Jelang Perundingan Damai dengan Afghanistan, Taliban Rombak Tim Negosiator

Kompas.com - 19/07/2020, 08:49 WIB
Foto tak bertanggal yang dirilis Taliban pada 25 Mei 2016, menampilkan wajah komandan baru Mullah Haibatullah Akhundzada. Ia difoto di sebuah lokasi rahasia. TALIBAN via AFPFoto tak bertanggal yang dirilis Taliban pada 25 Mei 2016, menampilkan wajah komandan baru Mullah Haibatullah Akhundzada. Ia difoto di sebuah lokasi rahasia.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Pemimpin Taliban merombak tim negosiatornya jelang perundingan damai dengan pemerintah Afghanistan.

Perombakan dilakukan dengan menambah empat orang terdekat Taliban, yang akan membantu negosiasi.

Keputusan ini diungkapkan oleh Mullah Haibatullah Akhundzada, komandan Taliban yang lokasinya dirahasiakan di Pakistan.

Baca juga: Taliban Serang Kantor Pemerintahan, 10 Orang Tewas

Kepada AFP pada Sabtu (18/7/2020) ia menjelaskan, keempat orang baru termasuk anggota dewan kepemimpinan di kelompok milisi itu.

Kemudian dua sumber lain dalam gerakan Taliban mengatakan, keempatnya adalah membantu tim membuat keputusan lebih cepat.

Pembicaraan dengan Kabul seharusnya sudah dimulai pada Maret, tapi berulang kali tertunda dan Taliban dituduh semakin gencar melakukan tindak kekerasan.

Baca juga: Jika Rusia-Taliban Terbukti Bersekongkol, Pentagon Akan Bertindak

Keempat negosiator baru ini telah ditunjuk bulan lalu. Mereka adalah:

  • Sheikh Abdul Hakeem kepala pengadilan Taliban
  • Maulvi Saqib mantan kepala pengadilan Taliban 1990-an
  • Mullah Shireen ajudan dan pengawal almarhum pendiri Taliban Mullah Omar
  • Maulvi Abdul Kabir mantan Gubernur Provinsi Nangarhar, Afghanistan

Di perombakan ini juga ada 3-4 anggota tim yang dipindahkan, termasuk Mullah Amir Khan Muttaqi seorang pemimpin senior di kelompok pemberontak itu.

Mullah Amir posisinya digeser oleh Mullah Yaqoob putra Mullah Omar. Penunjukan dilakukan oleh Akhundzada.

"Yaqoob masih muda, energik, dan berpengalaman," kata sang komandan militer, seraya menambahkan bahwa Yaqoob dihormati di Taliban karena latar belakang keluarga dan pengalamannya.

Baca juga: Soal Rumor Taliban Bersekongkol dengan Rusia, Trump: Tidak Kredibel

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuhan Jamal Khashoggi, Jaksa Turki Dapat 6 Tersangka Baru dari Arab

Pembunuhan Jamal Khashoggi, Jaksa Turki Dapat 6 Tersangka Baru dari Arab

Global
Beijing Akan Lindungi 'Whistleblower' Pemberi Informasi Darurat Kesehatan

Beijing Akan Lindungi 'Whistleblower' Pemberi Informasi Darurat Kesehatan

Global
Eks Manajer Kampanye Trump yang Kena Prank K-Pop Hampir Bunuh Diri

Eks Manajer Kampanye Trump yang Kena Prank K-Pop Hampir Bunuh Diri

Global
Trump Dituding Tak Bayar Pajak Penghasilan Selama 10 Tahun

Trump Dituding Tak Bayar Pajak Penghasilan Selama 10 Tahun

Global
Setia pada Konstitusi dan Taat Beragama, Ini Alasan Trump Pilih Amy Coney Barrett Jadi Hakim Agung AS

Setia pada Konstitusi dan Taat Beragama, Ini Alasan Trump Pilih Amy Coney Barrett Jadi Hakim Agung AS

Global
Perang Azerbaijan-Armenia, 59 Prajurit Separatis Karabakh Tewas

Perang Azerbaijan-Armenia, 59 Prajurit Separatis Karabakh Tewas

Global
Perbandingan Militer Azerbaijan Vs Armenia, Siapa Terkuat?

Perbandingan Militer Azerbaijan Vs Armenia, Siapa Terkuat?

Global
Mau Bikin Rumah Seperti 'Teletubbies', Wanita Ini Malah Dianggap Rusak Pemandangan

Mau Bikin Rumah Seperti "Teletubbies", Wanita Ini Malah Dianggap Rusak Pemandangan

Global
Inspirasi Energi: Beda Cara Perusahaan Minyak Eropa dan AS Sikapi Perubahan Iklim

Inspirasi Energi: Beda Cara Perusahaan Minyak Eropa dan AS Sikapi Perubahan Iklim

Global
Miss Sherlock Yuko Takeuchi Tewas Bunuh Diri, Jepang Imbau Warganya

Miss Sherlock Yuko Takeuchi Tewas Bunuh Diri, Jepang Imbau Warganya

Global
Menang Main Ludo, Seorang Ayah Diseret Anaknya ke Pengadilan

Menang Main Ludo, Seorang Ayah Diseret Anaknya ke Pengadilan

Global
Wanita Ini Dipukul oleh 3 Pria karena Pakai Rok

Wanita Ini Dipukul oleh 3 Pria karena Pakai Rok

Global
Usai Kasus Li Wenliang, Beijing Buat UU Baru Khusus Nakes 'Whistleblower'

Usai Kasus Li Wenliang, Beijing Buat UU Baru Khusus Nakes "Whistleblower"

Global
Perang Azerbaijan-Armenia di Nagorny Karabakh Masuki Hari Kedua, 39 Orang Tewas

Perang Azerbaijan-Armenia di Nagorny Karabakh Masuki Hari Kedua, 39 Orang Tewas

Global
Diguncang Aksi Protes, Presiden Mesir Peringatkan Gangguan Stabilitas Nasional

Diguncang Aksi Protes, Presiden Mesir Peringatkan Gangguan Stabilitas Nasional

Global
komentar
Close Ads X