Dituduh Retas Informasi Vaksin Covid-19, Rusia Buka Suara

Kompas.com - 19/07/2020, 16:31 WIB
Dubes Rusia untuk Inggris, Andrei Kelin Embassy of the Russian Federation to the United Kingdom of Great Britain and Northern IrelandDubes Rusia untuk Inggris, Andrei Kelin

LONDON, KOMPAS.com - Duta Besar (Dubes) Rusia Untuk Inggris membantah tudingan bahwa dinas intelijen mereka mencoba mencuri informasi vaksin virus corona.

Dilansir dari Associated Press, Minggu (19/7/2020), Andrei Kelin mengatakan tuduhan dari Amerika Serikat ( AS), Inggris, dan Kanada tidak masuk akal.

“Saya sama sekali tidak percaya tuduhan tersebut. Sama sekali tidak masuk akal,” kata Kelin kepada BBC, Minggu.

Dia menambahkan tidak mungkin sekelompok peretas berafiliasi dengan sebuah negara.

Baca juga: AS, Inggris, Kanada Ramai-ramai Tuduh Rusia Retas Data Vaksin Covid-19

Pekan lalu, AS, Inggris, dan Kanada menuduh kelompok peretas APT29 yang berafiliasi dengan dinas intelijen Rusia mencoba meretas informasi vaksin Covid-19 dari tiga negara tersebut.

APT29 yang juga dikenal dengan sebutan Cozy Bear dituduh menggunakan malware untuk mencuri informasi vaksin Covid-19.

Kendati menuduh demikian, ketiga negara tersebut tidak memerinci apakah informasi vaksin Covid-19 telah berhasil diretas atau tidak.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab juga menuduh aktor-aktor Rusia mencoba ikut campur dalam pemilihan umum di Inggris pada 2019.

Baca juga: China-Rusia Makin Mesra, Keduanya Hujat AS

Kelin juga menyangkal tuduhan tersebut. Dia mengatakan negaranya tidak berminat ikut campur dalam politik domestik di Inggris.

"Saya tidak melihat ada gunanya Rusia mengganggu pemilihan umum Inggris," kata Kelin.

Dia menambahkan tidak masalah apabila Inggris dipimpin oleh partai berhaluan konservatif atau partai buruh.

“Kami akan mencoba menyelesaikan permasalahan dan membangun hubungan yang lebih baik dari pada sekarang,” ujar Kelin.

Baca juga: Jika Rusia Ikut Campur Pilpres AS, Biden: Tanggung Akibatnya


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X