"Social Distancing Diperlukan untuk Jangka Waktu yang Lama"

Kompas.com - 18/07/2020, 11:18 WIB
ILUSTRASI - Penumpang pesawat menunggu di bandara dengan menerapkan protokol social distancing. Shutterstock/People Image StudioILUSTRASI - Penumpang pesawat menunggu di bandara dengan menerapkan protokol social distancing.

LONDON, KOMPAS.com - Kepala Petugas Medis Inggris (CMO), Profesor Chris Whitty memperingatkan pada Jumat (17/7/2020) bahwa jaga jarak sosial mungkin akan terus diberlakukan dalam jangka waktu lama di Inggris.

Melansir Metro, jaga jarak sosial ( social distancing) masih akan terus diterapkan di Inggris meski Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson akan melonggarkan aturan seputar Covid-19 pada November mendatang.

Profesor Whitty mengatakan bahwa memusnahkan virus corona sangat tidak mungkin, sehingga manusia dipaksa untuk tetap melakukan tindakan pencegahan di masa mendatang.

Baca juga: Studi: Lebih dari Seperlima Orang Dewasa di Inggris Anggap Covid-19 Hoaks

Dia mengatakan kepada Pemimpin Komite Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada Jumat kemarin bahwa sementara ini langkah-langkah kebersihan tertentu akan tetap diadakan, menjaga jarak sosial yang aman dari orang lain juga perlu dipertahankan.

Ucapan itu muncul pasca Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan dalam Konferensi Pers di Downing Street bahwa jaga jarak sosial mungkin akan berakhir pada November awal.

Profesor Whitty mengatakan, "Ada beberapa hal yang telah benar dimulai sejak awal, yang mana harus dilanjutkan di masa mendatang (yaitu) mencuci tangan, isolasi mandiri."

Baca juga: Ketidaksetaraan Ras di Inggris Picu Peningkatan Kasus Kematian akibat Covid-19

Dia menambahkan, pelacakan kontak, dan menutup wajah dengan masker adalah hal-hal yang juga harus dipertahankan.

"Semua perlu berlanjut untuk jangka waktu yang lama," ujar Profesor Whitty.

Memusnahkan Covid-19 dari negara yang 'sangat terhubung' seperti Inggris sangatlah sulit, ujar Profesor Whitty.

Dia menjelaskan, "Menghilangkan penyakit itu artinya memiliki nol kasus penularan (infeksi), di mana menjadi hal yang sangat sulit."

Baca juga: Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 434.098 Orang Sembuh | Boris Johnson Negatif Covid-19

Menurut Profesor Whitty, "Kita telah mencoba menghilangkan dan memberantas sejumlah besar penyakit selama bertahun-tahun."

Sejauh ini, menurutnya, manusia telah mencoba memberantas satu jenis cacar namun masih sulit untuk dilakukan. 

Ada pun menurut Komite, sangat penting menjaga diri agar kasus infeksi Covid-19 tetap rendah selama musim dingin yang sebentar lagi akan tiba di Eropa.

Profesor Whitty berpendapat, dengan menambahkan aplikasi pelacakan kontak virus corona bisa menjadi alat penting selama musim dingin atau selama ada lonjakan kasus infeksi.

Baca tentang

Sumber Metro
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Penampakan UFO, Jepang Buat Perintah Baru untuk Pilot Militer

Banyak Penampakan UFO, Jepang Buat Perintah Baru untuk Pilot Militer

Global
WHO Akan Rilis Alat Tes Covid-19 Seharga Rp 70.000, Hasilnya Keluar 30 Menit

WHO Akan Rilis Alat Tes Covid-19 Seharga Rp 70.000, Hasilnya Keluar 30 Menit

Global
Bantah Tuduhan Berikan Pelatihan Teroris, Iran: Itu Skenario Tidak Berharga

Bantah Tuduhan Berikan Pelatihan Teroris, Iran: Itu Skenario Tidak Berharga

Global
Kisah Tukang Sapu Menang Pilkada Lawan Partai Presiden, gara-gara Gantikan Kotak Kosong

Kisah Tukang Sapu Menang Pilkada Lawan Partai Presiden, gara-gara Gantikan Kotak Kosong

Global
Preview: Menanti Debat Capres Pertama Trump Vs Biden

Preview: Menanti Debat Capres Pertama Trump Vs Biden

Global
Beli Ayam di Supermarket, Pria Ini Mual Temukan Sesuatu yang Menjijikkan

Beli Ayam di Supermarket, Pria Ini Mual Temukan Sesuatu yang Menjijikkan

Global
Tawarkan Hubungan Damai kepada Pakistan, Afghanistan: Sudahi Retorika Basi dan Teori Konspirasi

Tawarkan Hubungan Damai kepada Pakistan, Afghanistan: Sudahi Retorika Basi dan Teori Konspirasi

Global
Gadis Kasta Rendah Tewas Diperkosa, Ditemukan Bersimbah Darah dan Lumpuh

Gadis Kasta Rendah Tewas Diperkosa, Ditemukan Bersimbah Darah dan Lumpuh

Global
Kisah Perang: Momotaro, Anime yang Jadi Alat Propaganda Jepang di PD II

Kisah Perang: Momotaro, Anime yang Jadi Alat Propaganda Jepang di PD II

Global
Korsel Sebut Pejabat yang Dibunuh dan Dibakar Hendak Membelot ke Korea Utara

Korsel Sebut Pejabat yang Dibunuh dan Dibakar Hendak Membelot ke Korea Utara

Global
Dituduh Selingkuh, Paha Seorang Pria Disiram Air Mendidih oleh Pacar

Dituduh Selingkuh, Paha Seorang Pria Disiram Air Mendidih oleh Pacar

Global
Terlibat Pembunuhan Breonna Taylor, Detektif Hankison Mengaku Tak Bersalah

Terlibat Pembunuhan Breonna Taylor, Detektif Hankison Mengaku Tak Bersalah

Global
Seorang Ibu Keji Bunuh Anak 5 Tahun Setelah Insiden Telur Pecah di Teras Rumah

Seorang Ibu Keji Bunuh Anak 5 Tahun Setelah Insiden Telur Pecah di Teras Rumah

Global
WHO Bakal Luncurkan 120 Juta Rapid Test Covid-19 ke Negara Miskin

WHO Bakal Luncurkan 120 Juta Rapid Test Covid-19 ke Negara Miskin

Global
Korut Langgar Sanksi PBB, Eks Pemain Juventus Terseret

Korut Langgar Sanksi PBB, Eks Pemain Juventus Terseret

Global
komentar
Close Ads X