondisi Anak-anak dan Masa Depan yang Terancam karena Pandemi Corona

Global
Laksamana AS Dikabarkan Kunjungi Taiwan Diam-diam, Ini Respons China

Laksamana AS Dikabarkan Kunjungi Taiwan Diam-diam, Ini Respons China

Global
Tukar dengan India, Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT G20 di 2022

Tukar dengan India, Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT G20 di 2022

Global
Peminat Bahasa Indonesia Turun Drastis di Australia, Pemerintah RI Didesak Ikut Bantu

Peminat Bahasa Indonesia Turun Drastis di Australia, Pemerintah RI Didesak Ikut Bantu

Global
Salah 1 Pencetus Ice Bucket Challenge Meninggal karena ALS di Usia 37 Tahun

Salah 1 Pencetus Ice Bucket Challenge Meninggal karena ALS di Usia 37 Tahun

Global
komentar
Close Ads X