Katedral di Perancis Terbakar, Seorang Pria Diinterogasi

Kompas.com - 19/07/2020, 16:48 WIB
Pemadam kebakaran Perancis berjibaku memadamkan api di Katedral St Pierre dan St Paul. Bangunan legendaris abad ke-15 di Nantes itu terbakar pada Sabtu (18/7/2020). REUTERS/STEPHANE MAHEPemadam kebakaran Perancis berjibaku memadamkan api di Katedral St Pierre dan St Paul. Bangunan legendaris abad ke-15 di Nantes itu terbakar pada Sabtu (18/7/2020).

NANTES, KOMPAS.com - Otoritas Perancis menginterogasi seorang pria yang bekerja di katedral Nantes, buntut kebakaran yang terjadi Sabtu (18/7/2020).

Jaksa penuntut Pierre Sennes mengatakan, pria itu disebut bertanggung jawab mengunci gereja pada Jumat malam waktu setempat (17/7/2020).

"Penyelidiki ingin melakukan klarifikasi mengenai kegiatan apa saaja yang sudah dijalankan oleh lelaki itu," jelas Sennes dikutip AFP Minggu (19/7/2020).

Baca juga: Katedral Abad Ke-15 di Nantes Terbakar, Atapnya Terancam Roboh

Dia menjelaskan interogasi itu merupakan bagian dari prosedur normal, dan menekankan masih terlalu dini jika menyebut pria itu bertanggung jawab.

Penegak hukum Perancis melancarkan penyelidikan dengan dugaan pembakaran, setelah kebakaran terjadi di tiga titik di Katedral St Petrus dan St Paulus.

Api disebut menghancurkan jendela kaca patri dan organ besar dari abad ke-17, yang merupakan daya tarik utama dari gereja tersebut.

Sebanyak 100 anggota pemadam kebakran dikerahkan, dan berhasil menjinakkan api di bagian bangunan utama yang dibangun abad 15 dan 17.

Sennes membenarkan, pakar dari unit polisi yang mempunyai kemampuan khusus dalam investigasi kebakaran sudah berada di lokasi.

Saat ini, pakar itu tengah menunggu lampu hijau dari tim pemadam kebakaran untuk masuk ke bagian dalam, dan meneliti podium di mana organ berdiri.

Rektor katedral, Bapa Hubert Champenois mengungkapkan, sehari sebelimnya mereka sudah melakukan pemeriksaan sebelum gerejanya ditutup.

Adapun terakhir kali bangunan bersejarah tersebut kebakaran adalah pada 1972, dengan atapnya butuh waktu 13 tahun untuk diperbaiki.

Laurent Ferlay, kepala dinas pemadam kebakaran setempat menuturkan, kerusakan pada kebakaran Sabtu tidak sebanding dengan 1972.

Atau jika dikomparasikan dengan insiden serupa adalah terbakarnya Katedral Notre Dame di Paris, yang terjadi pada tahun lalu.

Sebagian besar atap dan struktur kayu Notre Dame hancur, dengan asap yang mengandung timah cair beracun mengepul di udara.

Baca juga: Dilalap Api, Katedral Legendaris di Nantes Diduga Sengaja Dibakar


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Keluar dari Daftar Terorisme AS, Sudan Ditodong Normalisasi Hubungan dengan Israel

Ingin Keluar dari Daftar Terorisme AS, Sudan Ditodong Normalisasi Hubungan dengan Israel

Global
Setelah UEA dan Bahrain, Oman dan Sudan Dikabarkan akan Berdamai dengan Israel

Setelah UEA dan Bahrain, Oman dan Sudan Dikabarkan akan Berdamai dengan Israel

Global
Dana Bantuan Semakin Turun, Pejabat Palestina Khawatir Itu Akibat Perjanjian Damai Negara Arab-Israel

Dana Bantuan Semakin Turun, Pejabat Palestina Khawatir Itu Akibat Perjanjian Damai Negara Arab-Israel

Global
Mesum dengan Pacar Saat Rapat Virtual, Anggota Parlemen Mengundurkan Diri

Mesum dengan Pacar Saat Rapat Virtual, Anggota Parlemen Mengundurkan Diri

Global
Tidak Dipenjara, Ini Hukuman Pelaku Pelecehan Wanita Pakai Hot Pants di Perancis

Tidak Dipenjara, Ini Hukuman Pelaku Pelecehan Wanita Pakai Hot Pants di Perancis

Global
Lebih dari 80 Persen Orang Inggris Tidak Tertib Isolasi Mandiri Covid-19

Lebih dari 80 Persen Orang Inggris Tidak Tertib Isolasi Mandiri Covid-19

Global
Insiden Penikaman di Bekas Kantor Charlie Hebdo, 4 Orang Jadi Korban

Insiden Penikaman di Bekas Kantor Charlie Hebdo, 4 Orang Jadi Korban

Global
Tak Mau Pakai Masker di Kereta, Pria Mabuk Ditendang dan Diinjak Polisi

Tak Mau Pakai Masker di Kereta, Pria Mabuk Ditendang dan Diinjak Polisi

Global
Video Viral Polisi Lindas Kepala Demonstran Saat Demo Breonna Taylor

Video Viral Polisi Lindas Kepala Demonstran Saat Demo Breonna Taylor

Global
Video Robot Gundam Asli 'Pemanasan', Siap Beraksi Tak Lama Lagi

Video Robot Gundam Asli "Pemanasan", Siap Beraksi Tak Lama Lagi

Global
Raja Malaysia di RS, Klaim Anwar Gulingkan Muhyiddin Masih Menggantung

Raja Malaysia di RS, Klaim Anwar Gulingkan Muhyiddin Masih Menggantung

Global
Ketahuan Bocorkan Rahasia Militer China ke Keluarga dan Teman Game Online, Seorang Prajurit Dipecat

Ketahuan Bocorkan Rahasia Militer China ke Keluarga dan Teman Game Online, Seorang Prajurit Dipecat

Global
Kabar Baik, Awal 2021 Vaksin Corona Sinovac Diprediksi Siap Disebar ke Seluruh Dunia

Kabar Baik, Awal 2021 Vaksin Corona Sinovac Diprediksi Siap Disebar ke Seluruh Dunia

Global
Iran dan Rusia Bahas Kerja Sama Produksi Vaksin Corona

Iran dan Rusia Bahas Kerja Sama Produksi Vaksin Corona

Global
Tak Semua Paus Terdampar Bisa Diselamatkan, Australia Akan Suntik Mati Sebagian

Tak Semua Paus Terdampar Bisa Diselamatkan, Australia Akan Suntik Mati Sebagian

Global
komentar
Close Ads X